Friday, June 7, 2013

Recap Sinopsis Gu Family Book Episode 17

"apa dia orang yang terpenting bagimu? itu takkan pernah berubah kan?aku membicarakan chung jo" tanya yeo wol ke kang chi saat selesai menonton festival lampion,

"lalu, kenapa aku tak mampu menjawab pertanyaannya" kata-kata kang chi dalam hati

"karena, aku ingin melakukan apapun yang bisa aku lakukan untukmu, itulah keinginanku" kat yeo wol pada saat kang chi berubah menjadi monster dan kembali perguruan.

"lalu, kenapa aku tak mampu memberitahumu" kata-kata kang chi dalam hati

"sejujurnya, sejujurnya yeo wol ...." kata-kata kang chi dalam hati

Episode 17
Kang chi sedang berbincang dengan dam pyung jon, bibi yeo joo masuk dan melapor kalau yeo wol menghilang. Kang chi lalu bergegas kembali ke tenpat mereka terakhir bertemu, ia memanggil-manggil yeo wol tapi tak ada jawaban, kang chi menginjak lonceng yang ia berikan ke yeo wol, ia mengambilnya dan menggenggam ang chi ingat peringatan wol ryung untuk menyerah menjadi manusia atau ia akan menghancurkan orang-orang disekitar kang chi.

Kang chi langsung mengira itu perbuatan ayahnya, sedangkan wol ryung sedang berdiri didalam gua taman sinar rembulan. Ternyata yeo wol diculik, beberapa orang dengan pakaian seperti ninja dan menutup wajah mereka.
Kang chi melapor ke dam pyung jon kalau itu perbuatan wol ryung, dam pyung jon kaget mendengarnya. Kang chi menjelaskan, menurut pertapa so jung wol ryung adalah ayah kang chi yang kembali lagi dan menjadi iblis 1000 tahun.

Dam pyung jon bertanya apa wol ryung yang melukai guru gong dal, kang chi membenarkan. Dam bertanya lagi kenapa kang chi tak menceritakan sejak awal, kang chi terdiam guru gong dal yang mendengarkan sedari tadi ikut bicara bagaimanapun ia ayah kang chi.

Kang chi lalu melepaskan gelangnya dan meletakkan ke meja, matanya berubah hijau. Kang chi berkata kalau ia akan membawa yeo wol dengan selamat, jika ia tak berhasil maka ia takkan kembali ke perguruan.Kedua guru itu pasrah melihat kang chi pergi.

Di luar gon mengumpulkan para murid dna membagi tugas untuk mencari yeo wol. Kang chi keluar, sung memanggilnya semua orang menlihat ke arah kang chi. Gon mengikuti kang chi yang berjalan terus tanpa menoleh, gon bertanya apa kang chi akan pergi dengan tampilan seperti itu. Kang chi meminta gon tidak ikut campur, ia juga mengatakan tidak akan kembali jika tidka berhasil menemukannya.
Dihutan, yeo wol yang diikat tangan, ditutup mata juga mulutnya diturunkan dari seorang yang membawanya sejak tadi. Seorang muncul ternyata itu pengawal seo, seorang ninja melepas penutup mulut yeo wol. Pengawal seo bertanya apa yeo wol putri dam pyung jon,Yeo wol balik bertanya siapa mereka, dan kenapa mereka melakukan ini.
Pengawal seo menjawab, kalau ini salah ayah yeo wol. Lalu flashback saat gwan wong pertama kali mengunjungi perguruan dan diusir oleh dam pyung jon dengan kata-kata untuk membuang garam (setelah cari-cari aku tahu maksudnya, garam digunakan untuk mengusir roh-roh jahat).

Flashback berlanjut, saat kang chi melepas gelang di depan penginapan, dam pyung jon datang dan mengatakan kalau siapa yang berani melukai murid perguruannya, ia takkan memaafkan orang itu. Saat masuk ke dalam gwan wong marah-marah ia memanggil pengawal seo dan mengatakan kalau ia tak bisa membiarkan dam pyung jon lagi, dan meminta pengawalnya menyingkirkan apapun yang berharga bagi dma pyung jon.

Kembali ke hutan, pengawal seo memerintahkan anak buahnya untuk memenggal kepala yeo wol dan meletakkannya di halaman perguruan dan meninggalkan badannya agar dimakan binatang. Pengawal seo lalu pergi dengan beberapa anak buahnya, tinggal beberapa untuk menjalankan tugas.

Yeo wol tidak panic, ia sepertinya terlatih walau dengan mata tertutup yeo wol mendengarkan langkah para ninja itu yang perlahan maju, yeo wol dapat menangkis beberapa serangan mereka, tapi akhirnya yeo wol terjatuh karena kalah jumlah dan juga mata tertutup tangan terikat.
Saat seorang ninja mengayunkan pedang kearahnya, seorang datang menolong yeo wol. Ternyata itu wol ryung, ia berjalan mendekati yeo wol dan melepas tali yang mengikat yeo wol juga penutup mata, wol ryung sudah menduga kalau itu yeo wol. yeo wol kaget, ia juga kaget para ninja yang menyerangnya tadi.

Pengawal seo belum pergi ia melihat dri jauh, dan keheranan melihat wol ryung, seorang anak buahnya akan maju tapi ditahan pengawal seo dan meminta agar pergi saja tapi saat berbalik wol ryung sudah berdiri dibelakangnya, mereka seketika ketakutan berhadapan dengan wol ryung.

Kesempatan itu digunakan yeo wol untuk kabur dari sana, ia berlari sekuat tenaga. Begitu kang chi ia berlari secepat kilat karena gelangnya telah dilepas. Tapi wol ryung berhasil mengejar yeo wol, ia menghadang yeo wol dan mengatakan kalau yeo wol tak akan bisa lari darinya.

Kang chi datang tepat dibelakang yeo wol, wol ryung menarik yeo wol dan mencekiknya. Kang chi berteriak meminta melepaskan yeo wol. Wol ryung mau melepaskannya jika kang chi mau menyerah menjadi manusia.
Wol ryung juga mengatakan kalau ia ayah kang chi, yeo wol yang mendengarnya jadi kaget. kang chi terus meminta wol ryung melepaskan yeo wol, wol ryung semakin mengeratkan cekikannya, dan meminta kang chi memutuskan pilahannya dulu.

Yeo wol berusaha berbicara, ia meminta kang chi untuk tidak menyerah. Mendengar itu wol ryung semakin marah dan semakin mencekik yeo wol, yeo wol berusaha menjawab agar wol ryung berhenti mengganggu kang chi,karena hidup kang chi sudah sulit selama ini, jika memang ia ayahnya kang chi, yeo wol mohon untuk tidak menyakiti kang chi.

Wol ryung hilang kesabaran, kang chi syok ia lalu mencakar perut wol ryung yang segera melepaskan yeo wol. Kang chi cemas apa yeo wol baik-baik saja, yeo wol mengangguk. Wol ryung berteriak begitu juga kang chi, lalu keduanya berkelahi, kang chi kalah ia berhasil kena pukulan wol ryung terus membuat yeo wol cemas melihatnya, matanya berkaca-kaca.
Wol ryung mengatakan kalau kang chi takkan bisa mengalahkannya, ia meminta kang chi menyerah saja. Wol ryung berbalik ke arah yeo wol, kang chi berdiri dan berusaha menghadang wol ryung. Kang chi minta agar tidka mendekati yeo wol, yeo wol menangis mendengarnya. Wol ryung memukul kang chi, kang chi tetap meminta wol ryung menjauh dari yeo wol, wol ryung mendorong kang chi sampai mendekati yeo wol.

Wol ryung menaikan tangannya siap dengan cakaran, kang chi berteriak kalau yeo wol milikknya dan jangan sentuh wanitanya. Wol ryung ingat saat ia mengucapkan kata-kata yang sama saat ia dan seo hwa dikejar-kejar para polisi waktu itu.

Kang chi mengulang perkataannya, ingatan wol ryung kembali sedikit-sedikit kenangan saat ia berpisah dengan seo hwa. Yeo wol menangis mendengar perkataan kang chi, kang chi juga menangis, wol ryung juga menangis saat bola-bola cahaya biru bermunculan.
Wol ryung mengurungkan niatnya, tangannya gemetar. Angin berhembus kencang, kang chi lalu memeluk yeo wol dari terpaan angin, wol ryung melihat keduanya dengan sedih ia lalu menghilang.

Tinggal mereka berdua, dan angin juga berhenti bertiup. Keduanya saling melepas diri dan melihat wol ryung sudah menghilang, kang chi bertanya apa yeo wol tidak apa-apa, yeo wol mengangguk dan bertanya bagaimana kang chi, kang chi juga mengangguk. Kang chi mengatakan kalau ia takut kehilangan yeo wol, yeo wol hanya bisa menangis dan memeluk kang chi erat. Kang chi berkata dalam hati "sejujurnya, orang yang paling berharga bagi kang chi adalah yeo wol, tanpa yeo wol kang chi merasa tak berarti". And akhirnya mereka berciuman. (*wkk sejujurnya gak rela suzy lakukan itu, bukannya gak suka sama Lee seung gi, hanya saja gak ngeh liatnya :P).
Di pondok so jung ia merasa ada seseorang ia lalu menutup buku yang sedang ia baca. Ia lalu berjalan ke ruangan penyimpanan buku, dan ia kaget melihat wol ryung duduk bersandar di antara rak-rak buku. So jung menajamkan penglihatannya dna bertanya apa itu wol ryung, dna ia juga melihat luka wol ryung.

So jung mendekat dan bertanya kenapa luka wol ryung tidak bisa sembuh sendiri. Wol ryung menjawab kalau ia tak punya kekuatan untuk menyembuhkan lagi, kemarahan dan kebencian, kehancuran dan kematian, dan semua kerugian yang ia alami, ia bertanya kapan ia alami. Ia merasa ia pernah mengatakannya, (perkataan yang diucapkan kang chi, 'jangan sentuh wanitaku')

Wol ryung bertanya kenapa ia mengatakan hal itu dan kepada siapa, kenapa ia tak mengingatnya.So jung tak mengerti maksud wol ryung, wol ryung kembali berkata jika ia benar-benar melupakan kenangan yang hampir ia ingat, apa ia benar-benar akan menjadi iblis 1000 tahun?.
So jung terdiam, wol ryung melihat so jung dan berkata jika ia, maka ia ingin mati saja karena hanya anak itu yang bisa membunuhnya. So jung paham yang dimaksud kang chi, wol ryung menitikkan airmata dan mengatakan kalau ia ingin mati dan pergi ke tempat seo hwa berada, so jung sedih melihat wol ryung seperti itu.

Seo hwa sendiri sedang berhadapan dengan gwan wong walau dibatasi sebuah tirai. Gwan wong bertanya kenapa seo hwa ingin bertemunya sepagi ini, seo hwa menjawab kalau ada yang ia ingin beli dari gwan wong.

Gwan wong bertanya apa yang seo hwa ingin beli darinya, jae ryung lalu membuka pintu dan tae seo masuk kedalam. Gwan wong menoleh dan kaget melihatnya, ia bertanya maksudnya. Seo hwa berkata kalau ia ingin membeli tae seo, karena ia tahu tae seo putra pemilik penginapan sebelumnya. Seo hwa ingin penginapan diurus oleh tae seo, gwan wong jelas kesal mendengarnya.

Seo hwa menjelaskan, kalau selama ia menginap disini ia melihat tata cara pengelolaan penginapan dan jika diteruskan penginapan akan bangkrut. Gwan wong marah, dna mengatakan kalau dirinya pemilik penginapan jadi terserah penginapan ini mau bangkrut atau tidak.

Seo hwa memotong, dan mengatakan gwan wong lah yang salah, seo hwa mengingatkan kalau yang mendanai gwan wong selama ini adalah mereka para pedagang. Gwan wong tersentak, ia mengatakan kalau semua itu bukan untuk kepentingannya pribadi, tetapi untuk menguasai seluruh hak usaha didaerah ini. Sepertinya gwan wong keceplosan, jae ryang berdehem mengingatkan kalau ada tae seo disana.

Seo hwa mengajukan penawaran lagi untuk membeli tae seo, gwan wong menolaknya. Seo hwa meminta agar gwan wong tidak menolaknya, membuat gwan wong bersungut-sungut, ia tak sabar lagi ia membuka tirai pembatas, seo hwa cepat-cepat berpaling, pengawalnya dari jepang cepat berdiri dan menghalangi gwan wong, ia menarik pedangnya meminta gwna wong pergi dalam bahasa jepang.
Gwan wong melepaskan tirai pembatas, ia mengatakan kalau seo hwa melakukan ini padanya ini takkan menguntungkan baginya, seo hwa menjawab itu yang akan ia katakan, seo hwa juga menyebut bi joo membuat gwan wong terperanjat.
Gwan wong akhirnya pergi dari ruangan itu, tae seo melihat ke arah seo hwa. Seo hwa sendiri gemetaran dan mencengkeram bajunya menenangkan diri.

Di luar gwan wong bertanya ke seorang pengawalnya, kenapa pengawal seo belum kembali sampai saat ini. Ternyata pengawal seo dan anak buahnya masih terkapar dihutan dengan luka, tapi sepertinya cuma pengawal seo yang belum mati, ia sadar dan berusaha bangun. 

Di perguruan, kang chi dan yeo wol ditanya dam yung jon disana juga ada gon. Dam pyung jon bertanya siapa yang melakukan itu, yeo wol ingat ucapan pengawal seo yang semua ini karena ulah ayah yeo wol.

Yeo wol menjawab kalau ia tak tahu, karena matanya tertutup. Kang chi menambahkan kalau pelakunya memakai topeng. Dam pyung jon menegaskan apa bukan perbuatan wol ryung, keduanya serempak menjawab bukan, gon melihati keduanya curiga.

Dam pyung jon heran, siapa yang bernai masuk ke wilayah perguruannya, gon berpendapat mungkin ulah anak buah jo gwan wong. Yeo wol lalu meminta mencabut hukuman kurungannya, dan jika yeo wol membawa pedang mungkin mereka tak bisa melakukan hal itu pada yeo wol.

Kang chi tidak setuju, ia memilih lebih baik yeo wol dikurung dan merantai kaki yeo wol. Yeo wol marah dan mengatakan kang chi berlebihan, kang chi marah ke yeo wol bagaimana seorang gadis berani keluar malam sendirian, dan jika yeo wol pria maka kang chi sudah memukulnya.
Mendengar itu yeo wol malah memukul kang chi duluan, mereka akhirnya beradu mulut membuat dam pyung jon dan gon heran melihat keduanya. Dam pyung jon meminta mereka berhenti, yeo wol kesal dan berkata ia tak tahan dengan orang seperti kang chi ia lalu menggebrak meja pergi, begitu juga kang chi ia menggebrak meja dan pergi, meninggalkan gon dengan penuh tanda tanya.

Sampai diluar keduanya saling menatap tajam, lalu mimik wajah keduanya berubah menjadi tersenyum nakal, ternyata mereka berdua hanya akting, keduanya ketawa-ketiwi tetapi perlahan senyuman mereka memudar dan berubah canggung. Saat itu gon keluar, mereka kembali akting dan pergi saling berlawanan meninggalkan gon yang sudah bisa menebak kalau mereka berbohong.

Yeo wol kembali kekamarnya, ia menutup pintu dan bersandar sembari mengingat percakapannya dengan kang chi semalam sambil bergandengan tangan. yeo wol meminta mereka berpura-pura bertengkar sampai hukuman kurungan yeo wol dicabut, jika yeo wol membawa pedang kejadian semalam takkan terjadi.

Dan yeo wol meminta tentang wol ryung agar tidak diceritakan ke ayahnya, kang chi bertanya kenapa. yeo wol hanya bisa diam, dalam hatinya ia meminta maaf karena belum bisa menceritakan kalau ayahnya yang membuat ayah kang chi seperti ini. yeo wol hanya bisa berkata kalau ia tak ingin ayahnya khawatir, lagipula wol ryung adalah ayah kang chi. Kang chi berkata seorang ayah melakukan hal itu, dia tak berniat melindunginya, yeo wol mendesak akng chi, akhirnya kang chi menurut.

Kang chi didapur juga sedang memikirkan kejadian semalam, saat berbalik ia kaget ada guru gong dal dibelakangnya. Guru menebak apa kang chi sedang memikirkan seorang wanita, kang chi mengelakanya.
kang chi malah cerita kalau ia sedang bertengkar dengan yeo wol karena menyebutnya lemah. Guru gong dal heran siapa yang menanyakan yeo wol, ia lalu tertawa dan bisa menebaknya. Kang chi keheranan maksud gurunya, guru gong dal terbatuk-batuk, kang chi cemas meminta guru duduk. Guru gong dal meminta kang chi mengambilkan obatnya kang chi menurut.

Guru gong dal merasa ia sudah menua dan ia tak bisa mengelaknya, kang chi malah berfikiran semua itu karena dirinya ia lalu minta maaf. Guru bertanya kenapa kang chi meminta maaf untuk hal yang ia tak lakukan, tetap saja kang chi merasa bersalah karena ulah ayahnya.

Guru gong dal bertanya apa yang akan kang chi lakukan, karena kang chi sudah berhasil mengendalikan diri tanpa gelang. Kang chi pernah bertanya jika itu terjadi, kang chi akan pergi dari perguruan dan mencari gu family book, kang chi seperti diingatkan tapi ia sepertinya berubah pikiran.

Di penginapan jae ryung, memberikan sekotak uang ke gwan wong. Jae ryung menjelaskan isinya 2 kali lipat dari harga budak biasa, gwan wong menjawab 10 kali lipatpun ia tka mau menjualnya sambil menutup peti uang.

Jae ryung mengingatkan gwan wong agar tidak membesar-besarkan masalah, gwan wong berbalik mengancam kalau dirinyalah yang memberi apa yang dibutuhkan para pedagang itu. Jae ryung bertanya kenapa gwan wong merusak hubungan mereka karena seorang budak, apa karena gwan wong sedang merencakan sesuatu yang lebih besar.

jae ryung memperjelas ucapannya, yaitu mengenai penguasa di propinsi selatan. Di balik pintu choi mae reum menguping, ia lalu mengendap-endap pergi dari situ, dan dibelakang choi mae reum seorang pedagang jepang memata-matai choi mae reum.

Choi mae reum lalu melapor apa yang didengarnya ke tae seo yang terperanjat mendengarnya. Tae seo ingat perkataan gwan wong waktu di ruangan seo hwa, tae seo menduga bukan hanya menjual informasi tetapi negara juga, choi mae reum terperanjat mendengar dugaan tae seo.
Gon sedang melatih para murid di perguruan, ia melihat ke arah sudut disana kang chi juga ikut latihan. Gon memberi perintah lagi, kang chi kelihatan tidak kebingungan, Gon bertanya apa yang sednag kang chi lakukan, kang chi menjawab kalau ia sedang berlatih dan fokus lagi. Gon memberi perintah lebih rumit, kang chi benar-benar tak tahu dan akhirnya ia malah memukul kepala murid didepannya. (*kekeke)

Kang chi meminta maaf, gon kesal ia menarik kang chi kebelakang dna mengusirnya jika kang chi hanya bermain-main, kang chi menjawab kalau ia tak bermain-main, ia ingin belajar. Gon mengingatkan bukankah kang chi hanya ingin belajar mengendalikan diri, kang chi sekarang sudah belajar mengendalikan diri bukankah seharusnya kang chi pergi mencari Gu Family Book.

Kang chi mengatakan kalau hal itu sekarang tidak penting, ia ingat saat ia kalah bertarung dengan wol ryung. kang chi berkata ada sesuatu hal yang tidak bisa ia lakukan jika ia tak kuat.  Kang chi lalu memohon untuk memberi tahu 2 guru lain, agar ia bisa belajar dari mereka. Gon berkata walaupun kang chi berusaha, mereka tak mudah ditemukan. Sampai mereka sendiri memberi tugas, kang chi harus menunggu.

Kang chi tak percaya, ia mengira gon juga tak tahu 2 orang guru lainnya, sementara kang chi masih ragu gon salah satu dari keempat guru itu. Gon menarik pedangnya dan menunjukan lambang bunga, mereka adu mulut dan siap berkelahi sebelum tae seo datang memanggil kang chi.
Kang chi senang melihat tae seo, tae seo menghadap dam pyung jon kang chi juga ikut duduk disana. tae seo menjelaskan kalau dirinya dibebaskan dan juga diijinkan menjalankan penginapan. Keduanya tak percaya, kang chi bertanya siapa yang melakukan itu.

Tae seo menjawab kalau dia pedagang Ja hong myung (seo hwa). Tae seo menjelaskan kalau ia kepala pedagang jepang yang menginap di penginapan, pedagang miyamoto adalah pedagang jepang yang punya bisnis kuat di osaka, tae seo tidak yakin apa mereka punya hubungan kuat dengan Jenderal Jepang, tapi yang jelas mereka bekerja sama dengan gwan wong untuk mencuri informasi pemerintahan.

Kang chi marah mendengarnya, ia tak mengira demi uang gwan wong menjual informasi pemerintah. Tae seo menjawab bukan demi uang, dam bertanya untuk apa, tae seo menjelaskan demi posisi kepala hakim di provinsi selatan, keduanya kaget mendengarnya.

Dam pyung jon segera melapor ke Jenderal Lee, yang juga kaget mendengarnya ia tak mengira ambisi gwan wong lebih berbahaya dari yang ia pikirkan. Dam pyung jon mengutarakan rencana untuk mengetahui rencana para pedagang jepang malam ini dengan mengirimkan beberapa orang. Jenderal menambahkan mereka juga harus tahu seberapa banyak informasi yang diketahui pedagang jepang, dengan begitu mereka bisa mengirakan waktu perang.

Di kamar yeo wol, ia diberi tahu gon kalau semua orang akan pergi kecuali dirinya. Yeo wol bertanya apa kang chi juga akan pergi, tentu saja tidak jawab gon. Yeo wol tidak percaya kenapa mereka berdua ditinggal. Saat itu bibi yeo joo masuk, ia tak tahu kalau ada gon, pake malu-malu bicaranya (*kekee lucu liat ekpresi bibi ini). Bibi yeo joo memberi tahu kalau tae seo ingin bertemu dengan yeo wol.

Yeo wol menemui tae seo diluar, yeo wol tersenyum dan berkata kalau ia tahu dari gon rencana mereka berhasil berkat tae seo, tae seo menjawab kalau ini masih panjang, masih banyak hal yang harus ia lakukan sebelum mengambil alih penginapan kembali.

Tae soe menanyakan kabar yeo wol, yeo wol bertanya apa tae seo tidak tahu kalau ia menderita dikurung. Tae seo tertawa mendengarnya, ia tahu yeo wol bagaimana tidak mungkin betah tinggal dikamar saja. Yeo wol cerita juga kalau ia tak bisa melihat keadaan penginapan nanti malam.

Mimik wajah tae seo berubah, ia meminta yeo wol untuk tidak ikut misi malam ini. Yeo wol heran kenapa, apa karena ia wanita, tanyanya. Tae seo menjawab walaupun ini perintah guru, tapi yeo wol juga calon istrinya. Mendnegar itu membuat yeo wol terperanjat.
Tae seo menambahkan, dalam keadaan seperti ini ia tahu bukan waktunya untuk memimpikan hal itu, guru dam juga terlalu cepat membicarakan soal pernikahan ini, hanya karena memberinta sebuah alasan. Yeo wol bertanya alasan apa, tae seo menjawab alasan untuk bertahan hidup, dan yeo wol lah lebih dari cukup untuk tae seo jadikan alasan melakukan semuanya. (*terlambat-terlambat tae seo)

Dari jauh, kang chi melihati mereka berdua dengan sedih saat berbalik ia melihat gon berdiri dibelakangnya. Kang chi berlalu tetapi ditahan gon dan meminta kang chi untuk tidak mendekati yeo wol lagi. Kang chi pura-pura tak tahu maksudnya, dan mengatakan kalau ia dan yeo wol sedang bertengkar, gon tertawa ia bertanya apa kang chi pikir ia bodoh bisa dibohongi seperti itu.
Kang chi berbalik, gon memperingatkan kalau pada akhirnya kang chi dan yeo wo akan terluka, sebelum itu terjadi lebih baik kang chi menyerah saja. Kang chi menjawab kalau yeo wol membenci orang yang menyerah sebelum mencoba, kang chi tidak akan melakukan hal yang tidak disukai yeo wol. (kau juga terlambat gon, wkk)

Kang chi murung, ia berjalan ke dapur kata-kata gon masih terngiang ditelinganya. Ia mengambil sapu tapi ga niat menyapu hanya menggerak-gerakan sekenanya saja. Yeo wol menyelinap masuk kedapur, ia memanggil kang chi dan mendekatinya. 

yeo wol langsung berceita tentang gon dan lain yang akan menyelinap malam ini tanpa mereka berdua, tapi yang sedang diajak bicara pikirannya sedang tak disitu. Kang chi malah tanya tentang tae seo, yeo wol heran darimana kang chi tahu kalau ia bersama tae seo.

Kang chi sadar,ia tak bisa berkata dan menunduk, yeo wol heran kenapa akng chi menghindari tatapannya juga bersikap aneh, kang chi menyangkal ia lalu berbalik membelakangi yeo wol, yeo wol tahu ia tertsenyum dan menggoda kang chi, apa ia sedang cemburu.

Kang chi kaget ia berbalik dan segera menyangkalnya, kenapa ia cemburu. Yeo wol ingin bertanya itu kenapa kang chi cemburu, cemburu itu hanya berlaku bagi orang yang keinginannya tidak terpenuhi, dan kang chi bukan seperti itu, tanay yeo wol. Kang chi terdiam, ia malah menjawab tidak tahu, karena selama ini ia tak pernah memiliki sesuatu, ia hanya menjadi sesuatu bagi orang lain. Ia juga tak pernah menyebut orang lain miliknya.

Kang chi bicara dalam hati lagi, karena itu ia tak tahu apa yang harus ia lakukan, ia masih ragu apa perasaanya benar-benar untuk yeo wol. Yeo wol menjawab kalau bukan hanya kang chi, yeo wol juga pertama kali memiliki perasaan seperti itu, keduanya lalu tersenyum.
Yeo wol bertanya apa yang akan mereka lakukan malam ini, kang chi kaget ia bingung apa yang akan mereka lakukan malam ini. Kang chi berfikiran lain, yeo wol menghardiknya dan bertanya apa yang dipikirkan kang chi, kang chi gelagapan (*hayoo :D) yeo wol menjelaskan maksudnya menyelinap ke penginapan, kang chi mengiyakan smabil garuk-garuk kepala tertawa, yeo wol pun tersenyum melihatnya.

Kang chi mengintip, gon dan murid lain yang sedang berdiskusi tentang penyelinapan ke penginapan. Sedangkan yeo wol, sedang merayu bibi yeo jo mengajak keluar jalan-jalan di pasar, bibi merasa gelagat buruk ia menolak beralasan guru dam sedang tak ada ditempat. Yeo wol mengancam, apa perlu ia mengikat bibi lagi, membuat bibi yeo joo geregetan.

Akhirnya mereka berdua kepasar, mereka melihat-lihat kain. Bibi yeo jo menjelaskan perbedaan kain-kain tersebut, bagi yeo wol semuanya sama, bibi lalu menjelaskan perbedaannya, yeo wol hanya mengangguk-angguk. Saat bibi lengah, yeo wol menendang salah satu tiang penyangga tumpukan kain itu sehingga kain itu bernatakan penjual dan bibi segera membereskannya dan tak tahu kenapa bisa seperti itu, chung jo yang ada tak jauh disana melihat pebruatan yeo wol, yeo wol sendiri segera kabur dari sana.
Ditempat sepi yeo wol segera melepaskan hanboknya, dan ia sudah memakai baju penyamaran hitam, ia merasa lega memakai pakaian seperti itu, saat berbalik ia melihat chung jo sudah berdiri didekatnya.

Di perguruan, gon  kekamar yeo wol, tapi dari penjaga ia diberitahu kalau yeo wol sedang keluar kepasar dengan bibi yeo joo. Gon curiga ia pergi ke dapur dan mencari kang chi, tapi didapur hanya ada sung, gon bertanya kemana kang chi, sung menjawab kalau kang chi jalan-jalan ke pasar. Gon bertanya alasannya, sung hanya tahu kalau kang chi akan pulang terlambat, gon berfikir saat itu seornag murid datang melapor kalau seragamnya hilang.

Kang chi sudah memakai seragam penyamaran, dan berjalan keluar dari perguruan. Yeo wol bertanya kabar chung jo, chung jo menjawab tak ada hal baik dalam kehidupan gisaeng, yeo wol merasa bersalah bertanya seperti itu. Chung jo balik bertanya bagaimana kabar kang chi, yeo wol tersenyum menceritakan kang chi yang rajin berlatih dan mulai terbiasa diperguruan.
Chung jo merasa iri, ia bertanya sepertinya yeo wol begitu senang, chung jo berkata lagi kalau kang chi memang seperti itu membuat orang disekelilingnya senang, tapi kata chung jo kang chi berpegang teguh mengenai perasaanya pada orang lain. yeo wol tak mengerti, chung jo berkata lagi, jika ia meminta kangci untuk datang sekarang, kang chi takkan pernah menolaknya. (Kau juga terlambat chung jo, kau sendiri yang melepasnya waktu itu). yeo wol bertanya apa maksud chung jo, tapi chung jo tak melanjutkannya ia lalu pamit pergi.

gwan wong dikamarnya sedang berfikir sesuatu, ketua chun datang. Gwan wong heran kenapa ketua chun dtaang tanpa diundang. Ketua chun beralasan ia ingin mengundang gwan wong ke chun hwagwan malam ini. Dengan alasan ucapan minta maaf dari gisaeng, karena acara waktu itu, ketua chun juga meminta mengundang pedagang jepang itu juga.

Gwan wong berkata, kepala pedagang itu wanita, bagaimana bisa ia masuk ke chun hwagwan. Ketua chun lalu berpendapat bagaimana kalau pestanya di penginapan, gwan wong lalu meminta bantuan sesuatu ke ketua chun.

Jae ryung melapor ke seo hwa, sepertinya gwan wong sangat penasaran dengan seo hwa. Seo hwa mengatakan kalau ia akan datang ke perjamuan dan menunjukan siapa dia disana. Jae ryung mengerti, seo hwa bertanya tentang permintaannya mencarikan pertapa so jung, jae ryung sudah berusaha mencarinya tetapi itu sulit. Seo hwa terlihat kecewa, jae ryung menambahkan kalau ia berusaha mencari tahu berita tentang putra seo hwa.

Sedangkan kang chi sedang menunggu yeo wol dipasar, ia main-mainkan kakinya persis yeo wol menunggu kang chi waktu itu. Kang chi mencari yeo wol dia bergumam apa yeo wol gagal, yeo wol berjalan ke arah kang chi dengan masih memikirkan perkataan chung jo.

Kang chi senang melihat yeo wol ia memanggilnya, yeo wol melihat kang chi ia lalu tersenyum juga. Kang chi mendekati dan bertanya apa yeo wol berhasil meninggalkan bibi, yeo wol tersenyum mengiyakan. Sedangkan bibi menemukan pakaian yeo wol yang tergeletak begitu saja, ia mengambilnya dna tak tahan berteriak memanggil nonanya yang keras kepala *wkk

Di penginapan, ketua chun dan rombongan gisaeng berjalan masuk disambut choi mae reum dna ok man, dari jauh tae seo berdiri mengamati mereka. Ketua chun memberi kode, yang dibalas tae seo yang lalu pergi, ternyata dari jauh mereka diamati seorang pedagang jepang.

Kang chi dan yeo wol sampai ke penginapan mereka mengendap-endap tapi diketahui gon. Gon bertanya apa yang dilakukan yeo wol, yeo menjawab kalau gon sudah tahu kenapa tanya. Kang chi menambahi kalau orang yang paling tahu tentang gudang dipenginapan adalah dia, yang dibenarkan yeo wol.

Gon memperingatkan tentang perjanjian yang dibuat jenderal. Kang chi terus menyombongkan diri kalau ia paling tahu seluk beluk penginapan jadi ia bisa keluar dengan selamat, yeo wol membenarkan ucapan kang chi lagi keduanya kompak membuat gon stress *hihii
Didalam kang chi lalu memberitahu letak-letak gudang dan membagi-bagi tugas, yeo wol dengan gon dan ia sendirian akan memeriksa gudang lain, yeo wol mencemaskan kang chi, tapi kang chi menangkan yeo wol, dan akhirnya mereka berpencar.

Di ruangan tempat perjamuan, gwan wong penasaran kenapa kepala pedagang selalu menyembunyikan wajahnya. Jae ryung menjelaskan kalau ia tak pernah menunjukannya kepada siapapun. gwan wong mendesak dengan mengatakan bagaimana ia bisa mebangun kepercayaan, jika mereka tak saling bertatp muka langsung.

Ketua chun mengamati wanita itu, ia ingat ucapan mata-matanya mengenai tanda chun hwagwan juga cakaran dikedua pundak wanita jepang itu.

Gwan wong terus meminta kepala pedagang itu mau menunjukan wajahnya, dengan imbalan ia akan melepaskan tae seo sebagai pelayan kepala pedagang. Tae seo mendengar percakpan mereka dari bali dinding.

Kang chi sampai digudang yang ia duga, dan ternyata benar saat berdiri didepannya tak lama beberapa ninja jepang datang menepuk pundak kang chi yang kaget, ninja itu bertanya dengan bahasa jepang tapi kang chi diam ia mengingat penjelasan yeo wol, ada dua cara menjawab ninja jepang itu, pertama jika merasa itu perintah maka jawab 'hai' dan jika merasa kurang jelas maka jawan 'ano' yeo wol memratekan sambil memegang dagunya dengan jari.

Ninja itu bertanya lagi kenapa ia tak masuk, kang chi malah menjawab dengan 'ano' *jiah seharusnya hai'. Ninja itu berkata bodoh dna menepuk pundak kang chi lalu mereka masuk, kang chi bernafas lega. Ia lalu juga turut masuk dan kaget melihat sudah banyak ninja didalam, sesaat kemudia kepala ninja, orang yang mengawal seo hwa dan mata-mata masuk.
Kepala ninja itu bertanya sesuatu, terus beberapa ninja mengeluarkan potongan-potongan kertas dari balik baju mereka, lalu meletakkan ke meja. Seorang ninja bicara dengan bahasa jepang kalau ia merasa ada mata-mata karena biasanya mereka berjumlah 20 tapi kali in 21, kang chi tak mengerti ucapan mereka. Kepala ninja itu lalu memerintahkan semua membuka topengnya membuat kang chi kebingungan, dan benar ia ketahuan, dan sempat-sempatnya kang chi bilang 'ano' *wkk.

Tapi kali ini tak mempan, semua mengarahkan pedang kepadanya, kang chi berbalik dan melepas gelangnya. Saat berbalik matanya berubah hijau, semua kaget melihatnya. Kang chi berteriak dna teriakannya terdengar yeo wol dan gon. Kang chi berhasil melumpuhkan para ninja dan mengambil kertas peta tersebut, tinggal ketua ninja melihat kang chi kabur.
Akhirnya perlahan wanita itu melepaskan penutup kepala yang ia kenakan, semua orang mengarah ke wanita jepang itu yang dengan tenang menunjukan wajahnya. Setelah melihatnya gwan wong juga ketua chun merasa bukan orang yang mereka kira, dan ternyata seo hwa yang itu palsu dan yang asli sedang tersenyum bersembunyi dikamarnya.

Kang chi memakai gelangnya lagi dan menyembunyikan peta ke balik bajunya, ia dikejar-kejar para ninja. Kang chi berlari dan bersembunyi di kamar penginapan seo hwa. Seo hwa menyalakan lilin kamarnya dan bertanya siap yang masuk. Sepertinya kang chi juga tidak mengira ada seo hwa.
Seo hwa berjalan pelan mendekat sambil terus bertanya, ia menggenggam pisau disalah satu tangannya dan tangan lain membawa lilin. Kang chi terdiam, ia menoleh dan keduanya saling menatap.

No comments:

Post a Comment