Wednesday, June 26, 2013

Recap Sinopsis Gu Family Book Episode 22


Hujan turun dengan derasanya didepan perguruan kang chi jalan pulang dengan langkha gontai ia berhenti saat melihat yeo wol duduk jongkok menunggunya di bawah payung dan guyuran hujan. Yeo wol berdiri dan berbalik ia baru tahu kalau ada kang chi, keduanya saling menatap sesaat yeo wol melangkah maju mendekati kang chi dan memayunginya.
yeo wol bertanya kang chi sudah kembali, kang chi lalu memeluk yeo wol dan menjawab, yeo wol menepuk-nepuk pundak kang chi ia sendiri menangis ingat perkataan ayahnya.
Episode 22
Sudah saatnya bagi kang chi untuk mencari Gu family Book karena itu, dam meminta yeo wol merelakan kang chi pergi. Yeo wol bertanya bagaimana kalau kang chi berubah menjadi seperti wol ryung jika ia gagal. Ayahnya menjawab itu terserah kang chi, dna juga orang paling dekat dengan kang chi yaitu yeo wol karena itu jika berat untuk yeo wol maka dam sendiri yang akan bicara dengan kang chi.

Yeo wol menahan tangis ia meremas bajunya kuat-kuat, ia berkata tidak perlu karena ia sendiri yang akan bicara tapi tidak sekarang yeo wol butuh waktu setidaknya seminggu atau 3 hari.

Kembali ke tengah hujan, yeo wol berkata dalam hati kalau waktunya tingga 3 hari apakah ia mampu merelakan kang chi, yeo wol menangis begitu juga kang chi menangisi ibunya.
Pagi hari angin berhembus sepoi-sepoi dihalaman, dikamar kang chi tertidur mulai terbangun dan kaget ia berdiri melihat tangan yeo wol dan orangnya tertidur disampingnya. Kang chi menggenggam tangan yeo wol dan tidur menyamping menghadap yeo wol.

Kang chi memanggil yeo wol, ia bertanya kenapa yeo wol ada disini. Yeo wol masih memejamkan matanya dan menjawab karena kang chi menangis semalaman jadi ia tak bisa meninggalkan kang chi begitu saja. Kang chi melihati wajah yeo wol terus, yeo wol membuka matanya lalu bertanya bagaimana perasaan kang chi apakah sudah membaik, kang chi mengiyakan yeo wol kembali menutup matanya dan tidur.

Kang chi masih melihat yeo wol, ia lalu bertanya lagi tapi sekarang sudah pagi, tapi tak ada reaksi dari yeo wol. Kang chi menaikan tangannya dan mulai menghitung satu, dua, tiga yeo wol terperanjat kaget ia baru sadar, kang chi ikut bangun dan semakin menggoda yeo wol dengan berkata kalau malam pertama mereka lupa karena tertidur pulas, yeo wol agak manyun tapi ia senang karena kang chi sudah mau bercanda seperti itu lagi.

keudanya tersenyum, tapi senyum yeo wol memudar ia ingat waktu mereka tinggal 3 hari, kang chi heran ia bertanya kenapa yeo wol melihatnya begitu, yeo wol menggeleng.Kang chi bertanya apa ada yang dikhawairkan yeo wol, tapi yeo wol menyangkal ia lalu meminta kang chi menyebutkan 3 permintaan, kang chi heran kenapa tiba-tiba, yeo wol menjawab karena ia ingin membuat kang chi merasa baik.

Kang chi berfikir, lalu permintaan pertamanya nasi, nasi buatan yeo wol. Yeo wol agak berfikir, ia lalu bertanya permintaan kedua, tapi saat kang chi berfikir keduanya kaget mendengar suara gon memanggil kang chi, diluar gon sudah berdiri dideapn pintu ia mengulang memanggil kang chi tapi tak ada jawaban.

Gon membuka pintu ia melihat kang chi sudah berbaring dan masih tidur, gon tak jadi ia akan menutup pintu kembali tapi ia melihat didinding bersandar payung, ia melihat kearha kang chi lagi dan kelihatan marah ia membanting pintu.
Setelah gon menutup pintu, ternyata yeo wol bersembunyi dibalik selimut kang chi. Keduanya berbisik apa gon sudah pergi, lalu merasa aman yeo wol keluar tapi brak keduanya menganga, gon marah melihati keduanya, mereka akan menjelaskan tapi gon tak mau dnegar ia langsung menyerbu kang chi yeo wol segera berdiri dan mencoba melerai keduanya.

Gon memegangi baju kang chi sampai terlihat bahunya, yeo wol kebingungan menghentikan keduanya. Saat itu bibi yeo joo datang dan kaget meliahatnya ia sampai menutupi pandangannya, gon dan kang chi juga terdiam kaget takut bibi salah paham. 
Bibi bertanya apa yang gon lakukan, gon dan kang chi saling melihati posisi mereka, gon langsung melepaskan tangannya. Yeo wol mendekat, bibi yeo jo bertanya sedang apa yeo wol disini, yeo wol berfikir ia menjawab kalau ia disini untuk mencegah mereka melakukan hal yang seharusnya mereka tak lakukan, bibi bertanya hal apa yang seharusnya mereka tak lakukan. Yeo wol menjawab hal yang seharusnya benar2 mereka tak boleh lakukan,membuat kedua orang tadi memarahi yeo wol.


Bibi semakin pusing, ia lalu pergi dari sana. Kang chi menarik bajunya dan membetulkan dan tertawa. Gon bertanya kenapa yeo wol berkata seperti itu, bibi bisa salah paham. Yeo wol menjawab karena mereka berdua bertengkar, gon cemas bagaiamana kalau bibi memberitahu lainnya, yeo wol membenarkan karena salah paham itu menakutkan.

Jadi yeo wol meminta gon tak salah paham dengannya dan kang chi, gon masih tak bisa terima. Bibi yeo joo kembali lagi, ia meminta yeo wol segera pergi, yeo wol mengerti smabi tertawa ia pergi. Bibi sebelum pergi melihat kedua orang tadi dengan ekpresi tak percaya, walau gon menjawab dengan ekpresi sangkalan.

Gon langsung berdiri kedekat pintu, sedangkan kang chi duduk dan tertawa keras. Gon menoleh heran melihat kang chi tertawa, dia bertanya kang chi bisa tertawa disaat seperti itu. Kang chi masih tertawa dan menjawab ia bisa tertawa, kang chi bertanya ia masih bisa tertawa membuat gon hanya bisa menelan ludah.

Dalam hati kang chi ia berkata, “ini semua akan berlalu, berkat semua orang yang ada disisiku, aku bisa tersenyum lagi”. Gon seperti memahami, ia meminta kang chi melupakan hal yang sudah terjadi, merenungi sesuatu terlalu lama, bagi seorang pria adalah pemandangan yang tidak enak dilihat. Kang chi mengerti ia juga berterimakasih ke gon, gon menahan kesal lalu pergi.

Di pondok, so jung sedang mengeluarkan buku-bukunya untuk dijemur, tapi saat akan meletakan beberapa buku langkahnya terhenti dan menoleh ia kaget melihat wol ryung kembali ke tubuh normal. Ia bertannya apa itu wol ryung, dan wol ryung memastikannya. So jung meletakkan bukunya lalu berjalan mendekati wol ryung tak percaya.
Didekat wol ryung, so jung melihati temannya ia bertanya lagi apa itu temannya wol ryung, wol ryung menjawab iya itu dia wol ryung teman so jung. So jung tak percaya, ia lalu memeluk wol ryung terharu, begitu juga wol ryung.

Sampai di perguruan, kang chi keluar dengan senang menemui pertapa so jung, ia meminta pertapa masuk. Tapi so jung menolak dan mengatakan , sebenarnya ada seseorang yang ingin bertemu so jung tersenyum lalu menyingkir, dan dibelakangnya ada wol ryung.

Didalam kamar, yeo wol meminta bibi yeo jo mengajarinya memasaka nasi. Bibi heran untuk apa tiba-tiba, yeo wol menjelaskan kalau ia tidak senang hanya belajar menjahit ia juga ingin belajar memasak, bibi yeo joo hanya bisa manyun.

Kembali ke halaman, tinggal kang chi dan ayahnya berdiri berhadapan. Kang chi bertanya apa ini wujud asli ayahnya, wol ryung mengangguk. lalu kang chi bertanya ibunya, wol ryung sedih menjawab kalau keinginan seo hwa sekarang hanya ingin bersamanya, wol ryung berkata kalau kini mereka takkan terpisah lagi. 

Kang chi lalau bertanya, tentang ibunya yang mengkhianati wol ryung. Wol ryung menjawab, mungkin karena wol ryung yang mengacaukan kepercayaan mereka dahulu, rasa takut mungkin seo hwa mengkhianatinya, mungkin membuatnya berubah menjadi iblis, bukan salah siapa-siapa dirinya berubah menjadi iblis, tapi salah dirinya sendiri. ketakutan itulah yang membuat dirinya berubah.

Kang chi bertanya lagi, ia ingin membenci seseorang, tetapi siapa yang harus ia benci. Wol ryung menjawab, kalau sebaiknya tak perlu membenci atau membalas dendam pada siapapun. Perasaan seperti itu bertentangan dengan hukum alam. Percayalah pada karma, banyak orang yang mendapatkan yang sepantasnya mereka dapat saat mereka menjalani hidup mereka.

Kang chi menjawab kalau perkataan ayahnya seperti makhluk mitos yang benar, wol ryung tersenyum mendnegarnya. Wol ryung lalu bertanya, apa kang chi ingin menjadi manusia?. Kang chi mengangguk, wol ryung lalu menasehati kalau kang chi tak boleh takut dengan pilihannya, saat kang chi kalah dengan ketakutanmu kau akan kehilangan semuanya.
Kebalikan dari kepercayaan adalah ketakutan, keduanya saling mengangguk mengerti. Lalu wol ryung jalan mendekat ke kang chi dan mengulurkan tangan ke pundak kang chi. kang chi melihat pundaknya sesaat lalu menatap ayahnya. Wol ryung melepaskan pegangannya, lalu berbalik akan jalan pergi.

Kang chi masih bertanya, apa ini akhir dari semuanya. Wol ryung berhenti dan menjawab mungkin, kang chi mengerti, kang chi menambahkan kalau terkadang, sambil melihat ayahnya, kalau terkadang kang chi akan merindukan ayahnya, kata kang chi matanya mulai berkaca-kaca. Wol ryung berbalik menatap kang chi sebentar, lalu benar-benar melangkah pergi, kang chi melihati kepergian ayahnya. So jung datang dari belakang ia menepuk pundak kang chi, dalam hati kang chi ia berkata lagi-lagi pergi seperti pertemuan lainnya berakhir seperti ini.
Seo hwa sudah berbaring dengan tenang di atas batu yang disekelilingnya dipenuhi tumbuhan dan bunga-bunga, disampingnya wol ryung duduk menatap seo hwa, ia lalu meraih tangan seo hwa dan menggenggamnya. Wol ryung lalu berbaring disamping seo hwa sambil menggenggam erat tangan seo hwa, ia ikut menemani seo hwa tidur panjang ia lalu menutup matanya. Bola-bola biru menemani keduanya, diluar pohon-pohon menutup pintu gua. (Goodbye Seo hwa & Wol ryung)

Di perguruan, gwan wong duduk termenung, pengawal seo memanggilnya tapi tak dijawan akhirnya pengawal seo masuk. Ia melampor kalau jae ryung datang membawa penyusup, lalu jae ryung masuk dengan pengawal yang ternyata membawa tae seo.
Jae ryung melapor, kalau tae seo memata-matainya dan juga pedagang goonbon, untuk menyelidikinya maka jae ryung menyerahkannya ke gwan wong. 

Kang chi sudah sampai ke pondok so jung, ia bertanya tentang buku keluarga gu. Karena kang chi akan mencarinya, so jung bertanya apa kang chi pernah ingat perkataan so jung dulu, kang chi harus bisa mengendalikan kekuatannya dulu untuk mencari buku tersebut. Kang chi lalu melepaskan gelangnya dan memejamkan matanya, so jung melihatinya, lalu kang chi membuka satu mata dan matanya lain tak berubah so jung terkejut melihatnya, kang chi tertawa melihat ekpresi so jung.
So jung bertanya bagaimana bisa kang chi melakukannya, kang chi bertanya apanya bagaimana, dia bisa mengendalikan kekuatannya sendiri. So jung masih heran, bagaimana secepat itu. Kang chi mengatakan kalau ia sudah bilang kalau kang chi bisa melakukannya. 

Lalu kang chi menagih janji so jung untuk mengajarinya mencari buku keluarga gu. Lalu keduanya masuk kedalam, so jung meletakan buku cara menemukan buku keluarga gu. Kang chi senyum senang, dan akan membuka buku itu, tapi so jung menahannya.

Dan meminta kang chi memikirkan lagi, apa benar kang chi ingin menjadi manusia. Kang chi menjawab kalau ia sudah ebrfikir ribuan kali, dan ia harus menjadi manusia kang chi akan membukanya lagi tapi masih ditahan so jung. So jung berkata lagi, apa kang chi tahu mengenai kehidupan makhluk mitos, setelah hidup menjadi makhluk mitos selama ini, belum terlambat bagi kang chi untuk memutuskan hidup sebagai apa.

Kang chi yakin menjawab kalau ia ingin hidup sampai tua dengan yeo wol, so jung tersenyum pasrah kang chi juga tersenyum lalu mengambil buku dan membukanya. So jung menjelaskan, kalau itu membutuhkan waktu 100 hari, selama 100 hari tidak boleh membunuh makhluk hidup apapun, kang chi menjawab ia yakin bisa melakukannya masih membuka-buka buku.

Jika ada manusia yang membutuhkan pertolongan, kang chi tak bisa menolaknya. Kang chi menjawab kalau ia yakin bisa melakukannya, ketiga kang chi tak boleh menunjukan wujud makhluk mitosnya kepada manusia. Kang chi berhenti membaca buku itu, ia bertanya apa semua peraturan itu dilakukan selama 100 hari, so jung menjelaskan kalau itu berarti kang chi tka boleh menunjukan ke semua ornag kalau kang chi itu makhluk mitos.

Kang chi bertanya bagaimana dengan orang-orang yang tahu selama ini. So jung menjawab kalau kang chi harus pergi dari mereka, kang chi bertanya lagi kalau ia berhasil selama 100 hari itu, setelah itu apa ia boleh kembali. Tapi so jung menjawab kalau tak seorangpun pernah berhasil melakukanya, seperti ayah kang chi wol ryung.

Kang chi menjawab kalau ia tahu itu, so jung mengingatkan lagi kalau kang chi melanggar satu dari peraturan itu, kang chi menjawab kalau ia akan menjadi iblis 1000 tahun. So jung bertanya lagi apa kang chi masih ingin mencari buku keluarga gu. Kang chi menjawab, kalau ia sudha mengatakan kalau impiannya hidup sampai tua bersama yeo wol.

Dunia yang kang chi tinggali sendirian tanpa yeo wol, kang chi tak mau memikirkannya. So jung lalu berkata kalau kang chi benar-benar tak tahu apa-apa, kang chi bertanya apa maksudnya. Lalu ingat saat ramalan so jung untuk yeo wol, so jung sudah memeringatkan yeo wol untuk menghindarinya. Saat itu yeo wol bertanya, bagaimana jika ia tak bisa menghindari nasib itu lalu apa yang akan terjadi, so jung menjawab kalau salah satu dari mereka akan mati.

Kang chi tak percaya mendengarnya, ia bertanya apa maksudnya. So jung menjelaskan maksudnya mungkin salah satu dari kang chi dan yeo wol akan mati, kang chi meletakkan buku itu lagi dengan lemas.
Didapur, pyarr botol obat milik guru gong dal jatuh saat dipegang yeo wol, bibi frustasi melihat benda-benda yang dipegang yeo wol selalu pecah. (kayak hikari di Special A *iuhh). Guru gong dal masuk membuat yeo wol dan bibi ketakutan, sung masuk dna kaget melihat dapur berantakan.

Guru gong dal bertanya, apa yang sedang yeo wol dan bibi yeo joo lakukan. Bibi yeo jo menjawab dengan tersenyum kalau mereka sedang belajar, yeo wol membenarkan kalau mereka sedang belajar tentang makanan. Guru gong dal mengangguk-angguk sambil mengamati setiap sudut benda yang berserakan didapurnya, yeo wol perlahan menendang tempat obat guru yang pecah tadi ke arah bibi, dna bibi kompak menendang kebelakang untuk menyembunyikan dari pandangan guru gong dal. *wkk

Kembali ke kang chi, ia bertanya salah satu dari mereka akan mati. So jung membenarkan, dan dalam tubuh kang chi ada darah makhluk mitos, jika salah satu dari mereka mati, maka siapa yang akan mati, tanya so jung ke kang chi.
Kang chi menggeleng dan menjawab tak mungkin, so jung meminta kang chi mempercayainya karena perkataanya tak pernah salah (kalau aku jadi kang chi aku jawab ga mau, aku percaya sama Tuhan *wkk, kalau didunia ini harus mempercayai seseorang maka yang akan aku percayai diriku sendiri *hehee gak penting)  kembali ke kang chi ia menajwab kalau ia tak peduli yang dikatakan so jung, meskipun terjadi sesuatu pada yeo wol, kang chi akan menyelamatkannya.

Karena kang chi pernah melakukan sebelumnya, so jung memberitahu kang chi apa ia tidak tahu kalau kang chi hanya bisa menyelamatkan setiap orang sekali dengan darah makhluk mitos pada tubuh kang chi. Kang chi bertanya hanya satu kali, so jung menjelaskan itu artinya setelah kang chi menyelamatkan seseornag dengan darah, kang chi tak bisa melakukannya lagi.

Kang chi terdiam, so jung meminta kang chi menyerah tentang yeo wol dan meninggalkannya pinta so jung. Kang chi bertanya lagi, bagaimana jika ia berubah menjadi manusia, apa takdirnya juga berubah. So jung menjawab kalau ini bukan takdir kang chi, tapi takdir yeo wol. Kang chi benar-benar syok, so jung menambahkan ornag yang bertemu kang chi dibawah pohon persik tepat saat bulan sabit sangat bertentangan dengan yeo wol.

Pohon persik saat bulan sabit, kang chi ingat pertama kali mereka bertemu saat kang chi dikejar-kejar ia ditarik yeo wol lari ke hutan dan ia jatuh tertidur kepundak yeo wol dan saat itu mereka berada dibwah pohon persik bulan sabit. Kang chi ingat itu dan sadar kalau itu yeo wol, ia tak percaya dengan semua ini.

So jung berkata lagi, menemukan buku keluarga gu itu terserah kang chi, tapi takdir yeo wol tak bisa diubah sesuai keinginan kang chi. Di halaman perguruan yeo wol sudah pakai hanbok mondar-mandir menunggu kang chi, kang chi berjalan pulang tapi sampai anak tangga ia berhenti dan tak jadi masuk.

Kang chi akhirnya memilih duduk dianak tangga itu dan melamun, sementara yeo wol masih mondar-mandir dan melihat siapa tahu kang chi datang. Kang chi masih duduk melamun, akhirnya yeo wol keluar dan melihat kang chi ia bertanya apa yang sedang kang chi lakukan, kang chi tka bernai menoleh dan menjawab tak ada.

Yeo wol duduk menjejeri kang chi dan menatap kang chi yang tak mau melihatnya, yeo wol menebak apa terjadi sesuatu, sesuatu yang salah yeo wol bertanya apa yang terjadi. Kang chi menoleh dan dalam hatinya berkata,"kau dan aku, salah satu dari kita akan mati, mungkin saja, pada akhirnya kita akan mati". Yeo wol semakin penasaran, sebenarnya ada apa, kang chi malah balik bertanya lalu yeo wol sendiri sedang apa. Yeo wol tersenyum dan menjawab kalau ia sedang menunggu kang chi, kang chi bertanya untuk apa. yeo wol tersenyum lebar menjawab permintaan pertama kang chi.
Lalu keduanya kedapur, dimeja sudah tersedia makanan dan ditutupi kain. Keduanya duduk berhadapan, yeo wol menyombongkan ciri meminta kang chi mempersiapkan diri melihat nasi, masakan pertama dam yeo wol. Yeo wol membuka dan berkata kejutan, tapi ekpresi kang chi bingung hanya melihat semangkuk nasi dna kimchi. Yeo wol masih kesenangan dan berkata itu masakannya sendiri, yeo wol mengambil mangkuk nasi dan menunjukan ke akng chi kalau itu terlihat lezat dan meminta kang chi segera makan.

Kang chi bertanya apa yeo wol hanya memasak nasi, yeo wol mengelak apa maksudnya hanya nasi, kang chi tak tahu berapa lama yeo wol memasaknya, kang chi tersenyum dan bertanya apa boleh ia mencobanya. Yeo wol mengangguk tersenyum, kang chi lalu mengambil sendok, dan menyendok nasi itu dan memasukan ke mulutnya. Dan ketika mengunyah ada seperti suara batu, yeo wol bertanya ada apa. 
Tapi kang chi menutupinya, ia tak mendengar apa-apa sambil terus mengunyah nasi. Yeo wol cemas dan merasa ada batunya, ia mengulurkan tangan dan meminta kang chi mengeluarkannya. Tapi kang chi malah menelan semuanya, yeo wol protes mengapa kang chi menelannya. Kang chi tersenyum menjawab karena yeo wol yang membuatnya jadi batunya terasa enak.

Keduanya lalu tersenyum, dalam hati yeo wol berkata waktu mereka bersama tinggal 3 mulai hari ini. Sedangkan kang chi dalam hatinya berkata, kau dan aku salah satu dari kita akan mati. Mereka saling bertanya dalam hati, yeo wol: menurutmu aku bisa merelakanmu pergi, kang chi: Aku, apa yang harus aku lakukan, yeo wol?

Yeo wol berkaca-kaca menahan tangis, ia lalu bertanya apa permintaan kedua kang chi. Kang chi berfikir tentang permintaan keduanya, tapi sung datang dan berkata kalau ada tamu dari penginapan. Ternyata ok man yang terburu-buru masuk, kang chi berdiri heran.
 Tae seo berhadapan dengan gwan wong yang menanyainya, siapa yang memerintahkan tae seo, apa Jenderal atau dam pyung jon. Tae seo menjawab,kalau ia bolak-balik untuk mendapatkan informasi dari mereka berdua. Gwan wong bertanya, maksud tae seo sudah bekerja sebagai mata-mata ganda di 2 partai. Tae seo menjawab bukankah menguntungkan bekerja untuk 2 partai.

Gwan wong tak tahu apa yang dipikirkan tae seo, ia bertanya apa tujuan sebenarnya tae seo. tae seo menjawab jika gwan wong ingin tahu, maka ia harus membuat kesepakatan dengannya. Gwan wong heran, ia bertanya apa tae seo tak sadar dengan keadaanya sekarang, dengan sekali perintah saja ia bisa memenggal tae seo.

Tae seo malah menantang kenapa gwan wong tak melakukannya, saat gwan wong melakukan itu nasib gwan wong juga berakhir kata tae seo. Dari yang tae seo tahu gwan wong akan segera mati karena pedang milik jenderal Lee soon shin. Gwan wong terpojok, ia bertanya apa mau tae seo, tae soe menjawab membuat kesepakatan dengannya atau gwan wong ingin mati ditangan jenderal.

Dam pyung jon keluar diikuti gon, diluar kang chi dan yeo wol menunggu. Kang chi bertanya dari berita ok man dari penginapan kalau tae seo sedang dalam masalah. Itulah sebabnya dam akan pergi ke markasa angkatan laut jawab dam pyung jon, kang chi minta ijin untuk ikut. Dam bertanya apa kang chi sudah mengesampingkan perasaanya, kang chi mantab menjawab ya. Dam menoleh ka yeo wol yang mengangguk, akhirnya kang chi diijinkan ikut.

Keempatnya pergi meninggalkan perguruan, dari jauh sung,guru gong dal dan ok man melihatnya dengan cemas. Jenderal sudah menyambut mereka, dam bertanya ada masalah apa. Jenderal menjelaskan kalau peta disini dicuri, dam bertanya apa ini ulah pedagang goonbon, jenderal menjawab sekarang memang begitu.

Saat wol ryung ke desa, mereka memanfaatkan situasi kacau itu dan pergi ke markas angkatan laut. Flashback: beberapa ninja menyernag penjaga markas, lalu jae ryung dan kaghesima sudah berada diruangan dengan peta dimeja. Jae ryung senang dan berkata kalau taka da yang lebih terhormat dari tuan  toyotomi mereka.

Kagehsima bertanya, saat ia mengambil peta ia melihat kapal aneh, jae ryung berfikir. Kageshima meneruskan bentuk kapal yang belum ia lihat sebelumnya, apa jae ryung tahu. Jae ryung mengeluarkan sketsa kapal dna menunjukan ke kagesima untuk memastikan.  Kagesima heran bagaimana jae ryung tahu, jae ryung menjelaskan, kalau ia dengar lee soon shin sedang membuatnya tapi ia mengira mereka tak bisa membuatnya walau hanya satu. Jae ryung memastikan apa kagesima benar melihatnya, kageshima meyakinkan.

Miniatur kapal itu juga sedang diperlihatkan jenderal dengan keempat orang tadi diruangan rahasia markas. Jenderal menjelaskan kalau itu kapal kura-kura, kang chi heran ia melihat kapal itu dan bertanya apa mereka bisa membuat kapal seperti itu, dna mungkin mereka perlu pengujian lagi. Jenderal menjawab kalau pertengahan bulan ini kapal dengan ukuran 20 x lebih besar selesai dibuat.
wow kata kang chi, dan benar-benar menganggumi kapal itu. jenderal menambahkan untungnya cetak biru dari kapal itu disembunyikan didalam ruangan rahasia jadi masih aman. Dam bertanya bukankah sudah tak ada gunanya lagi jika peta berhasil mereka dapatkan kembali.

Jenderal mundur, dan membuka penutup lalu terpampang peta, semua kaget. Jenderal menjelaskan kalau peta yang dicuri itu peta palsu, kang chi terlihat lega. Jenderal meneruskan mengenai posisi markas angkatan laut di propinsi selatan, mereka tak bisa melakukan pengintaian dengan seksama. juga, mengenai jalur air dan pesisir pantai mereka tak bisa mendapatkan informasi terpercaya.
lalu kang chi bertanya, apa yang harus dilakukan tae seo sekarang. Kang chi bertanya apa ia harus membebaskannya, jenderal tinggal memerintahkannya saja, yeo wol menoleh, jenderal berjalan mendekat.

Di penginapan, gwan wong duduk sambil memainkan kacang kenari. Ia berhenti dan sepertinya telah mengambil keputusan, diruangannya tae seo sedang membaca buku. Gwan wong masuk dan langsung bertanya tentang kesepakatan, apa mau tae seo.

Tae seo berdiri, ia lalu menjawab kalau ia ingin mengambil alih penginapan, setelah pembalas dendam kematian ayahnya yang tak adil dan mengambil penginapan, dan kembalikan adiknya, maka gwan wong akan selamat.

Gwan wong menjawab jika tae seo memberi informasi palsu atau itu tidak penting maka ia akan memenggal kepala tae seo ancam gwan wong. Tae seo langsung berbicara, kalau jenderal lee punya daftar nama yang diberikan Ja hong myeong, gwan wong kaget, 11 pejabat pemerintah yang bergabung dengan gwan wong setelah disuap dengan uang dari gonnbon, ada ditangan Lee soon shin.
Cepat atau lambat jenderal akan memanggil dan menyelidiki mereka, jika salah satu ada yang menyebut nama gwan wong, tae soe bertanya menurutnya apa yang akan terjadi. Gwan wong geram, tae seo tersenyum menang.

Gwan wong mendekat dan bertanya apa tae seo bisa memecahkan masalah itu. Tapi tae seo, pertama meminta gwan wong menyerahkan surat pernyataan dulu kalau ia akan menyerahkan penginapan, gwan wong terdiam marah. tae soe mendesak waktunya tak banyak jadi lebih cepat bergerak.

Gwan wong menjawab, kalau ia akan memberi tae seo jabatan pemimpin penginapan, setelah situasi tenang maka ia akan membebaskan chung jo, itu janji gwan wong. Ia juga meminta tae seo memilih mata bersama orang lain atau mendapatkan penginapan beserta adiknya.

Tae seo tersenyum dan menjawab, bunuh semuanya. gwan wong heran, tae seo melanjutkan perkataanya, sebelum jenderal lee bergerak bunuh semua orang yang terlibat karena hanya itu satu-satunya cara saat ini.

Di markas, jenderal memberikan daftar nama-nama dari ja hong myung ke dam pyung jon. Jenderal menugaskan petugas kim pergi dengan jeong moo membawa nama dalam daftar untuk diperiksa ke markas angkatan laut.

Dan untuk dam pyung jon, jenderal memberi tugas untuk mengawasi pergerakan orang-orang jepang itu dan juga jo gwan wong. Dan untuk ketiga orang lainnya, gon, yeo wol kang chi. mereka punya tugas terpisah dari jenderal.

Petugas kim dengan beberapa pengaal masuk mendobrak pintu rumah tapi mereka terkejut melihat pemiliknya sudah terkapar tak bernyawa begitu juga dengan petugas jeong moo. Mereka melapor orang-orang tadi yang telah ditemukan tewas, jenderal mencoret setiap nama yang ditemukan dibunuh tadi.
Seorang pejabat sedang naik tandu cepat-cepat tapi mereka dihadang dna dibunuh, begitu juga seornag pejabat dirumahnya ia dibunuh dengan pedang. Siapa lagi pelakunya kalau bukan pengawal seo, ia melapor hasil kerjanya ke gwan wong.

Pembunuhan terus berlanjut, jenderal terus mencoret daftar nama dikertasnya. Jae ryung dan kagesima pergi menemui gwan wong dihalaman penginapan. Ia bertanya apa maksud semua ini, kenapa gwan wong membunuh orang-orang yang berpihak pada mereka.

gwan wong menjawab, karena mereka tak bisa membunuh ja hong myung, jae ryung tak mengerti. Gwan wong memperjelas kalau yoon seo hwa menyerahkan semua daftar nama itu ketangan jenderal lee soon shin. Jika terjadi sesuatu gwan wong bisa mati, dan mungkin juga jae ryung sebelum kembali ke jepang ia sudah mati.

Jae ryung menghela nafas kesal, gwan wong berkata kalau hubungan bisa dibangun kembali tapi selamatkan dulu nyawa mereka. Pengwala seo datang melapor kalau ketiga hakim tersisa datang ingin menemui gwan wong, jika tidak bisa mereka akan pergi menemui jenderal, jadi pengawal seo menyuruh mereka pergi ke chunhwagwan.

gwan wong memerintahkan menyiapkan pengawal, ia lalu berlalu melewati jae ryung. Di markas petugas datang melapor, kalau ada pesan dari chunhwagwan. tiga orang tersisa  sekarang ada di chunhwagwan. Jenderal memerintahkan membawa 10 tentara berbakat dan bawa mereka kesana, sedangkan dia sendiri juga akan kesana.

Gwan wong keluar dari penginapan dengan pengawal seo dan beberapa pengawal, dari jauh kang chi, yeo wol dan gon mengawasi. Kang chi memberitahu untuk cepat sampai ke paviliun jalan tercepat adalal lewat gerbang barat dekat kantor, yeo wol menjawab kalau lewat sana ia tahu, ia yang akan pergi. tapi yeo wol ditahan kang chi, dan berkata kalau ia dan gon yang akan masuk.
Yeo wol tak terima, lalu kang chi mengatakan tentang permintaan keduanya, yaitu meminta yeo wol menunggu disini. yeo wol tak bisa, ia tak mau kang chi menggunakan permintaan itu seperti ini. Kang chi kukuh dna bilang janji tetap janji, ia meminta yeo wol menunggu sampai ia dan gon menyelesaikan tugas. Kang chi lalu bertanya ke gon mereka berdua saja cukup kan, gon menjawab tak ada alasan tidak berhasil, kang chi lalu pamit pergi diikuti gon.

Di chunhwagwan, ketua chun mondar-mandir dikamarnya, kepala pelayan masuk, ketua chun bertanya bagaimana, kepala menjawab kalau chung jo baru saja masuk kekamar tamu. Dikamar tamu, tiga orang tadi sedang bebricara ditemani beberapa gisaeng.

Mereka cemas tentang nasib mereka, apalagi gwan wong tidak muncul-muncul mereka saling bertanya apa mereka berada dipihak yang salah selama ini. Saat itu chung jo masuk, wol san bertanya apa yang ia lakukan, chung jo tersenyum manis dan menyapa mereka dan memperkenalkan diri, dia datang karena ketua chun menkhawatirkan mereka, jadi ia menyuruh chung jo datang untuk menghibur.

Chung jo bertanya apa yang harus ia lakukan apa ia harus bermain gayageum atau geumungo. Tapi seorang dari belakang menjawab tidak perlu, itu gwan wong datang dengan pengawalnya. Semua orang langsung berdiri, ketiga orang tadi kesenangan karena sudah lama menunggu.

Gwan wong memerintahkan wolsan mengajak gisaeng lain keluar, yang diiyakan wol san lalu mereka keluar, tinggal chung jo yang masih berdiri disana. Gwan wong bertanya kenapa chung jo masih disini, chung jo menjawab kalau setidaknya harus ada seornag untuk menuangkan minuman, gwan wong menjawab sejak kapan chung jo menuangkan minum dengan mudah.

Chung jo bertanya kenapa gwan wong bicara seperti itu, gwan wong senyum sinis bekrata kalau waktu dulu ia berkata ia menjadi milik chung jo jika chung jo menjadi miliknya, itu artinya ia takkan melepas chung jo jika chung jo tak mengkhianatinya, chung jo mengerti ia akhirnya keluar.

Sampai diluar, chung jo menggeleng ke kepala pelayan yang mengangguk. kepala pelayan lalu lari ke suatu tempat dan berhenti, ia lalu menggeleng ke arah ketua chun yang sudah menunggu dengan cemas, ia menoleh keluar penuh harap.

Dikamar tamu, ketiga hakim tadi bertanya ada apa, dalam satu hari saja semua orang dibunuh, kini tinggal mereka bertiga. Seorang bertanya apa ini rencana jenderal lee soon shin, gwan wong menjawab dengan tenang, bukan jika lee soon shin ia takkan membunuh siapapun. Lee soon shin akan menangkap dan menyelidikinya dan membuat mereka menyebut namanya, ketiga hakim tadi heran.

Gwan wong berkata lagi, walau kedengarannya tak mungkin, dia tak punya pilihan lain. Seorang mulai ketakutan dan menebak apa gwan wong yang,.. belum selesai bicara dari belakang seorang memakai baju ninja datang menusuk mereka semua. Gwan wong berkata, agar selamat seseorang harus tahu cara menyingkirkan semua gangguan.

gwan wong keluar, pengawal seo melapor dengan kematian mereka, semua 11 orang itu sudah selesai gwan wong menjawab kalau pengawal seo melakukannya dengan baik. Langkah mereka terhenti, saat pintu chunhwagwan dibuka dan masuklah jenderal dengan beberapa pengawal, keduanya berhadapan, dari jauh ketua chun chung jo dan kepala pengawal melihati mereka.

Gwan wong bertanya, untuk apa seorang jenderal datang ke rumah gisaeng. jenderal menjawab, kalau ia menerima laporan mengenai pengkhianat yang menjual negara ke jepang, jadi jenderal datang untuk menangkapnya. Gwan wong menjawab kalau jenderal sudah kerja keras hari ini, dari dalam seorang gisaeng keluar dan berteriak, semua orang kaget, jenderal memerintahkan anak buahnya untuk mengecek.

Sesaat, petugas yang mengecek melapor kalau sisanya sudah mati. Gwan wong berkata, sepertinya terjadi sesuatu dengan pengkhianat yang jenderal kejar. keduanya saling menatap, jenderal tersenyum ia lalu bertanya ke petuagas jeong woo apa ini artinya 11 pengkhianat itu sudah mati, yang dibenarkan petugas.

Lalu jenderal bertanya ke gwan wong tentang strategi dua harimau, biarkan 2 harimau ini bertarung satu sama lain, sehingga aku mendapatkan apa yang aku inginkan tanpa melukai jari-jariku. Kata jenderal membuat gwan wong terdiam, jenderal berkata lagi kalau ia sangat senang ke 11 orang itu mati, tanpa ahrus menginterograsinya, gwan wong geram ia kaget saat melihat tae seo muncul di pintu.
Tae seo datang dengan wajah puas, jenderal bertanya kenapa gwan wong seperti ini, apa ia terlibat dalam kasus juga. Gwan wong marah, ia bertanya apa maksudnya, apa jenderal berusaha menuduhnya sebagai pengkhianat. Jenderal menjawab mungkin, ia sedang berfikir apa yang akan ia lakukan padanya. gwan wong marah, jika jenderal bermain-main dengannya maka ia harus bersiap, jenderal menjawab mungkin benar ia harus mempersiapkannya.

gwan wong marah, lalu berlalu begitu saja melewati jenderal,  ketua chun, kepala pelayan, dan chung jo tersenyum lega melihatnya. Gwan wong berpapasan dengan tae seo yang tersenyum puas padanya, gwan wong lalu pergi. jenderal berbalik melihat ke tae seo dan memujinya, tae seo menunduk memberi hormat.

Kang chi dan gon mengendap-endap masuk ke penginapan dan mereka melihat ke paviliun para pedagang jepang yang dijaga para ninja. Saat suasana sepi, keduanya lalu maju, tapi tengah halaman ada suara, keduanya saling menoleh dan menghindar dari senjata ninja.

Lalu para ninja muncul mengarahkan pedang kemereka, kageshima yang didalam sepertinya merasakan kehadiran mereka. Yeo wol diluar penginapan mondar-mandir dengan cemas menunggu keduanya, dari belakang muncul seorang ninja, yeo wol tahu dan berhasil menangkisnya lalu keduanya berkelahi dengan pedang tapi ninja itu berhasil melukai pinggang yeo wol.

Yeo wol memilih lari dan ninja itu mengejar yeo wol. Didalam kedua orang tadi juga sedang bertarung menghadapi para ninja, kang chi melepas gelangnya. Sementara yeo wol terus berlari, kang chi berteriak dna mulai bertarung begitu juga gon, kang chi melihat gon akan diserang dari belakang ia lalu melumpuhkan ninja tersebut. Yeo wol smapai ketempat dua orang tadi, dia lalu ikut bergabung melawan para ninja.

Yeo wol melihat kang chi, ia lalu berusaha menyingkirkan para ninja dan maju mendekati kang chi, tapi kang chi merasa ada orang mendekatinya ia langsung mencakarnya. Yeo wol kaget ia menjatuhkan pedangnya, gon menoleh, kang chi mengatur nafas dan mulai tersadar apa yang ia lakukan. Yeo wol menahan lengannya yng terluka, ia juga tak percaya dengan yang terjadi,
yeo wol menangis menahan sakit dilengannya, kang chi syok ia melihat luka dilengan yeo wol. Kang chi mematung dan menangis, gon melawan ninja dibelakang yeo wol, yeo wol jatuh dan ditangkap gon, ninja akan menyerah tapi kageshima datang dna meminta mereka berhenti.

Gon bertanya apa orang itu kageshima, kagesima membenarkan, gon mengeluarkan kertas pesan dari jenderal dari bajunya. Seorang ninja mengambil dan memberikan ke kageshima yang langsung dibuka dan dibaca.

Kang chi berjalan terhuyung mendekati yeo wol, ia bertanya apa yeo wol baik-baik saja. Kang chi menyobek lengan baju yeo wol untuk melihat lukanya, kang chi menoleh kanan kiri ia melihat batu lalu mengambilnya dan melukai telapak tangannya.

Ia mengucurkan darahnya ke luka yeo wol, lalu terngiang perkataan so jung kalau kang chi hanya bisa sekali menyelamatkan nyawa seseorang dengan darahnya. Kang chi memohon agar berhasil tapi tak ada perubahan, kang chi melihat telapak tangannya, ia lalu melukai telapak tangannya lagi dan mengucurkan darahnya, tetap sama saja tak ada perubahan.
Kang chi frustasi, ia akan melukai tangannya lagi tapi gon menahan kang chi melakukannya.  Gon meminta kang chi berhenti, kang chi menangis ia lalu melihat yeo wol yang memanggilnya juga menangis.

Sampai perguruan lengan yeo wol segera diobati guru gong dal, disana ada bibi yeo joo yang cemas juga gon duduk terdiam didekat pintu. Dam pyung jon masuk dengan cemas, lalu segera duduk didepan yeo wol, dia bertanya apa yang terjadi.

Yeo wol tersenyum dan menjawab kalau ia baik-baik saja hanya luka kecil. Dam bertanya lagi, dia dengar yeo wol terluka karena kang chi, yeo wol mengelaknya, dan menjelaskan kalau kang chi bertarung, dan ia juga sudah memerintahkannya untuk tidak ikut karena mungkin ia akan terluka, tapi yeo wol tak mau mendengarnya dan malah masuk dan akhirnya ia terluka.

Guru gong dal menenangkan dam kalau luka yeo wol akan cepat sembuh, gon lalu keluar. Diluar kang chi termenung sambil melihat telapak tangannya, gon datang dengan wajah sedih, kang chi menunduk matanya berkaca-kaca.

Di penginapan, kamarnya gwan wong terlihat barang-barang berserakan, gwan wong duduk dengan raut kesal ia teringat percakapannya dengan jenderal. Pengawal seo masuk, dan melapor kalau jae ryung datang, jae ryung masuk dan melihat suasana kamar, ia tetap melangkah masuk duduk didepan gwan wong menanyakan apa yang terjadi.

Gwan wong minta jae ryung memberikan 10 ninja berbakat, jae ryung bertanya untuk apa. Lee soon shin, mereka harus membunuhnya kata gwan wong membuat jae ryung kaget. Sedangkan jenderal sedang dimarkasnya melihat sesuatu gambar dimejanya.

Yeo wol sudah membaik, ia pergi kekamar kang chi tapi tak ada orangnya disana. yeo wol mengendap didapur, disana ada sung yang kaget ia bertanya apa yeo wol boleh keluar karena ia dengar yeo wol terluka. Yeo wol menjawab tidak apa-apa, ia lalu bertanya dimana kang chi.

Ternyata kang chi duduk dianak tangga depan perguruan (aku baru sadar ini depan bukan belakang *hihii) ia sedang duduk termenung. yeo wol datang dan menepuk pundak kang chi, kang chi hanya menoleh sebentar, yeo wol tahu kalau kang chi akan seperti ini, ia lalu duduk berjongkok disamping kang chi.

Yeo wol berkata, kalau ia tahu kalau kang chi akan duduk termenung seperti ini, kang chi menoleh melihat luka yeo wol, ia bertanya bagaiaman lengan yeo wol. yeo wol menjawab kalau sudah tidak sakit, guru gong dal mengobatinya dengan obat bagus, yeo wol meminum ramuannya, pendarahannya berhenti dan dia sadar, cerita yeo wol. Yeo wol meminta kang chi tak khawatir ia tersenyum, tapi kang chi terdiam saja ia lalu memalingkan muka dan mengajak masuk.

Kang chi berdiri berjalan pergi, yeo wol menahannya kenapa kang chi seperti ini. Yeo wol berkata kalau itu bukan salah kang chi, karena tak sengaja melakukannya. Kang chi menjawab kalau ia tak berfikiran waras, ia juga tak sadar saat ia bertarung dan setelah mencium bau darah.

Yeo wol sedih mendengarnya, kang chi menambahkan mungkin akan lebih parah daripada luka ditangan. Bahkan mungkin kang chi bisa membunuh yeo wol, yeo wol menebak apa kang chi sudah mendengarnya. Kang chi menjawab orang yang bertemu dengannya dibawah pohon persik tepat saat bulan sabit dalam bahaya, dan itu karena kang chi.

Kang chi marah, setelah tahu, kenapa yeo wol datang menemuinya. Yeo wol menjawab kalau itu nasib kecil, yang tak pernah ia takuti. Kang chi berkaca-kaca dan berkata kalau yeo wol bisa mati, yeo wol menjawab hanya karena nasib konyol yang tak mereka ketahui, yeo wol tak ingin kehilangan kang chi.

Kang chi terdiam, ia ingat perkataan ayahnya. Saat kau kalah dengan ketakutanmu, kau akan kehilangan semuanya. tapi kang chi takut jawab kang chi dalam hatinya, yeo wol bisa mati. keduanya berkaca-kaca, kang chi menangis sambil berkata kalau nasib mereka berakhir disini.

Yeo wol tak mengerti ia bertanya apa maksudnya, kang chi menjawab kalau itu permintaan terakhirnya, ia minta mereka mengakhiri semuanya, yeo wol menangis mendengarnya.
 Cr: pict dramabeans
Selanjutnya: Gu Family Book Episode 23

♥Akhirnya selesai nulis,walau panas badanku belum turun2, tapi tetap dipaksain nulis. Karena dah selesai nie drama, nyesek juga akhirnya dah sad ending pake digantung pula *hadeuh ketuk pake palu nih SW ma PD nya.

No comments:

Post a Comment