Tuesday, June 18, 2013

Recap Sinopsis Gu Family Book Episode 20


Tae seo bertanya ke seo hwa apa yang harus ia lakukan, seo hwa memerintahkan tae seo pergi ke markas dan mengambil petanya kembali.  Lalu tae seo bertanya kapan gwan wong terbunuh, membuat jae ryung yang ada disana kaget, seo hwa tersenyum dan menjawab malam ini gwan wong akan mati.

Episode 20
Gwan wong keluar kamar, ia kaget para pengawalnya sudah tergeletak tak bernyawa. Gwan wong panic memanggil orang diluar tapi tak ada jawaban, sebuah buah pedang mengarah ke leher gwan wong.
Gwan wong menoleh dna bertanya apa ninja itu suruhan yon seo hwa, ninja itu mengayunkan pedangnya tetapi darah menciprat ke gwan wong dan ninja itu jatuh dan dibelakangnya pengawal seo yang melakukan itu.
Gwan wong kaget ia bertanya kemana pengawal setianya itu pergi selama ini, pengawal seo mengatakan kalau ceritanya panjang tapi pertama-tama mereka ahrus pergi karena situasinya tidak aman.

Gwan wong dan pengawal seo keluar rumah diluar pengawal lain segera datang dan mereka kaget melihat mayat para ninja, pengawal seo membuka penutup wajah dan semua kaget melihat mayat itu menghitam.
Pengawal seo panic dan meminta gwan wong segera pergi, tapi angin berhembus kencang dan saat berhenti semua kaget karena didekat mereka wol ryung sudah berdiri disana. Gwan wong tak percaya melihat wol ryung hidup kembali, wol ryugn sendiri tak ingat, dia bertanya apa gwan wong kenal dengannya.

Kembali ke perguruan, dam pyung jon masih mengarahkan pedangnya ke kang chi. Dam pyung mengulang perintahnya, kang chi heran mengapa gurunya itu melakukan itu padanya. Dam pyung jon mengatakan lagi kalau kang chi tidak mau melepas gelang ia tetap akan mengayunkan pedang dan menusuk kang chi.

Di penginapan pengawal seo dan lainnya juga mengarahkan pedang ke wol ryung, sementara gwan wong masih tak percaya, ia berkata kalau ia sendiri yang melihat wol ryung terluka dan mati. Wol ryung bertanya jika gwan wong melihatnya apa gwan wong yang memindahkannya ke sini.

Gwan wong terdiam, pengawal seo memrintahkan anak buahnya menyerang wol ryung tapi sia-sia semuanya disingkirkan wol ryung begitu saja, terakhir pengawal seo yang maju sendiri tapi dia berhasil dicekik wol ryung.

Wol ryung bertanya bagaimana gwan wong tahu dirinya apa dia yang membuatnya seperti itu. Gwan wong menjawab kalau yang membuat wol ryung begitu seo hwa, wol ryung melepaskan cekikanya dan berlari mendekati gwan wong dan bertanya siap itu seo hwa, gwan wong paham ia tersenyum licik.

Dikamar seo hwa, seo hwa bertanya apa hubungan yeo wol dengan kang chi, yeo wol menjawab kalau mereka teman seperguruan. Seo hwa menegrti ia bertanya kenapa yeo wol datang, yeo wol menjawab apa seo hwa tidak bisa kembali ke kang chi.

Seo hwa pura-pura tak mengerti maksud yeo wol, yeo wol berkata kalau seo hwa itu ibu kang chi ia bertanya lagi tidak bisakah sekarang ia tinggal bersama kang chi. 

Di perguruan, kang chi tidak mau melepas gelangnya sebelum gurunya memberi tahu alasannya. Dam pyung jon tak menjawab ia maju dan mengayunkan pedangnya ke arah kang chi, dan sabuk kang chi jatuh terpotong dua.
Kang chi tertegun, dam pyung jon mengayunkan pedangnya sunguh-sungguh kang chi menghindar ia mengambil tongkat kayu untuk melawan tapi ia kalah dna terjatu, pedang dam mengarah padanya. Dam pyung jon menyuruh kang chi mengalahkannya, jika tidak maka dam akan menusuk kang chi.

Didapur, guru gong dal menjelaskan ke sung kalau itu latihan pedang sampai rusak hanya istilah untuk metode laitahan yang salah satunya sampai meninggal atau terluka parah, latihan metode ekstrem. Sung kaget mendengarnya, gong dal menjelaskan kalau tujuan pelatihan adalah membuat murid menjadi kuat, dan latihan itu berarti guru dam mempertaruhkan nyawanya.

Kembali sebelumnya, gon kelihatan tidak senang mendengar rencana itu, ia protes ke dam pyung jon. Dam pyung jon menjawab kalau hanya kang chi yang bisa membunuh wol ryung, dan juga ia merasa bertanggung jawab membuat ayah kang chi seperti itu.

Dam pyung jon meminta maaf ke gon karena tak melakukannya dengannya, tapi sebagai guru ia harus mencerahkan muridnya, dam juga berfikiran mungkin ini pelatihan terakhir baginya.  Gon tak bisa terima, tapi dam sudah membulatkan tekatnya dia meminta gon membawa kang chi kehadapannya.
Kembali ke pertarungan, dam meminta kang chi berdiri, kang chi masih heran dia bertanya apa gurunya masih membencinya, tapi dam malah menyabetkan pedangnya dan melukai lengan kang chi, dam meminta kang chi bertarung dengan segenap tenaga.

Kang chi mengerti ia lalu bangkit dan melepas gelangnya dan melempar kearah gon. Matanya berubah hijau, kang chi berteriak, dam bersiap-siap dan berteriak juga keduanya berlari maju.
Seo hwa tersentak dan membuka matanya sepertinya selama ini ia tak bisa tidur dengan nyenyak dalam tidurnya ia selalu ketakutan.

Pil moo masuk, ia bertanya apa seo hwa yang menyerang gwan wong semalam. Seo hwa mengiyakan, pil moo (jae ryung) marah bukankah ia sudah memberitahu bukan saatnya, tapi seo hwa beralasan tae seo bisa melakukan pekerjaan gwan wong.

Pil moo belum bisa mempercayai tae seo, karena dalam hal koneksi  dan kekuatan informasi gwan wong lebih dari tae seo. Seo hwa enteng menjawab apa yang bisa mereka lakukan karena gwan wong sudah mati. Tapi pil mo meminta seo hwa keluar.

Diluar mayat para ninja tergeletak dan ditutupi jerami, disana berdiri gwan wong dan pengaal seo dan pengawal lain. Seo hwa berdiri sedikit menahan emosi, ia menoleh melihat anak buahnya. Gwan wong bertanya kenapa anak buah seo hwa ditemukan tewas di ruangannya.

Seo hwa balik bertanya kenapa gwan wong membunuh anak buahnya, gwan wong marah dan berbalik bertanya bukankah seo hwa yang berniat membunuhnya. Seo hwa tak bisa berkata lagi, ia lalu memanggil kageshima, yang lalu muncul dan mengitari mereka.

Gwan wong bertanya seo hwa mau apa, tapi jae ryung memberi kode ke para kagesihima. Seo hwa marah dan menjawab ia ingin gwan wong berhenti bernafas, karena setiap gwan wong mengeluarkan nafas baunya tak tertahankan.
Gwan wong marah, seo hwa lebih marah ia berteriak dan memerintahkan untuk memenggal kepala gwan wong, semua ninja mengeluarkan pedangnya. Keduanya saling adu mata, tetapi sesaat seo hwa sadar ia menoleh anak buahnya mengarahkan pedang padanya bukan ke gwan wong.

Gwan wong tersenyum, jae ryung melangkah ke arah gwan wong. Seo hwa marah bagamana ia bisa melakukan itu, jae ryung menjawab selama perintah seo hwa diluar tugasnya sebagai kepala pedagang ia tak akan mematuhinya.

Jae ryung meminta menarik kembali perintah seo hwa yang berasal dari perasaan pribadi, seo hwa menahan amarah. Tae seo terlihat cemas melihat apa yang terjadi dari jauh.

Ketua chun membaca surat, chung jo bertanya ada apa. Ketua chun menjelaskan kalau pergerakan para pedagang jepang mencurigakan dan sepertinya ada pemberontakan. Chung jo cemas ia bertanya apa ada sesuatu yang terjadi dengan pemimpin gonbon, ketua chun hanya menghela nafas, dan chung jo bisa paham dari ekprsinya.

Di perguruan, yeo wol mengendap-endap masuk keruangannya, dia berdiri bersandar ke pintu kamar dan membukanya ia masuk dan saat menoleh ia kaget bibi yeo jo berdiri melototinya. Yeo wol tanya sedang apa bibi dikamarnya, bibi menjawab kalau ia sedang menunggu nonanya dan ia juga bertanya kemana yeo wol pergi.

Yeo wol menjawab kalau ia hanya mencari udara segar, bibi membentak apa yeo wol menghabiskan malam diluar, yeo wol kaget dan mengalihkan pembicaraan dia bertanya apa ayahnya tahu. Bibi mennjawab kalau ia ingin memebritahu tapi tidak bisa, karena guru dam sedang melatih muridnya sepanjang malam.

Yeo wol langsung berlari keluar, ia kaget melihat murid telah berkumpul melihat ayahnya dan kang chi bertarung. Yeo wol mendekat dan bertanya ke sung kenapa ayahnya melakukan ini, ia akan maju tapi ditahan guru gong dal dan mengatakan kalau guru dam telah memutuskannya, membuat yeo wol cemas.

Kang chi mulai lelah, dam meminta kang chi mendekat dan tidak bersembunyi seperti pengecut, tapi kang chi tak mau bukan karena pengecut tapi ia tak mau melawan gurunya.

Dam menjawab bagaimana ia bisa melawan ayahnya nanti, kang chi kaget mendengarnya. Dam menjelaskan kalau ayah kang chi sudah berubah menjadi iblis 1000 tahun dan membunuh orang tanpa pandang bulu, dan satu-satunya orang yang bisa mengehntikannya hanya kang chi.

Dam meminta kang chi melawannya seola-olah melawan wol ryung. Jika kang chi tak bisa mengalahkan dam bagaimana kang chi bisa mengalahkan wol ryung. Gon menyemangati kang chi, dia berkata kalau diantara mereka tidak tahu kekuatan sesungguhnya yang dimiliki kang chi.

Karena itu dam mencoba mengeluarkan potensi kang chi, jika kang chi tidak mau berarti kang chi tak menghargai gurunya.

Kang chi mengepal tangannya, lalu berteriak begitu juga dam mereka bertarung lagi, kali ini kang chi sungguh-sungguh yeo wol mencemaskan kang chi. Dam memberitahu kang chi untuk tidak menunggu selagi ada kesempatan, kang chi ingat saat yeo wol dicekik ayahnya dan juga ayah angkatnya dipukuli para pengawal gwan wong.
Kang chi mengumpulkan kekuatanya dan berlari menyerang dam, ia berhasil menahannya dan akan mencakar tapi kang chi ragu, dam lalu menarik pedangnya dan menusuk kang chi. Semua orang berteriak, yeo wol juga cemas melihat kang chi.

Dam menarik pedangnya dan memberitahu kang chi, saat kang chi mulai menyerang ia minta untuk tidak ragu, jika kang chi ragu maka kang chi akan mati, bukan hanya kang chi tapi semua orang yang akan dilindungi kang chi juga mati bersamanya.

Menjadi kuat berarti dapat membedakan kemurahan hati dan kebengisan, dan juga memiliki hati yang kuat untuk keadilan dan kepala dingin untuk penghakiman. Itulah sebabnya menjadi kuat itu menjadi kesepian, hanya ketika kau  bisa menjaga semuanya dam pengendalian kau menang. 

Petuah dam pyung jon untuk kang chi, dam pyung jon meminta kang chi kembali nanti sore setelah lukanya sembuh.

Sepeninggal dam, yeo wol dan sung berlari mendekat bertanya keadaan kang chi. Gon juga mendekat dan malah meminta kang chi cepat memahami yang diajarkan dam pyung jon, lalu pergi meninggalkan kang chi yang berfikir.

Didalam ruangan dam pyung jon mengatur nafas dan memejamkan matanya, ia melihat telapak tangannya yang ternnyata terluka.

Di penginapan, jae ryung menyerahkan kotak ke arah gwan wong sebagai ucapan maaf, yang isinya sebuah senapan, gwan wong terkejut melihatnya. Ia lalu mengambil senapan itu, ia lalu memberi sesuatu jae ryung untuk balasannya.

Ternyata itu sketsa kapal perang, jae ryung tak mengerti. Gwan wong menjelaskan kalau markas angkatan laut sedang membuatnya.

Pasukan angkatan laut sedang menguji coba meriam, mereka menembakannya ke arah laut. Sedangkan di markas jenderal juga sedang meneliti meriam-meriam berbagai jenis, seorang bawahanya memberitahu kekuatannya, jenderal meminta mencoba menaikan kekuatan meriam tersebut.

Saat itu seorang bawahan lain datang melapor, bahwa laksmana datang memberi laporan sesuai perintah jenderal,Ternyata itu sketsa detaik kapal perang.
Jae ryung bertanya apa, lee so shin benar-benar membangun kapal perang, gwan wong belum tahu karena belum ada buktinya.  Jikapun mereka benar-benar membangunnya, gwan wong tak khawatir, ia lalu mengangkat senapan itu sambil berkata kalau ia akan menghancurkan mereka.

Di perguruan, dalam kamar kang chi duduk termenung, ia ingat perkataan dam pyung jon saat ia tertusuk pedangnya tadi, ia juga ingat perkataan gon tentang arti menjadi kuat, saat seperti itu yeo wol masuk membawa baju ganti untuk kang chi.

Yeo wol duduk didepan kang chi dan bertanya bagaimana lukanya, kang chi menjawab kalau ia sudah membaik. Tapi yeo wol tak percaya ia memaksa membuka baju kang ch untuk melihat, kang chi agak gimana tapi yeo wol hanya mencemaskan luka kang chi yang sepertinya sudah sembuh.

Yeo wol bertanya kenapa kang chi kembali ketubuh manusia, tapi sepertinya pikiran kang chi tidak disana, ia akan berganti baju tapi yeo wol terus melihatnya, kang chi sampai membalikan badan tapi dia merasa tidak bisa karena yeo wol terus melihat kearahnya.
Kang chi menoleh dan meminta yeo wol memutar badan, yeo wol mengerti ia segera berbalik. Kang chi melepas bajunya dan mencoba meraih bajunya tetapi terlalu jauh, yeo wol melihat ia mendekatkan, saat itu tangan mereka bersentuhan dan refleks keduanya menoleh.

Yeo wol menurunkan pandangannya dan melihat tubuh kang chi, kang chi langsung meraih baju dan buru-buru memakainya. Yeo berbalik dan tersenyum melihatnya, saking senangnya ia sampai mencoba menahan tawanya, kang chi tahu ia mendekati yeo wol dan menggodanya.

Kang chi bertanya apa yeo wol begitu senang melihat tubuh telanjang pria, yeo wol menoleh dan mengelakanya. Kang chi menambahkan lagi, dia pikir yeo wol itu gadis polos tapi ia begitu senang. Yeo wol manyun dan menjawab ia tak suka melihat sembarangan tubuh pria.
Kang chi semakin jail, ia bertanya apa yeo wol senang karena itu tubunya pakai kata gudae (sayang) lagi. Yeo wol ikut tersenyum dan mengatakan kalau kang chi terlalu pede ikut-ikutan pakai kata sayang, keduanya tertawa kang chi lalu mendekap kedua pipi yeo wol dengan tangannya, yeo wol meronta tapi kang chi tiba-tiba mengecup bibir yeo wol yang terhenyak.
Kang chi tersenyum, lalu meraih tubuh yeo wol dan memeluknya. Lalu kang chi bertanya ke yeo wol apa dia benar-benar bisa menjadi kuat. Yeo wol menjawab kalau kang chi itu sudah kuat, tetapi tak menyadarinya. Kang chi tersenyum, lalu memejamkan matanay dan memeluk yeo wol.
Song: last word – lee seung gi

Diluar,gon bertanya apa kang chi ada didalam, tapi tak ada jawaban. Gon langsung masuk dan kaget melihat, kang chi yang sedang membaca buku dan didepannya yeo wol sedang menjahit.

Kang chi bertanya ada apa, gon menjawab kalau ada tamu dan ternyata chung jo yang agak gimana melihat keduanya. Kang chi lalu berdiri menyambut chung jo, yeo wol juga ikut berdiri.

Kang chi bertanya ada apa chung jo datang, chung jo memberi kabar tentang kepala pedagang goon bon., dan kemungkinan dia dalam kesulitan. Kang chi hanya terdiam, sedangkan yeo wol cemas melihat ke arah kang chi.

Di penginapan, seo hwa marah apa maksud jae ryung yang memintanya untuk pergi. Jae ryung meminta seo hwa pergi hari ini karena kapal menuju osaka akan berangkat. Seo hwa marah dia bertanya sejak kapan jae ryung berpaling darinya.

Jae ryung menjawab kalau seo hwa lah yang berubah bukan dirinya, ia juga meminta seo hwa bersiap-siap karena sejam lagi ia harus berangkat. 

Kembali ke kang chi, chung jo memberitahu kalau kepala pedagang akan berangkat sekitar jam 3, chung jo bertanya apa yang akan kang chi lakukan, setidaknya kang chi pergi menemuinya sebelum terlambat.
Yeo wol setuju usul chung jo, ia menambahkan jika kang chi tak pergi sekarang mungkin mereka tak bisa bertemu lagi. Kang chi menahan perasaanya, ia menjawab kalau ia punya janji latihan dengan guru dam, lalu kang chi pergi.
Tapi yeo wol menahannya dengan mengatakan kalau itu ibunya, dan setelah 20 tahun akhirnya mereka bertemu , apa kang chi akan melepasnya begitu saja. Kang chi berbalik dan meninggikan suaranya berkata  kalau orang itu yang melahirkannya dan berfikir anaknya mengerikan dan membuangnya, lalu tidak peduli anaknya hidup, bagaimana orang itu bisa disebut ibu. 

Saat dia meninggalkan kang chi, menghilang dari hidup kang chi dan terhapus dari hidup kang chi, maka memanggilnya ibu itu sia-sia, jadi kang chi memohon pada yeo wol untuk tidak membicarakan hal itu lagi. Lalu kang chi benar-benar pergi, meninggalkan tiga orang didalam.

Sampai diluar kang chi berjalan tapi tiba-tiba berhenti, ia jalan berbalik tapi ia berhenti lagi dan berputar lagi sepertinya ia bingung. Tapi kang chi akhirnya memilih berjalan keluar, dan yeo wol melihat kegalauan kang chi.

Didalam kamar, chung jo membuka bungkusan yang ia bawa, ternyata itu baju yang ia jahit, ia meletakkannya di meja kang chi. Chung jo lalu pergi sampai dipintu ia menoleh dan melihat baju itu sekaloilagi, sebelum ia benar-benar pergi.

Tae seo masuk kekamarnya, dia kaget didalam ada wanita jepang yang dulu menyamar jadi seo hwa palsu. Wanita itu meletakan amplop ke meja tae seo memebri hormat lalu pergi meninggalkan tae seo yang heran. Ia lalu mengambil surat itu dan membacanya.

Dikamar seo hwa masih duduk memikirkan semuanya. Gwan wong dengan pengawal seo dan pengawal lain masuk ke gudang penyimpanan. Ia memanggil wol ryung tapi tak ada disana. Pengawal seo mendongak ke atas dan ternyata wol ryung berdiri disana.

Wol ryung berkata kalau gwan wong terlambat, gwan wong menjawab kalau ia ada urusan mendesak tapi saat mendongak lagi wol ryung sudah menghilang, mereka mencari wol ryung tapi wol ryung sudah berdiri dibelakang gwan wong.

Wol ryung bertanya dimana seo hwa, gwan wong sebelum menjawab ia memberitahu kalau dikalangan manusia untuk mendapatkan sesuatu harus ada timbal baliknya. Gwan wong menawarkan bisnis dengan memberitahu dimana seo hwa, wol ryung marah, tapi gwan wong menjawab kalau itu terasa tidak adil.
Wol ryung mendekati gwan wong, dan mencekik leher gwan wong. Pengawal seo siap menarik pedang, wol ryung menawarkan tidak membunuh gwan wong, jika gwan wong memberitahu dimana seo hwa.

Dipasar, bong chul cs main lotre tebak-tebakan lagi, dan saat menebak kang chi datang dan memberitahu bong chul. Bong chul kaget dan menoleh ia langsung senang dan memanggil adik kang chi, bong chu heran dengan wajah kang chi yang kelihatan banyak masalah.

Bong chul bertanya apa terjadi sesuatu, kang chi malah mengajak bong chul makan. Lalu mereka pergi ke restoran desa, pelayan menghidangnya se mangkuk besar daging ayam. Anak buah bong chul mengambil daging ayam, tapi bong chul segera menyuruhnya untuk diberikan ke kangc hi dulu.

Kang chi tersenyum, lalu bertanya tentang ibu bong chul. Bong chul menjawab sambil makan kalau ibunya baik-baik saja, dan akhir-akhir sering menunggunya untuk membicarakan tentang pernikahannya.

Bong chul menceritakan tentang ibunya, kang chi lalu bertanya apa semua ibu seperti itu terlalu khawatir dan cerewet, yang diiyakan bong chul. Bong chul sadar, ia bertanya kenapa kang chi tiba-tiba bertanya tentang ibu, apa ada masalah, kang chi hanya menggeleng.

Bong chul mendekatkan diri ke kang chi, dan sedikit berbisik apa kang chi dibuang. Kang chi heran apa maksidnya, bong chul kesenangan, dia lalu menceritakan tentang yeo wol yang ia pikir pria tampan walaupun terlihat cantik tapi itu cinta terlarang kata bong chul, kang chi heran mendengarnya.

Kang chi bertanya siapa pria tampan yang dimaksud bong chul, bong chul menjawab siapa lagi orang yang selalu didekat kang chi. Saat itu yeo wol muncul dan bertanya apa yang dimaksud dirinya, bong chul mengiyakan.
Yeo wol bertanya apa mereka menggosipkan dirinya, kang chi malah bertanya ke bong chul apa bong chul berfikir kalau yeo wol ini tuan muda, bong chul mengiyakan sambil melihat yeo wol dari bawah sampai atas, kalau tidak pria lalu apa lagi.
Kang chi malah menimpali dan berkata kalau matanya tidak salah, saat pertama bertemu ia pikir ywo wol juga pria. Bong chul kaget, dan bertanya apa yeo wol mengaku kalau bukan pria. Yeo wol kesal mendengar kedua orang lelet ini lalu ia menjewer telinga keduanya.

Kang chi lalu jalan pulang dengan yeo wol, kang chi bertanya kenapa yeo wol mencarinya, yeo wol menjawab kalau dia hanya mencemaskan dan juga ada sesuatu yang ia ingin katakan. Kang chi heran apa itu, yeo wol menjawab kalau sebenarnya tadi malam ia pergi menemui ibu kang chi.
Saat itu, seo hwa berjalan keluar ke arah tandunya ia melewati anak buahnya begitu saja, jae ryung berkata, kalau ia berharap seo hwa selamat sampai tujuan membuat seo hwa berhenti dan menoleh, di kejauhan tae seo melihat ke arah seo hwa dan memberi kode seo hwa mengerti ia berbalik dan melangkah lagi, dan akhirnya tandunya diangkat.

Dikejauahan juga, gwan wong dan pengawal seo melihat kepergiannya. Gwan wong berkata dengan ini hubungan buruk dikeduanya berakhir. Sepeninggal seo hwa, jae ryung memberi perintah ke seorang kaghesima untuk melakukan tanpa kesalahan. Kageshima yang selalu dengan seo hwa berbicara dalam bahasa jepang agar jae ryung tidak melewati batas, jae ryung menjawab kalau semuanya demi melindungi kepala pedagang.

Dihalaman perguruan, dam pyung jon sudah siap menunggu kang chi. Semua orang juga menunggu dengan cemas, lalu datanglah kang chi berjalan mantab kearah arena pelatihan. Ia sudah melepas gelangnya, dam bertanya apa kang chi sudah siap, kang chi menjawab kalau ia akan mengakhirinya dengan cepat.

Dam meminta kang chi untuk tidak ragu-ragu dan juga tanpa belas kasihan, kang chi menjawabnya kalau ia takkan ragu dan belas kasihan.

Dam mengeluarkan pedangnya, kang chi ingat percakapannya dengan yeo wol tentang ibunya. Semalam yeo wol berbincang dengan seo hwa yang selama 20 tahun ini tidak bisa tidur dengan tenang karena ia seorang pendosa.

Dosa untuk membiarkan orang mati seperti itu, dan untuk meninggalkan anaknya seperti itu, bagaimana bisa ia tidur dengan nyenyak. Seo hwa juga tidak bisa minta ampunan dari anaknya, ia mengembalikan keputusan itu pada anaknya, karena ia tak bisa melakukannya.

kembali percakapan tadi siang di jalan pasar, yeo wol berpendapatan bukankah sudah saatnya untuk kang chi memaafkan ibunya. Jika kang chi tak memaafkannya bahkan untuk kembali dia tidak bisa. Kang chi terdiam merenungi perkataan yeo wol.

Kembali ke halaman pertarungan, dam bertanya kenapa kang chi hanya berdiri melamun ia meminta kang chi maju dan menyerangnya. Tapi kang chi meminta ijin bertanya satu hal, ia bertanya apa arti pedang bagi gurunya itu.
Dam pyung jon menjawab,ketika berkelahi pedang baginya adalah segalanya. Kang chi mengerti, lalu keduanya maju dan saling serang. Dan kang chi berhasil memegang lengan dam tapi kali ini kang chi tak ragu, semua orang terbelalak kaget melihatnya.
Pedang dam pyung jon jatuh ketanah, dan lengannya bercucuran darah.  Lalu kang chi berkata, dia berhasil menjatuhkan pedang gurunya berarti ia menang. Dam pyung jon terperanjat melihat ekpresi kang chi, disana terlihat senyum kang chi.

Setelah itu kang chi buru-buru pergi dari perguruan, yeo wol menyusul dan bertannya apa kang chi akan pergi sekarang, yang dijawab anggukan kang chi yang matanya sudah kembali normal. Dibelakang yeo wol, dam pyung jon, gon dan gong dal berjalan mendekat, yeo wol minta ijin ayahnya, dan disetujui.

Keduanya lalu pamit pergi, dam lalu memerintahkan gon untuk menjaga yeo wol yang langsung disambut senyum gon ia lalu pamit menyusul kedua orang tadi, guru gong dal tersenyum melihatnya.

Lalu ketiganya jalan cepat menyusuri jalan menuju ke pusanpo, gon tahu jalan pintas dan meminta yeo wol dna kang chi mengikutinya, yeo wol dan kang chi saling melihat dan tersenyum lalu keduanya lari mengejar gon.

Di perguruan, gong dal sedang memperban lengan dam dan bertanya apa yang dam lihat. Dam menjawab sepertinya kang chi menemukan jalan, kembali saat kang chi berhasil menjatuhkan pedangnya, dam terkejut saat kang chi tersenyum mata kang chi berubah hitam, dam berfikir tanpa gelang dan juga yeo wol kang chi berhasil kembali ke tubuh manusianya.

Gong dal mengerti, ia berfikir mungkin kang chi menemukan ketenangan yang memungkinkan untuk menjaga tubuh manusianya. Dam berfikir lain mungkin sudah saatnya untuk kang chi mencari Buku Keluarga Gu.

Ketiga orang tadi sudah sampai ke perbukitan, sedangkan tandu rombongan seo hwa sudah melewati pintu gerbang, ketiganya terus berlari, sedangkan rombongan seo hwa dari jauh dimata-matai seorang ninja, sedangkan gwan wong duduk dikamarnya sembari mengelus-ngelus senapan.

Kang chi dan lainnya berlari sekuat tenaga mereka sudah memasuki hutan, begitu juga seo hwa dan rombongan. Tapi beberapa ninja juga berlari ke arah rombongan seo hwa, sementara seo hwa dalam tandu cemas, ia bertanya apa pelayan wanitanya tadi menyampaikan pesannya.

Pelayannya yang berjalan disampinya, menjawab iya, dan tae seo juga berkata kalau ia akan datang sebelum mereka melewati Yong Dam Gol. Tapi beberapa ninja tadi muncul dengan kaghesima, seorang kaghesima yang ikut rombongan seo hwa heran ia bertanya kenapa mereka menyusul mereka.

Kageshima tadi menjawab kalau itu perintah jae ryung lalu mereka mengeluarkan pedang mereka dan akhrinya kedua kubu itu bertarung. Pembawa tandu meletakan tandunya dan kebingungan, begitu juga seo hwa, pelayannya meminta seo hwa cepat keluar dan lari, keduanya lalu lari kedalam hutan.

Pengawal seo hwa berhasil dikalahkan, lalu mereka segera mengejar seo hwa kehutan. Dihutan pelayan seo hwa tak sanggup berlari dan terjatuh, ia meminta seo hwa lari duluan, tapi seo hwa tidak mau dan meminta pelayannya menggenggam tangannya dan keduanya lari lagi.

Tapi selangkah mereka lari, keduanya berhasil dikepung, para ninja mengarahkan pedang kearah mereka. Seo hwa berteriak kenapa mereka berani membunuhnya, karena seo hwa adalah kepala pedagang dari pedagang miyamoto. Tapi seorang ninja mengayunkan pedangnya, pelayan seo hwa berteriak dan berlari melindungi seo hwa, hingga ia yang terkena pedang.

Seorang ninja akan mengayunkan pedangnya ke arah soe hwa, tapi sebuah panah menancap di dada ninja itu, dan otomatis semua ornag menoleh dan dibelakang mereka berjalan kang chi, yeo wol dan gon bersmaan.

Kang chi bertanya siapa mereka, tapi seo hwa balik bertanya kenapa kang chi ada disini, seo hwa mengusir kang chi karena itu bukan urusannya. kang chi santai menjawab kalau kepribadiannya tak bisa hanya duduk melihat situasi seperti itu.
lalu kang chi berkacak pinggang dan mulai menghitung para ninja, gon mentotal jumlah mereka 12, lalu kang chi menjawab kalau mereka kebagian 4, tapi yeo wol berkata kalau cukup dua saja. Dan meminta kang chi menyelamatkan ibunya saja.

Kang chi mengerti ia lalu meinta yeo wol jangan sampai terluka, yeo wol meyakinkan dan keduanya saling tersenyum. Para ninja itu bergerak ekarah mereka, sedangkan seo hwa dibawa 3 orang ninja ditarik pergi dari tempat itu.
Lalu ketiganya bertarung, yeo wol meminta kang chi segera pergi, kang chi menurut ia meminta mereka bertemu dpintu masuk gunung lalu kang chi pergi meninggalkan keduanya, Seo hwa diseret dan dijatuhkan ketanah, seorang ninja mengarahkan pedangnya ke seo hwa dan berkata meminta maaf ke kepala pedagangnya, tapi dari belakang kang chi berhasil melumpuhkannya dan juga dua ninja lain.

Wol ryung sampai ditempat tandu seo hwa, ia melihat mayat-mayat bergelatakan, ia lalu melihat tandu yang sudah kosong.

Sementara dihutan, kang chi saling berpandangan dengan ibunya. Kang chi meminta seo hwa menghentikan semua ini, dan pergi bersama-sama dengannya. Tapi seo hwa segera bangkit dan mengambil pedang ninja yang tergeletak didepannya.

Seo hwa meminta kang chi pergi, karena ada sesuatu yang harus ia lakukan lalu pergi, kang chi berlari menahan lengan ibunya. Seo hwa meminta kang chi melepaskannya, ia marah dan berkata kalau ia harus membunuh seseorang yang membuat kleuarganya, dan juga ayah kang chi dan dirinya seperti itu. Dan orang itu juga akan membunuhnya, jadi seo hwa ingin membunuhnya dengan tangannya sendiri.

Seo hwa berteriak dan menarik tangannya, kang chi ikut berteriak ia bertanya bagaimana dengannya. Mata kang chi berkaca-kaca, ia bertanya apa seo hwa hanya melihat orang yang perlu ia bunuh, lalu bagaimana dengannya.

Kang chi meneruskan perkataanya, ia datang menaruhkan nyawanya hanya untuk menyelamatkan seo hwa, apakah seo hwa tak melihatnya. Seo hwa menangis mendengarnya, kang chi berkata lagi bahwa bagaimanapun dia adalah putranya, hati seo hwa luruh ia melepas pedang yang ia genggam.
Tangannya gemetar perlahan memegang wajah anaknya, seo hwa menangis dan meminta maaf karena sudah menjadi ibu seperti itu. kang chi juga menangis (*aku juga ikut menangis) seo hwa benar-benar menyesal. Kang chi lalu memanggil ibu, seo hwa memanggil kang chi dan memeluknya, mereka berdua berpelukan dalam haru.
Sementara gon dan yeo wol mulai kewalahan menghadapi ninja itu yang tak berkurang bahkan makin bertambah. mereka bertarung lagi, yeo wol mulai kelelahan ia beberapa kali dibantu gon, dan saat yeo wol benar-benar tedesak dan gon jauh dari sana, seseorang datang mengenakan cadar membantu yeo wol.

Lalu gon dan orang itu mendekati yeo wol, gon memberitahu kalau itu tae seo, yeo wol kaget tak percaya. tae seo bertanya apa gon mengenali keahlian pedangnya. Gon menjawab kalau ia kebiasaan mengingat keahlian pedang orang lain.
Tae seo bertanya bagaimana kepala pedagang goon bon, yeo wol menjawab kalau kang chi mungkin sudah menyelamatkannya. tae seo mengerti lalu ia berkata kalau sekarang tinggal menjaga yeo wol sampai aman, membuat yeo wol tercenung, gon mengiyakan. Lalu keduanya maju dan memperagakan keahlian pedang mereka, yeo wol terdiam dan heran-heran melihat keduanya.

Sementara kang chi dan seo hwa sudah sampai ketempat perjanjian, kang chi membantu ibunya duduk dan berkata kalau seharusnya mereka bertemu dengan teman-temannya disini tapi ternyata disana belum ada siapa-siapa.

Kang chi pamit akan melihat mereka sebentar, seo hwa menahan tangan kang chi dan berkata agar kang chi berhari-hati, kang chi tersenyum dan mengangguk. Seo hwa lalu melepaskan tangan anaknya, dan kang chi langsung berlari pergi tapi sampai didekat jalan kang chi merasakan sesuatu ia berhenti dan menoleh kembali kedalam hutan.

Di tempat seo hwa, ia melihat langkah orang mendekat dan semakin dekat dan ternyata itu wol ryung. keduanya saling berpandangan sesaat, lalu seo hwa berdiri lalu gemetar memanggil wol ryung, sementara wol ryung seperti kaget mendengarnya.

Seo hwa memanggil wol ryung lagi dan memastikannya, tapi wol ryung malah bertanya siapa seo hwa. Wol ryung juga bertanya apa seo hwa mengenalinya, membuat seo hwa terhenyak ia menangis dan terus memanggil nama wol ryung.
Tapi kang chi muncul diantara keduanya, lalu kang chi berkata kalau ia tidak bisa membiarkan wol ryung membunuh orang lagi, karena kang chi akan menghentikannya.

1 comment: