Friday, March 11, 2016

[Film Korea] The Man From Nowhere

Sebenarnya ini film lama, tahun 2010 yang lalu dan aku baru sempat nonton, bukan kenapa-kenapa, karena Film-film korea itu lebih menakutkan ketimbang drama, dan kebanyakan kontennya tentang kekerasan, kejahatan dan 18+, nah loh gak etis banget nonton film korea bareng nyokap or saudara loe yang lebih muda, dan apalagi mereka mainsetnya masih kebudaya kita yang tentu enggak bisa mudah menerima hal-hal tersebut walaupun itu hanya sebuah Film.

Kadang, kalau nonton Film Korea, sebenarnya aku pribadi bisa memahami maksud sebuah film tersebut, tetapi males nonton bareng orang lain yang justru buatku enggak fokus hahaa. Sebenarnya ada kok Film Korea yang enggak ada unsur-unsur yang kusebut diatas asal kita jeli sih, misalnya Warewolf Boy (*walau masih ada unsur kekerasannya sih) atau Filmnya neng Suzy (Architecture 101) walau ada adegan Kissnya sih tapi enggak sampai hot :D.

The Man From Nowhere



Movie: The Man From Nowhere (English title)
Revised romanization: Ahjeosshi
Hangul: 아저씨
Director: Lee Jeong-Beom
Writer: Lee Jeong-Beom
Producer: Lee Tae-Hun, Kim Sung-Woo
Cinematographer: Lee Tae-Yoon
Release Date: August 5, 2010
Runtime: 119 min.
Production Company: Opus Pictures
Distributor: CJ Entertainment
Ticket Sales: 6,170,611
Language: Korean
Country: South Korea

Ini Filmnya Won Bin (udah lama banget gak comeback nih) barengan Kim Sae Ron, Ceritanya tentang Gengster yang menjalankan bisnis barang haram (you knowlah) dan juga perdagangan organ manusia.

Cha Tae Sik (Won Bin) berperan sebagai paman pemilik rumah pergadaian yang misterius, sikapanya seperti itu karena dia kehilangan istri (kurang tahu tepatnya) dan juga anaknya, karena itu membuat diam menjadi pendiam dan sering mengurung diri dirumah gadainya.

Sedangkan So-Mi (Sae Ron), menjadi tetangganya, dia anak dari seorang wanita penghibur malam di sebuah caffe. Si Mi dimusuhi semua orang karena latar belakangnya itu, bahkan ibunya juga tidak perduli padanya, dia hanya dekat dengan Tae Sik yang dingin tetapi perduli ke So Mi, karena tidak ada yang mengurus So Mi sejak kecil membuat  So Mi sering mencuri, suatu hari So Mi ketahuan mencuri tas temannya, saat diintrogasi Polisi, Tae Sik lewat, So Mi menunjuknya dan berharap Tae Sik membantunya, tetapi kenyataan Tae Sik mengabaikannya dan pura-pura tidak kenal.

Saat itu gengster tahu kalau ibu So Mi mencuri obat haram mereka, dan akhirnya mereka menyiksai ibu  So Mi, yang ternyata obat itu berada didalam tas yang digadaikan ke Tae Sik, setelah mendapatkan obatnya kembali, mereka juga membawa ibu So Mi dan juga So Mi, Tae Sik terlambat saat mereka sudah dibawa pergi.

Tetapi Tae Sik tak menyerah dan berusaha keras untuk menemukan mereka kembali dengan berbagai cara, bahkan ia mau sebagai kurir mereka. Perjuangannya yang menggunakan berbagai cara itu mengantarkannya, berhasil menemukan So Mi yang dijadikan kurir mereka dan saat terakhir So Mi juga tahu kalau ibunya sudah meninggal (*sedih loh, Sae Ron disini aktingnya bagus).

Ya walaupun ia berhasil menemukan So Mi, dan melawan gengster dibantu polisi, dimata kepolisian dirinya juga terlibat, dan akhirnya ia dibawa kepolisian, sebelum itu ia mengaka So Mi ke toko membelikan alat-alat sekolah dan meminta So Mi untuk hidup dengan baik, dan permintaan terakhirnya ia ingin memeluk So Mi, yang diiyakan So Mi dengan polos (huhuhu).


Selesai.

Sebenarnya inti ceritanya bagus, mengharukan, dan bikin emosi, dan dari segi costum, make up dan propertisnya juga mendukung (*itu bola matanya kek sungguhan hahaa aku masih terbayang-bayang). Tapi tetap saja, kalau nonton dengan orang awam atau jarang nonton film seperti itu, pas adegan-adegan hot atau berkelahi bikin mereka langsung komentar hahaa (yah mending nonton sendirian ajah).

Cr: AsianWiki

No comments:

Post a Comment