Saturday, September 3, 2016

[Trivia] Ayo nonton Drama Saeguk nambah wawasan loh

Hallo, lagi ngedrama apa? kalian sendiri suka drama jenis apa sih? modern, atau Saeguk, terus genre apa? Melodrama, Romantic drama, RomCom, Fantasy, Tragic, Family atau Thriller, lain kali bahas genre ya, sekarang mau bahas Drama jenis Saeguk atau Historical atau sejarah.

Suka jenis drama ini enggak ya? banyak yang enggak suka ya, mungkin karena alasanya itu sejarah, dan yang main tuwa-tuwa hahaha. Oke sekarang aku mau jelasin drama Saeguk yang aku tahu, dan kenapa aku suka sekali drama Saeguk.

Drama Saeguk itu ceritanya tidak jauh-jauh dari Sejarah Negara Korea dijaman dahulu, dan jaman dahulu itu jamannya Kerajaan, jadi semua drama Saeguk pasti berada disuatu jaman kerajaan yang tercatat dalam sejarah mereka, dan sama seperti di Indonesia atau bahkan negara lain, enggak mungkin mereka menemukan secara lengkap sejarah mereka, jadi mereka hanya mengambil intinya atau panutannya lalu sisanya mereka karang menjadi sebuah drama yang apik.


Kalau selama aku tonton, pasti enggak asing dengan era Silla, Goryeo dan Joseon, sebenarnya enggak hanya ketiga era itu saja loh, masih banyak era lain sebelum semua era kerajaan berganti ke era modern menjadi Negara Korea yang sekarang ini dipimpin seorang Presiden.

Kita bahas satu-satu pertama dari Silla, kalau denger kata ini pasti dalam ingatan kita teringat Drama Korea Queen Seondeok, Dinasti Silla adalah salah satu dari 3 kerajaan yang ada di Korea sana jaman dahulu. Silla sendiri ada dua, Silla awal dan Silla akhir, dan Queen Seondeok ini ada sejarahnya dia berada di Era Silla terakhir dan menjadi Ratu pertama dari sebelumnya dipimpin seorang Raja.

Kedua Era Goryeo, yang dipengaruhi kekaisaran Tionghoa, makanya mereka menyebut Raja mereka Wang (Raja), Raja pertama Dinasti ini adalah Taejo Wang Geon yang mendirikan dinasti ini dengan menggabungkan 3 kerajaan sebelumnya, seperti Silla akhir dan Baekje akhir, dan dari Dinasti Goryeo ini asal mula negara Korea.

Ketiga yang sering kita dengar dan tonton, Dinasti Joseon, kadang yang enggak tahu nyebut Drama Saeguk ini Drama Joseon (hadeh). Dinasti ini menggantikan Dinasti Goryeo yang runtuh. Banyak drama yang memfavoritkan Era Joseon atau Chuseon ini sebagai latar sejarah Drama mereka, bisa dilihat dari Jewel in Palace, Jewel in Crown, dll.


Nah selain tentang Kerajaan yang tidak jauh dari peperangan, intrik politik dan perebutan kekuasaan, masih ada banyak tokoh bersejarah yang kisahnya layak di unggah juga, seperti dokter pertama mereka, atau Jenderal hebat mereka yang terkenal itu Jenderal Lee Soon Shin dll.

Ciri khas dari Drama Saeguk tak jauh-jauh dari namanya Kerajaan, lingkungan Kerajaan, keluarga kerajaan, jenderal perang, perdana mentri dan mentri beserta keluarganya dan rakyat kecil yang dikelompokkan menurut kelas sosial antara lain budak, pedagang, bangsawan, keluarga kerajaan.


Lalu tak bisa ditinggal pasti disetiap drama Saeguk ada yang namanya Gisaeng (Wanita penghibur) ya kita tahu pekerjaan sebenarnya Gisaeng itu apa, tapi didrama ini kita bisa lihat sisi lain seorang Gisaeng yang ternyata mereka berpendidikan, mereka mengerti politik dan tak jarang ikut campur urusan negara, selain itu mereka juga punya keterampilan bermain alat musik, bernyanyi dan juga menari.

Selain Gisaeng tak bisa ditinggalkan juga pekerjaan yang selalu ada didalam Drama Saeguk yaitu Saman atau Dukun, bahkan didalam Kerajaan sendiri mereka punya sekelompok dukun yang bertugas membuat ritual dan juga melindungi keluarga Raja, mereka patuh pada perintah tuannya entah itu baik ataupun buruk, kalau sudah berurusan dengan dukun biasanya Drama Saeguk ini bergenre fantasy.

Kita urutkan ya, didalam Drama Saeguk biasanya ada Raja, Putra mahkota, Ratu, Selir, Pangeran, Putri, Perdana Mentri, Mentri, Jenderal, Pengawal, Kasim, Dayang, Gisaeng, Dukun, Bangsawan, Para Pedagang, Budak, kelompok pemberontak, Pertapa atau Biksu.

Setelah Kerajaan lalau tokohnya, selanjutnya kita bahas tentang kebudayaannya, ini nih yang sering membuatku jatuh hati melihat Drama Saeguk.

Pertama baju tradisional mereka yang disebut Hanbok, aku paling suka Hanboknya para Gisaeng yang warna-warni cantik itu*LoL. Sebenarnya Hanbok sekarang ini adalah pakaian tradisionalnya Era Joseon, Dinasti terakhir sebelum berubah menjadi Kerajaan Korea Raya yang sudah merambah modernsasi.

Kalau mau lebih rinci tentang Hanbok ini entar bisa jadi beberapa halaman entri hahaha, aku singkat saja. Hanbok untuk wanita dan pria sama saja nama umumnya, tapi kalau lebih diperinci bisa beda-beda tergantung status sosial si pemakai. Dan untuk kepentingan pekerjaan, sehari-hari atau acara tertentu.
Era Silla

Era Goryeo

Era Joseon 

Nah, kalau Hanbok yang sekarang ini lebih simple dan sudah menjadi ciri khas, beda dengan pakaian tradisional di era Silla dan Goryeo yang lebih condong ke gaya Tionghoa, kalau lebih cermat walau kelihatan sama era Silla dan Goryeo, tapi aku sih melihatnya era Goryeo lebih simpel dan cenderung seperti era Joseon tapi bajunya lebih panjang dan masih ada ala-ala Chinanya, warnya lebih ceria dan soft dari warnanya Era Silla (*just my opinion)

Lalu setelah Hanbok, kita bisa lihat hiasan yang mereka pakai, ada hiasan rambut, perhiasan, lalu hiasan untuk baju. Walau di era Joseon lebih simple, tapi menurutku di era Silla dan Goryeo yang agak rempong (*eh) tapi aku malah lebih suka, karena cowoknya pun pakai hiasan untuk rambut mereka *eaaa mirip-mirip dengan kerajaan di Indonesia sih keinget waktu kecil nonton Misteri Gunung Merapi *LoL mendadak merasa sudah tua >_<.


Aku pernah membahasnya ditulisanku sebelah sini Aksesoris dan Stuff drama korea Saeguk

Lanjut, ke kebudayaan non benda (*asyik gaya tulisanku moga aja bener), ada musik tradisional mereka, dan alat musik mereka yang terkenal itu Gayageum, yang jago mainin biasanya keluarga kerajaan, bangsawan dna tentu para Gisaeng hohoho.


Selain gayageum masih ada Janggu yang biasanya dipakai penari jalanan, atau Hageum yang bisa dilihat di drama Dong Yi (Rebab senar 2 yang dimainkan Dong Yi). Dan masih banyak lagi tentunya, sementara untuk jenis musiknya dibedakan sesuai kasta juga loh. Oh ya, jangan lupa ada seni olah vokal mereka yang terkenal Pansori, kalau di Indonesia lebih mirip nyinden harus punya bener-bener bakat hahaha.


Lanjut, ke seni jalanan lainnya, yang biasanya dilihat dipasar, seperti Barongsai (yang dipengaruhi bangsa China) lalu ada akrobat tradisional biasanya ada seorang berjalan diatas tali gitu. Ada juga pertunjukan jalanan, apa ya lupa namanya hahaha males nyari nih, intinya ada beberapa seniman gitu memakai topeng merakai menunjukan sebuah cerita tapi dibuat lelucon dan orang-orang yang menontonya jadi tertawa. (tapi kalau kita baca terjemahnya disebuah drama saeguk, rasanya enggak lucu sama sekali *LoL, mungkin beda artian hahaha)


Lanjut ke Upacara-upacara tradisonal mereka, ada upacara pernikahan walau beda kasta tapi intinya sama, cuma beda kemeriahannya saja. Lalu upacara ritual pengusiran roh, lalu ada upacara penyambutan tamu, upacara tahun baru atau festival lampion, biasanya mereka menggantungkan harapan dilampion (huhuhu) entah semua scene festival lampion ini disemua drama saeguk yang aku tonton selalu indah kelihatannya.

Dan, setelah ngomongin pakaian, seni, budaya selanjutnya isi perut hahaha, yap makanan tradisional mereka. Selalu sukses bikin aku laper, apalagi kalau pas nonton Jang Geum eh busyet ruwet amat bikinnya tapi hasilnya cuantik sekali.


Apalagi yaa? udah panjang gini padahal udah aku ringkas seminimal mungkin hohoho, pokoknya semua yang ada di drama Saeguk aku suka hahaha

Lagi ngedrama Saeguk apa? ada dua drama Saeguk yang tayang loh setiap Senin-Selasa dinegaranya sono hohoho, saingan antara SBS dan KBS entah si Master Saeguk MBC enggak ikut-ikutan kekeke, ada Moonlight dan Moon Lovers, kalau mau ceritanya ringan dan era Joseon ya Moonlight, kalau berat dan Era Goryeo ya tonton Moonlovers, kalau ngapain pilih kalau bisa nonton dua-duanya :D

Atau nunggu era Silla, punyanya KBS Hwarang The Begining tapi masih entaran akhir tahun :D

Sekian dan terima gaji, eh kasih love-love yaa, mian kalau ada kekurangan dan kesalahan dalam penulisan.

Credit : Pict take from any sources, and referensi from Wiki thankyou

No comments:

Post a Comment