Saturday, June 29, 2013

Recap Sinopsis Gu Family Book Episode 23


Diawali, dengan Tuan Park yang tersenyum, lalu seo hwa yang menggenggam hangat tangan kang chi.  Lalu saat wol ryung datang dan menggenggam pundak kang chi, lalu wol ryung tersenyum sebelum pergi, meninggalkan kang chi yang menangis sambil berkata “sebentar lagi aku ingin mengatakan selamat tinggal”

Lalu, saat yeo wol diculik dihutan dan kang chi berhasil menyelamatkannya, kang chi berkata kalau ia akan kira akan kehilangan yeo wol, itu sangat menakutkan, lalu keduanya berpelukan. Kang chi berkata “dialah orang pertama, yang berani aku nyatakan milikku”

Lalu, saat so jung memberitahu yeo wol pertama kali kalau diantara mereka berdua akan ada yang mati. Dan saat kang chi tak sengaja melukai lengan yeo wol,  lalu terdengar suara so jung untuk memintanya meninggalkan yeo wol, dan ingin memastikan kalau ia tak menitikan airmata kesedihan.

Episode 23
“tapi yeo wol bisa mati” kata batin kang chi
Kang chi menangis dan berkata kalau hubungan mereka berakhir, yeo wol menangis bertanya apa maksdunya, kang chi berkata lagi kalau ini adalah permintaan ketiganya. Kang chi berbalik akan pergi, yeo wol berteriak bertanya kenapa kang chi begini.
Jika kang chi berkata berakhir, apa semuanya akan berakhir begitu saja. Jika kau memutuskan hubungan dengan orang yang kau cintai, apa akan berakhir begitu saja, bagaimana hasilnya tanya yeo wol.
Kang chi ikut berteriak, apalagi yang bisa kang chi lakukan, yeo wol mungkin bisa mati. 

Yeo wol menjawab semua orang bisa mati, beberapa orang bisa menikmati hidup lama sebelum mati, tapi ada juga yang mati muda karena sakit. Seperti ibu yeo wol yang meninggal setelah melahirkannya, seperti tuan park meninggal saat melindungi seseorang, mungkin kau tahu hari lahirmu, tapi tak seorangpun didunia ini tahu saat mati.

Kang chi menangis, dan berteriak lagi, tapi itu yeo wol. Dari semua orang, yeo wol lah yang bisa mati karena perbuatan kang chi, bagaimana bisa kang chi terus didekat yeo wol. Yeo wol memotong bagaimana bisa mereka menjadi seperti ini, karena sesuatu yang belum terjadi.

Kang chi berkata, kalau so jung sudah memeringatkannya sebelum tuan park meninggal tapi ia mengabaikannya, itulah sebabnya tuan park mati. Yeo wol menangis dan bertanya apa itu sebabnya kang chi melarikan diri darinya, kang chi meraih lengan yeo wol.

Kang chi bertanya, bukankah yeo wol sudah melihat apa yang ia lakukan, jika meleset sedikit saja ia bisa mengenai jantung yeo wol. Tapi yeo wol menangis dna berkata kalau perkataan kang chi lebih melukai hatinya. Kang chi menjawab kalau luka-luka itu akan menutup dan sembuh dalam beberapa hari, tapi kematian bukanlah hal yang harus bisa disembuhkan.

Jika benar-benar kang chi kehilangan yeo wol,  jika itu karennya kang chi tak mampu memikul dan hidup dengan tenang, karena itu kang chi meminta yeo wol melakukan sesuai permintaannya. Kang chi menggenggam pundak yeo wol, dna berkata kalau besuk pagi ia akan berkata pada guru dam, dan ia akan keluar dari tempat itu.
Kang chi lalu berlalu meninggalkan yeo wol yang melihati kang chi pergi, setelah kang chi tak terlihat lagi yeo wol terduduk dan menangis. Gon datang dari samping dan sedih melihat yeo wol seperti itu, dibelakangnya ada seorang ninja melihati dari balik pohon, gon merasakan itu tapi saat menoleh tak ada siapa-siapa.
Jenderal keluar dengan memakai baju tidur putih-putih dengan beberapa bawahannya, sampai diluar ia berhenti melihat kang chi duduk sambil memainkan batu. Jenderal memanggil kang chi, kang chi berdiri jenderal mendekat dan bertanya kenapa kang chi datang selarut itu ada apa.

Kang chi menjawab tak apa-apa, lalu jenderal ngajak kang chi jalan-jalan dengannya. Lalu keduanya jalan-jalan didekat hutan, kang chi memberanikan diri bertanya sesuatu, lalu kang chi berceita, jika orang yang dicintai bisa mati karenanya, apa yang akan dilakukan.

jenderal menjawab, kalau ia akan berusaha semampunya agar itu takkan pernah terjadi. Kang chi bertanya lagi apa itu artinya ia harus meninggalkannya, jenderal berhenti dan menoleh. Kang chi berkata lagi, jika orang itu tetap hidup karena kang chi meninggalkannya, akan lebih baik jika ia meninggalkannya.

Jenderal balik tanya, apa yang paling kang chi takuti. Kang chi menjawab kehilangan orang yang karena dirinya orang itu celaka. Lalu apa yang paling orang itu takuti, tanya jenderal lagi, kang chi terdiam, jenderal mengulang pertanyaannya, kang chi berfikir tapi saat itu ada sebuah pergerakan, dan ternyata itu para ninja yang langsung mengepung mereka berdua.
Kang chi langsung bersiap dan bertanya siapa mereka, terdengar suara gwan wong kalau ia akan membunuh lee soon shin, dia meminta jae ryung meminjamkan 10 ninja terbaik. Tapi jae ryung menolak dan mengatakan kalau misinya hanya membuat peta dan mengumpulkan informasi. Mereka tak mau terlibat dalam pembunuhan jenderal dari Jolla.

Gwan wong menjawab kalau ia tak meminta jae ryung melakukan sendiri, gwan wong memerintahkan pengawal soe membawa masuk seseorang. Lalu pintu dibuka perlahan seorang masuk dan ternyata itu, murid yoon dari perguruan yang benci kang chi.

Lalu bayangan muncul, saat ia bertanya ke yeo wol kenapa ia selalu membela kang chi yang bukan manusia. Lalu ia bertemu dengan pengawal seo yang mengatakan karena mereka itu manusia seharusnya mereka berada dalam satu pihak. Pengawal seo memberi uang dan meminta kang chi dan wol ryung bertarung. Lalu murid yoon memberi tahu kang chi waktu itu tentang mayat-mayat yang ditemukan dihutan.

Kembali ke gwan wong, jae ryung bertanya apa gwan wong benar-benar akan melakukannya. Gwan wong menjawab, Lee soon shin akan dibunuh oleh kang chi, ia lalu tersenyum.
Kembali ke kang chi, ia meminta jenderal lari saat kang chi bertarung dengan mereka. Tapi jenderal berkata tak perlu karena ia yang mengundang mereka, kang chi tak mengerti lalu dari belakang muncul kageshima lojyo, kagehisma itu bertanya alasan apa yang membuat jenderal ingin bertemu dengannya.

Jenderal menjawab, untuk memberi beberapa saran, jenderal memberinya waktu 3 hari dalam waktu itu jenderal meminta mereka meninggalkan tempat ini, jika dalam waktu itu mereka tidak pergi maka tak seorangpun pedagang goonbon kembali ke jepang hidup-hidup.

Kang chi menoleh, jenderal melanjutkan perkataanya, selama ia masih jenderal di seluruh propinsi selatan ia takkan membiarkan pedagang goonbon menginjakkan kakinya, dan jugua ia takkan mengijinkan tindakan pengintaian apapun, jadi jenderal meminta mereka kembali ke negara mereka.

Jae ryung marah, mendapat laporan kageshima tentang peringatan dari jenderal. Kageshima berkata kalau mereka mundur saja, tapi jae ryung tidak bisa karena ia sudah membuat perjanjian dengan gwan wong.

Jenderal menyalakan lilin dikamarnya, kang chi datang dan bertanya kenapa jenderal tak membawa pengawal saat menemui mereka. Jenderal menjawab untuk kang chi datang, kang chi membenarkan ia bertanya bagaimana jika ia tak datang.

Jenderal berkata, kalau mati bukankah hal yang menakutkan. Jika yang ditemukan benar-benar menakutkan, lalu bagaimana jika keputusannya salah dan ia masih hidup dan menyebabkan orang yang tak bersalah terluka, itulah yang diatkutkan jenderal.

Jika perang dimulai, ratusan sampai ribuan nyawa dipertaruhkan, akibatnya setiap keputusan yang ia buat harus hati-hati dan berat. Setiap saat, jenderal merasa berada ditepi jurang kesepain dan ketakutan, tapi alasan kenapa ia tak menghindari tugas ini karena satu hal. Jenderal ingin melindungi, demi negara ini, prajurit rela mengorbankan nyawanya, beban hidup mereka jenderal ingin melindunginya. Dan demi melindungi mereka, tetap ada di sisi mereka adalah pilihan terbaik.
Saat mendengar nasehat jenderal, kang chi ingat percakapannya dengan yeo wol. Ia bertanya apa yang paling yeo wol takutkan, yeo wol berfikir lalu menjawab kang chi, kang chi heran kenapa ia, yeo wol menjelaskan, suatu hari kang chi akan menghilang dari hidupnya itulah yang menakutkan.

Kang chi tertawa, dan bertanya kenapa yeo wol mengkhawatirkan itu. Yeo wol berkata, biasanya jika orang menyukai seseorang mereka akan berubah seperti itu, akan mengkhawatirkan mereka, sebesar cintamu padanya, dan timbul banyak ketakutan.

Kang chi tersenyum dan meminta contoh, yeo wol memberi contoh mislanya suatu hari kang chi bosan padanya, dan suatu hari jika yeo wol tua, kang chi akan mengabaikannya karena yeo wol menjadi nenek-nenek tua. 

Kang chi benar-benar tertawa, dan mengatakan kalau yeo wol terlalu khawatir. Kang chi lalu menjawab kalau ia juga putra wol ryung, makhluk mitos yang baru setelah 1000 tahun bertemu ibunya dan masih mengingatnya benar-benar cinta sejati.

Yeo wol tersenyum, kang chi meneruskan itulah sebuah keluarga mereka akan patuh pada satu wanita. Lalu kang chi meminta yeo wol tidak lelah menghadapinya, karena mata yeo wol hanya akan menjadi miliknya selamanya.


Sungguh, sungguh? Tanya yeo wol, kang chi menjawab sungguh,sungguh sambil mengangguk. Lalu yeo wol bertanya sambil mendekatkan diri janji, janji, kang chi tertawa dan menjawab janji, janji lalu keduanya tertawa.


Kang chi keluar dari markas sambil mengingat itu, diluar kang chi berhenti dan memanggil yeo wol. Sedangkan yeo wol berbaring dalam kamar ia gelisah, bibi yeo jo yang dibelakangnya bingung ia bertanya ada apa dengan yeo wol.

Yeo wol bangun dan maki-maki kang chi, ia meminta pendapat bibi yang tak tahu menahu, yeo wol lalu berbaring lagi. Tapi ia bangun lagi dan marah-marah, bukankah kang chi sudah berkata sungguh2 dan janji2 tapi kang chi malah mempercayai ucapan pertapa itu, yeo wol minta pendapat bibi yeo joo lagi.

Bibi marah, bagaimana ia bisa tahu kalau yeo wol tidak cerita apapun. Yeo wol minta bibi lupakan ucapannya, ia berdiri bibi ikut berdiri dan bertanya yeo wol akan kemana selarut ini. Yeo wol menjawab kalau ia akan keluar latihan pedang.

Sampai diluar, ternyata ada murid yoon ia ingin bicara sebentar dengan yeo wol.  Yeo wol pergi mengikuti murid yoon, bibi melihat keduanya pergi. Bibi yeo joo keluar untuk mencari keduanya, tapi ia malah bertemu dengan gon.

Bibi menahan gon dan bertanya, apa gon melihat yeo wol. Gon heran bukankah seharusnya yeo wol sudah tidur saat ini. Bibi menjelaskan kalau yeo wol keluar dengan murid yoon untuk membicarakan hal penting tapi mereka belum kembali. Gon heran murid yoon, ia bertanya kapan itu, bibi menjawab kira-kira setengah jam lalu.

Bibi takut melihat ekpresi gon ia bertanya ada apa, gon meminta bibi membangunkan sung dan mencari keduanya didalam perguruan sementara ia pergi mencari disekitar perguruan, gon langsung berlari.
 Sementara yeo wol dan murid berjalan masuk ke hutan, yeo wol heran sampai kapan mereka akan terus berjalan dan hal penting apa yang ingin ia bicarakan. Murid yoon berhenti dan berbalik ia menjawab soal kang chi, yeo wol langsung cemas ada apa dengan kang chi.

Sedangkan kang chi berlari masuk ke perguruan, sampai depan ia bertemu dengan sung, kang chi bertanya sedang apa. Sung menjawab kalau ia dan bibi yeo joo sedang mencari yeo wol, kang chi bertanya apa maksudnya.

Sung menjelaskan sebenarnya ia sendiri tak tahu, tapi murid yoon mengajak yeo wol pergi kesuatu tempat tapi sampai sekarang kemana mereka pergi tak ada yang tahu,  itulah sebabnya ia dan bibi cari didalam perguruan sedangkan gon cari diluar. 

Sementara yeo wol cemas apa sesuatu terjadi dengan kang chi, murid yoon menjawab melihatnya saja yeo wol selalu membela kang chi yang bukan manusia, dan murid yoon tak bisa mematuhi yeo wol lagi. Yeo wol tak mengerti, tapi dari belakang yeo wol merasa ada seseorang ia akan menarik pedang tapi terlambat seorang menaburkan serbuk putih ke arah yeo wol dan menodok perut yeo wol hingga ia jatuh pinsan.

Ternyata murid yoon bekerjasama dengan 3 ninja, seorang ninja mengeluarkan penutup kepala untuk menutupi yeo wol. Murid yoon berbalik dan terkejut karena gon sampai disana ia langsung bertanya dimana yeo wol,  murid yoon gelagapan menjawab kalau orang-orang itu muncul tiba-tiba.

Gon maju melewati murid yoon, melihat yeo wol dibawa seorang ninja sementara ninja lain mengeluarkan pedangnya. Gon meminta mereka melepaskan yeo wol, tapi dari belakang murid yoon mengeluarkan pedang dan menusuk gon.

Pedang itu menembus kedepan, gon berbalik dan bertanya kenapa murid yoon seperti ini. Murid yoon menjawab, melihat mereka selalu membela kang chi yang bukan manusia, dan tidak memihak saudara seperguruan yang manusia ia lelah dengan semua ini.

Gon tak percaya dengan ucapannya, murid yoon mengangkat pedang dan ingin membunuh gon, tapi gon lebuh cepat menyabetkan pedangnya ke murid yoon yang langsung terkapar. Sementara tiga ninja itu memilih cepat pergi, gon mengejar mereka dan mencoba menahan dengan sisa kekuatannya.

Tapi jumlah mereka bertambah banyak, dan 3 ninja tadi segera pergi melarikan yeo wol. Gon akan mengejar tapi ditahan para ninja tambahan tadi, gon berusaha keras ia berhasil mengejar dan melukai kaki yang menggendong yeo wol dan menjatuhkan yeo wol. Tapi ninja dibelakangnya mengejar , seorang ninja menggendong yeo wol dan segera berlari.

Sementara gon terus berusaha melawan ninja sisanya, lukanya semakin parah darah terus mengucur gon berusha menahan sambil terus bertarung.  Dari belakang seorang ninja berhasil melukai gon dan membuat gon terjatuh, dalam pikiran gon hanya memanggil yeo wol, ninja itu mengangkat pedangnya lagi tapi datang kang chi dan langsung menghabisi para ninja.
Kang chi mendekati gon dan bertanya keadaanya, tapi gon meminta kang chi segera pergi mengejar yeo wol dan ia jatuh pinsan. Kang chi lalu melukai tangannya denga pedang gon, dan mengobati luka gon muncul bola-bola biru. Ninja yang mealirkan yeo wol menggunakan bom bau untuk menjauhkan baunya, kang chi sampai tapi ia berhenti karena terkena bom bau tadi.

Didesa, bong chol dan seorang temannya yang mabuk berat sedang buang air kecil dibalik tumpukan jerami, teman bong chul melihat sesuatu, ia lalu memberitahu bong chul dan bertanya bukankah itu guru muda (yeo wol), bong chul mefokuskan pandangannya dan kaget, ia lalu bersembunyi dan menarik temannya bersembunyi juga, karena seorang ninja seperti merasa ada orang tapi ia lalu berlalu pergi.

Pagi harinya, gon tersadar dikamarnya disana ada guru gong dal dan dam pyung jon. Gon segera bangun tapi ia masih lemah, gon meminta maaf karena tak bisa melindungi yeo wol. Dam pyung jon mengerti ia berkata kalau tae seo menemukan gon dihutan dan membawa gon ke perguruan.

Ternyata dikamar itu juga ada tae seo,  dam pyung jon bertanya banyak bekas luka pada gon apa kang chi yang menyelamatkannya. Gon membenarkan, dam lalu bertanya lagi lalu sekarang kang chi dimana,  gon terdiam.

Dan ternyata kang chi pergi ke penginapan, tapi didepan dia sudah disambut dengan para pengawal gwan wong.  Kang chi berjalan masuk, para pengawal itu siap-siap, kang chi berhenti melihat gwan wong, jae ryung dan kageshima keluar.

Kang chi bertanya dimana yeo wol dan apa yang ia lakukan, gwan wong menjawab ia tak bisa mengatakannya. Kang chi geram ia maju tapi tertahan pedang kageshima, jae ryung memeringatkan kang chi, walau kang chi setengah makhluk mitos yang abadi, tapi jika mereka memenggal kepala kang chi, mungkin kang chi tak bertahan dalam keabadian.

Kang chi bertanya apa mereka bisa memenggalnya, jae ryung menjawab pedang kageshima mungkin bisa melakukannya. Kang chi menoleh melihat kageshima,  gwan wong berkata jika kang chi melukainya maka kang chi takkan melihat yeo wol hidup-hidup.
Kang chi terperanjat, ia meminta gwan wong segera melepaskan yeo wol. Gwan wong menjawab jika kang chi ingin melepaskan yeo wol, pertama-tama kang chi harus membunuh lee soon shin.  Kang chi tak mengerti, gwan wong menjelaskan kalau kang chi membunuh lee soon shin maka ia akan menyelamatkan yeo wol, tapi jika kang chi tak membunuh yeo wol maka yeo wol akan mati.

Bukan hanya itu, lalu dua pengawal dan pengawal seo datang membawa ok man dan choi mae reum yang diikat. Gwan wong mengnacam akan membunuh mereka, tapi ia memberi kesempatan pada kang chi, yaitu membunuh lee soon shin. Kang chi geram, gwan wong menegaskan lagi, kalau 3 nyawa sedang dipertaruhkan, dan mereka orang yang dekat dengan kang chi bukankah itu sudah cukup untuk menukarnya dengan nyawa lee soon shin.

Choi mae reum, berteriak meminta kang chi tidak melakukan itu, meskipun mereka harus mati mereka rela tapi jangan bunuh jenderal.  Pengawal seo geram meminta mereka diam dan memukulinya.

Kang chi marah, ia bertanya sampai kapan kekejaman gwan wong berhenti, bukankah menukar nyawa orang seperti ini bukankah kejam. Gwan wong menjawab dengan perumpamaan harimau menerkam mangsa, lalu elang memangsa tikus apa itu juga kekejaman.

Kang chi menjawab, gwan wong memang nampak manusia tapi dari dalam seperti binatang. Gwan wong menjawab siapa yang binatang jika kang chi sendiri monster, sambil tertawa menghina. Gwan wong memberi waktu sampai matahari terbit besok pagi, jika kang chi tidak membawa jenderal maka dua nyawa dan yeo wol akan menghilang selamanya.

Kang chi terdiam dalam hatinya ia memanggil yeo wol, sementara yeo wol diikat dan ditutup mulutnya dia dikurung dalam sebuah kotak.  Yeo wol memanggil kang chi, ternyata ia dikurung digudang pedagang goon bon, jae ryung ada disana memerintahkan seorang kagesima membakar dupa karena penciuman kang chi yang hebat.

Kang chi dodorong keluar dari penginapan, kang chi menoleh dan ingat perkataan jenderal untuk berada disisi mereka adalah pilihan terbaik. Ia juga ingat percakapannya dengan yeo wool tentang hal yang paling yeo wol takutkan. Dalam hati kang chi ia bertanya apa yang harus ia lakukan, dan apa yang sudah ia lakukan pada yeo wol.

Ketua chun, kepala pelayan dan chung jo datang ke perguruan disambut tae seo ia bertanya dimana guru dam.  Tae seo menjawab kalau guru dam terpukul dan meminta ketua chun masuk, chung jo tak ikut masuk ia melihat kamar kang chi.

Dam pyung jon duduk termenung dikamar yeo wol, tae seo masuk memberitahu kedatangan ketua chun tapi dam diam saja. Ketua chun masuk dan duduk dibelakang, dam pyung jon bertanya apa ketua chun menemukan sesuatu.

Ketua chun menjawab, yang jelas gwan wong dan pedagang gonbon sibuk melakukan sesuatu, tapi orang-orangnya tak bisa menemukan keberadaan yeo wol, mungkin mereka tak membawanya ke penginapan. Dam menjawab mungkin mereka menyembunyikannya dari jangkauan orang-orang ketua chun.

Dam pasrah, ia memilih mengesampingkan urusan ini dan berfikir mungkin yeo wol sudah mati, tae seo dan ketua chun terperanjat. Dam pyung jon lalu meminta tae seo memanggil kang chi. 

Kang chi mondar-mandir dikamar, ia gelisah sampai kapan ia menunggu sudah tak ada waktu. Gon menjawab, kalau guru memerintahkan untuk menunggu. Kang chi marah, nyawa yeo wol sedang dipertaruhkan, gon tak kalah berteriak ia juga tahu, tapi diantar mereka semua orang yang paling sedih adalah dam pyung jon, dan meminta keputusan itu diserahkan padanya.

Tae seo masuk, dan meminta kang chi menemui guru dam.  Lalu ketiganya ketempat rapat menunggu keputusan dam, disana juga ada ketua chun dan guru gong dal. Kang chi berkata kalau mereka tidak bisa menunda lagi, ia akan pergi mencari yeo wol. Dam pyung jon menjawab ia berterimakasih, tapi ia meminta untuk menghentikan saja, semua orang kaget.

Dam pyung jon berkata, kalau ia tak memperdulikan lagi perbuatan jo gwan wong yang kejam dan mengerikan. Karena itu, tentang yeo wol dam meminta mereka menyerah saja. Semua orang semakin tak percaya mendengar keputusan dam pyung jon.


Kang chi tak bisa terima untuk menyerah tentang yeo wol, begitu juga gon dan tae seo. Dam pyung jon menjawab kalua nyawa jenderal sedang dipertaruhkan, jika mereka terpengaruh dan lemah maka, gwan wong akan terus memakai taktik yang sama.  Karena itu mereka tak boleh terpengaruh dengan tindakannya, sementara dam sendiri mengepal tangannya menahan amarah.

Kang chi tak bisa terima, dam memotong dan meminta lebih baik kang chi fokus mencari buku keluarga gu.  Kang chi tak bisa memikarkan itu disaat seperti ini, meninggalkan yeo wol begitu saja ia tak terima. 

Dam pyung jon meminta kang chi melakukannya, kang chi tidak mau menyerah. Dam meninggikan suaranya kalau yeo wol adalah putri satu-satunya meskipun begitu keputusannya sudah bulat.  Kang chi berteriak, yeo wol juga orang yang penting baginya. 

Semua orang menoleh, kang chi berkata jika ia tak bisa melindungi orang yang terpenting baginya untuk apa dia menjadi manusia. Kang chi tak bisa memikul cobaan ini dan menjadi manusia yang menyedihkan. Tae seo berkaca-kaca, kang chi juga sudah akan menangis, ia berkata lagi manusia atau bukan ia rela untuk tidak menjadi salah satunya, tapi ia takkan menyerah dengan yeo wol.
Gon berjalan menjejeri kang chi, ia minta maaf karena kali ini ia sependapat dengan kang chi, tae seo juga ikut bergabung. Kang chi minta ijin agar mereka bisa pergi mencari yeo wol.  Ketua chun berkata kalau ia akan mencari informasi dan mencari keberadaan yeo wol sekali lagi, dam bertanya kenapa ketua chun juga ikut-ikutan.

Ketua chun menjawab, untuk apa mereka melayani negara, bukankah untuk melindungi orang-orang yang mereka sayangi.  Dan orang yang paling penting bagi dam adalah yeo wol, jadi mereka harus melindunginya.  Guru gong dal ikut bicara, terkadang tak apa-apa mengabaikan beban yang lebih besar. Dam pyung jon terharu, ia melihati mereka satu persatu.

Sementara diluar chung jo mendengar semua perbincangan mereka ia sedih. Chung jo lalu masuk kekamar kang chi ia melihat pakaian yang ia buat, ia mendekatinya dan mengelus baju tersebut sembari berkata apakah benar yeo wol sangat penting bagi kang chi, kenapa ia tak menyadaarinya saat disi kang chi, chung jo menangis heran dengan dirinya sendiri.

Diluar perguruan, para murid sedang berbincang seperti biasa, disudut perguruan ma bong chul mengintip, sung tahu dan mendekatinya.  Sung bertanya siapa ia, bong chul memperkanalkan namanya dan ia kesini ingin bertemu dengan kang chi.

Chung jo melihat dari jauh, kang chi, gon, dan tae seo sedang berbicara dengan bong chul. Kang chi langsung bertanya apa yang terjadi semalam, bong chul menjelaskan kalau ia melihat guru muda yang cantik dibawa orang yang memaikai baju serba hitam kesuatu tempat dengan tergesa-gesa.

Gon tak sabar, ia bertanya dimana bong chul melihatnya. Bong chul marah karena dipotong bicarnya, gon marah dan mencengkeram baju bong chul kang chi menahannya dan meminta bong chul memebritahu tempatnya karena nyawa jadi taruhan.

Bong chul menjawab,  ia tak tahu tempat pastinya tapi seperti dipinggiran penginapan. Tae seo berfikir sesuatu, bong chul minta maaf karena terlalu banyak minum semalam, tae seo menduga, ada beberapa tempat dipinggiran penginapan yang disewa pedagang goonbon.

Mungkin yeo wol dikurung disalah satu ruangan disana, gon menoleh kekang chi yang sedang berfikir.  Yeo wol sadar, ia lalu menggunakan sisa tenaganya untuk mencoba mendobrak kotak yang mengurungnya, tapi diatas yeo wol ditumpuk beberap peti milik goonbon.

Diluar, kang chi, gon dan tae seo,juga nong chul melihat keadaan, bong chul memberi petunjuk. Lalu tae seo memberi tahu kalau mereka menyewa 6 gudang 3 dikiri dan 3 kanan, lalu kang chi meminta mereka berpencar, gon dan tae seo lalu pergi begitu juga kang chi, tapi kang chi kembali lagi dan menarik bong chul ikut dengannya, ternyata ada seorang ninja yang mengawasi mereka.

Kang chi sampai disebuah gudang lalu membekuk ninja penjaga bong chul melihati aksi kang chi. Sementara yeo wol berusha mendobrak peti, gon dan tae seo juga sudah sampai ke sebuah gudang mereka menutup hidung lalu menendang dupa dan segera menggeledah peti-peti disana.

Kang chi dan bong chul juga masuk ke gudang, mereka juga menutup hidung bong chul buru-buru mengeluarkan dupa lalu keduanya mengeledah peti-peti. Sementara di tempat yeo wol ia merasa ada orang mendekat, kang chi membuka sebuah peti, ditempat yeo wol juga peti terbuka dan keduanya nampak terkejut.
Yeo wol terkejut karena yang membuka adalah seorang ninja dan kageshima, sementara kang chi tak menemukan apa-apa didalam peti itu. Yeo wol ditarik keluar oleh ninja tadi, gon dan tae seo sampai ke gudang berikutnya mereka langsung mencari tanpa memperdulikan dupa, lalu keduanya mendapati peti terbuka dan keduanya tahu kalau mereka terlambat.

Gwan wong mengelus senapannya dikamar, pengawal seo melapor kalau dugaan gwan wong benar mereka mencari yeo wol.  Keempatnya berkumpul dipasar, bong chul berbicara ia yakin kalau mereka membawa yeo wol tapi mungkin karena ia banyak minum, tak ada yang menggubris bong chul.

Gon menebak kalau mereka memperkirakan kalau kang chi akan mencari yeo wol jadi mereka membakar dupa untuk menghalangi penciuman kang chi, tae seo bertanya apa yang harus mereka lakukan sekarang. Kang chi berfikir, ia ingat percakapan terakhir dengan yeo wol, kang chi berdiri lalu berkata kalau ia harus ke markas dan menemui jenderal.

Gon kaget, tae seo juga ia minta kang chi tak melibatkan jenderal. Kang chi menoleh ke tae seo, ia bertanya apa tae seo memeprcayainya, sebagai teman seberapa besar tae seo mempercayainya.  Jenderal berada dimarkasnya, kang chi sudah sampai disana.

Pengawal seo bertanya apa kang chi mampu membunuh jenderal, gwan wong menjawab tak yakin, meskipun kang chi tak melakukannya, jenderal juga pasti akan bertindak.  Gwan wong menggeser senapannya dan meminta pengawal seo menembak jenderal jika ada kesempatan. Pengawal seo langsung mengambil senapan itu dan mengiyakan.

Jenderal bertanya kenapa kang chi datang, kang chi menjawab ia datang untuk melindungi orang yang dia sayangi.  Jenderal bertanya apa yang kang chi inginkan darinya, kang chi balik bertanya apa jenderala mempercayainya, sejauh mana jenderal mempercayainya.

Yeo wol berteriak-teriak dibawa para ninja dan kageshima kesuatu tempat, pelayan penginapan melihatnya ia langsung bergegas pergi. Pelayan itu melapor ke ketua chun apa yang ia lihat. Ketua chun lalu meminta kepala pelayan melapor ke perguruan dan juga ia akan mencari cara bagaimana menyampaikan pesan ke kelompok gon.

Chung jo memotong dan berkata kalau mereka bersama ma bong chol, ketua chun heran bagaimana ia tahu. Chung jo menjawab kalau ia melihat bong chul mencari kang chi. Dan biasanya mereka berkumpul di kedai deungri, ketua chun bisa menyampaikan pesan ke kedai itu, dan ketua chun bisa memerintahkannya.

Yeo wol masih menjerit-jerit, ia dibawa dan didudukan disebuah kursi dan diikat, tak jauh dari yeo wol choi mae reum dan ok man diikat ditiang. Setelah selesai mengikat mereka menjauh, yeo wol melihat ketas dan disana sudah menggantung bola besi bergerigi, choi ma reum dan ok man ikut kaget melihatnya.

Bola itu terikat dengan karung, seorang ninja lalu menusukan pedangnya dan menarik isi karung itu yaitu pasir mengalir keluar, membuat yeo wol, ma reum dan ok man ketakutan. Ninja itu memberitahu jika setengah dari isi karung itu keluar, maka bola itu akna jatuh menimpa kepala yeo wol, lalu para ninja itu pergi. Meninggalkan yeo wol yang menjerit-jerit ketakutan dan mencoba melepaskan diri, begitu juga ma reum dan ok man.

Chung jo sudah sampai ke kedai itu, disana ada gon, bong chul dan tae seo, ia segera memberitahu mereka kalau yeo wol berada dipenginapan, mereka memindahkannya saat mereka berempat mencari yeo wol.  Gon menduga bearti mereka tahu saat mereka mencari yeo wol, kang chi datang membenarkan.

Tae seo bertanya, apa kang chi sudah menemui jenderal, kang chi mengiyakan. Lalau tae seo mengajak mereka segera bertindak, kang chi mengangguk, tae seo mengajak mereka pergi ke penginapan, ia lalu berdiri mengambil pedang dna pergi begitu juga gon, kang chi akan pergi tapi dipanggil chung jo.

Chung jo berkata, kalau yeo wol pasti selamat, kang chi mengangguk lalu pergi. Bong chu melihati keduanya dan tersenyum lalu ia bergegas mengejar kang chi, meninggalkan chung jo yang sedih.

Dikamar, gwan wong memainkan kacang lagi, seorang pengawal masuk dan melapor kalau jenderal datang. Sementara jenderal berjalan sendirian memasuki penginapan, samapi ditengah-tengah ia dihadang para pengawal dan juga disisi lain datang jae ryung, kageshima dan para ninja. Jenderal melihat ke arah mereka, lalu muncul gwan wong.

Gwan wong bertanya kenapa jenderal datang, jenderal menjawab karena untuk melukainya gwan wong menyandera orang yang tak bersalah. Gwan wong pura-pura tak mengerti, jenderal memintanya melepaskannya, gwan wong menjawab apa untuk berkata seperti jenderal datang sendiri.

Jenderal membenarkan sambil menatap tajam gwan wong, sementar yeo wol masih berusaha membebaskan diri, begitu juga ma reum dan okman, isi karung itu hampir setengah dan karung itu otomatis naik dna bola itu turun, ketiganya berteriak ketakutan dan melihat karung yang terus keluar isinya.

Ketiga orang tadi sampai ke penginapan, di lorong mereka dihadang pengawal gwan wong yang langsung dihabisi ketiganya.  Tapi datang sekelompok ninja, ketiganya langsung maju melawan mereka. Yeo wol terus berusaha melepaskan diri, sementar bola itu semakin turun.

Kang chi masih bertarung, tiba-tiba ia berhenti dan mendengar suara yeo wol, tae seo dan gon mendekat, tae seo meminta kang chi  segera pergi biar ia dan gon yang mengurus disini. Lalu ketiganya bergerak, dari belakang seorang ninja akan menusuk kang chi tapi ia jatuh tenryata bong chul dan seorang temannya yang memukulnya dan berkata kalau ia akn mengurusnya sambil mengkedipkan mata ke arah kang chi.

Kang chi lalu beralari melewati ninja didepannya, tapi diujung ada seorang ninja menggerakan jurus pedangnya, kang chi lalu lari cepat dan memukul tengkun ninja itu, dan ia segera berlari. Yeo wol masih berusaha melepaskan diri, pintu terbuka itu kang chi.

Semuanya langsung terdiam, choi ma reum langsung minta kang chi bergerak cepat, karena bolanya akan jatuh. Kang chi sadar, ia langsung berlari dan membuka penutup mulut yeo wol dan menarik tali yang mengikat yeo wol, saat itu bola itu jatuh dan kang chi berhasil melepas tali dan menarik yeo wol jadi bola itu mengenai kursi dan membuatnya hancur berantakan.

Choi ma reum dan ok man tak berani melihat sesaat, ia sadar dan melihat keduanya tak apa-apa. Kang chi memanggil yeo wol yang hanya diam saja, yeo wol lalu menyingkirkan kang chi dan berdiri menjauh, kang chi heran ia memanggil yeo wol lagi, yeo wol malah menampar kang chi dengan kakinya.
Kang chi semakin keheranan, yeo wol mendekat dan memukul-mukul kang chi sambil memakinya mengeluarkan semua emosinya.  Kang chi menahan tangan yeo wol yang masih terus memakin kang chi, yeo wol berhenti lalu menangis, kang chi lalu memeluknya dan meminta maaf ia tak akan melakukannya lagi ia benar-benar menyesal.

Dalam hati yeo wol berkata seharusnya aku mengatakan lebih dari itu, dalam hati kang chi menjawab seharusnya aku memelukmu lebih dari ini, kalau aku sangat mencintaimu. Yeo wol juga menjawab kalau aku juga sangat mencintaimu.

Kembali ke halaman, jenderal dan gwan wong masih berdiri berhadapan.  Dari samping dibalik tumpukan jerami, pengawal seo menyiapkan senapan mengarahkan ke arah jenderal. Gwan wong berkata bagaimana jenderal bisa tahu berita tak mendasar ini.

Sebelum menjawab, jenderal bertanya tentang satu hal. Gwan wong mempersilahkan, jenderal lalu bertanya kenap gwan wong hidup. Gwan wong tersentak, jenderal meneruskan apa karena gwan wong berusha aman karena itu ia mengorbankan nyawa orang tak bersalah, apa karena kekuatan dan kekayaan atau karena yang lain.

Gwan wong menjawab karena dirinya sendiri, gwan wong hanya bertahan untuk dirinya sendiri. Ia melakukan apa yang ia inginkan, ia mengambil apa yang ia inginkan. Jika ia ingin membunuh maka ia akan membunuh, ia hanya setia pada keinginannya. 

Jenderal menjawab, kalau ia hanya melihat pria yang egois, kesepian, dan busuk yang terobsesi pada nafsu jahat. Gwan wong berkata sejujurnya saja, ia mempunyai filosofi kehidupan sederhana, namun jujur (mungkin maksudnya tidak munafik) dibandingkan orang-orang munafik seperti jenderal. 

Jenderal bertanya, apa itu sebabnya gwan wong menjual negara. Gwan wong menjawab sebagai imbalannya ia akan memerintah dipropinsi selatan, jadi kesepakatan ini tak terlalu buruk baginya.  Jenderal berkata, apa pada akhirnya gwan wong mengakui pengkhianat didepannya.

Gwan wong berkata kalau jenderal akan mati, jadi itu takkan masalah. Pengawal gwan wong siap mengeluarkan pedang, begitu juga pengawal seo siap mengarahkan senapan. Gwan wong berkata selamat tinggal untuk jenderal, dan berbalik pergi.

Tapi kang chi datang dan berkata kalau ini belum berakhir. Kang chi cs lalu datang melindungi jenderal, lengkap dengan bang col dan temannya yang bawa kayu. Jenderal bertanya ke yeo wol apa ia baik-baik saja, yeo wol mengiyakan dan minta maaf karena membuat jenderal khawatir.

Tae seo berkata kalau mulai sekarang mereka akan melindungi jenderal, jenderal menoleh ke tae seo juga gon. Didepan kang chi berkata ke gwan wong, apa ia ingat ucapannya beberapa hari lalu, saat kang chi merusak lantainya dengan sapu, ia akan kembali dan mengambil alih penginapan, dan inilah saatnya.

Semua orang fokus ke arah gwan wong, sementara pengawal seo menyalakan sumbu senapan dan siap menarik pelatuknya. Gwan wong tersenyum licik, dan berkata selamat tinggal choi kang chi. Semua orang langsung menoleh ke samping, dan tarrr suara senapan.

Yeo wol mundur, semua orang kebingungan tak percaya. Gon dan tae seo terperanjat kaget, yeo wol berbalik menoleh ke kang chi yang syok, dalam hati yeo wol memanggil kang chi begitu juga kang chi memanggil yeo wol.

NB: Prepare tissue for last episode T.T

No comments:

Post a Comment