Friday, May 31, 2013

Recap Sinopsis Gu Family Book Episode 15 Bagian Pertama

Yeo wol kecil berjalan ke arah penyimpanan pedang, ia lalu mencoba mengambil sebuah pedang tapi tka bisa. Dam pyung jon datang mengambilkan dan meminta yeo wol memegangnya, saat di angkat yeo wol merasa keberatan, ayahnya tersenyum lalu mengambil pedang yang dipegang yeo wol.

Dam pyung jon lalu berkata pedang adalah kekuatan, jika digunakan untuk membunuh orang yang tak bersalah maka bebannya semakin berat lagi. Yeo wol bertanya apa ayahnya pernah membunuh orang yang tak bersalah.

Dam pyung jon menjawab dalam hati, kalau ia hanya sekali membunuh orang tak bersalah dalam hidupnya. Ia ingat saat menebas wol ryung.

Episode 15
Yeo wol mencari kang chi ditengah hutan, ia lalu merasa ada seseorang dan melihat bayangan dengan mata hitam ia segera mengeluarkan pedangnya. Sementara di pondok sojung mencoba memberitahu kang chi tentang wol ryung ayahnya yang datang untuk membunuh kang chi.

Yeo wol mengejar wol ryung tetapi ia terjatuh, kakinya terkilir. Dan saat itu wol ryung mendekat, kang chi merasa yeo wol dalam bahaya ia segera ke hutan, yeo wol bertanya siapa ia, wol ryung menerangkan namanya ia lalu menanyakan siapa yeo wol, yeo wol pun menjelaskan.
Wol ryung tahu kalau yeo wol putri dam pyung jon, ia lalu mengatakan kalau ia kenal ayah kang chi yang telah dibunuh oleh kepala polisi dam pyung jon, ayah yeo wol. Mendengar itu yeo wol tak percaya, ia menarik pedang dan mengarahkan ke wol ryung.
Yeo wol tak percaya yang diucapkan wol ryung, wol ryung tersenyum dan mengatakan kalau yeo wol tak bisa melukainya, yeo wol lalu mengayunkan pedangnya, tetapi wol ryung lebih cepat menangkap yeo wol dan membalikan mengarahkan pedang ke yeo wol.
Di tempat kang chi, burung-burung berterbangan kang chi berbalik dan terus meneriaki yeo wol. Dan akhirnya ia menemukan yeo wol sendirian terduduk dihutan, kang chi segera mendekat dia cemas menanyai yeo wol, dia melihat keadaan yeo wol apa terluka, tetapi yeo wol malah terdiam saja dan memeluk kang chi sambil menangis, kang chi keheranan dan cemas, ia malah ikut menangis sembari menenangkan yeo wol.
Gwan wong merenung dalam kamarnya sambil menatap sketsa kapal, ia mengingat percakapan dengan tae seo. Gwan wng tak percaya berita itu asli atau palsu, tae seo menjawab kalau saat ini ia hanya memikirkan caranya untuk bertahan dan menyelamatkan adiknya.

Ternyata ada pengawal seo disana, dia berpendapat kalau tae seo memberi berita palsu. Gwan wong berfikir, ia lalu memerintahkan pengawal untuk menyelidiki kebenarannya.

Di hutan, kang chi memperban kaki yeo wol. Kang chi bertanya sebenarnya apa yang dilihat yeo wol, yeo wol ingat percakapannya dengan wol ryung. Akhirnya yeo wol tak memberi tahu kang chi hal yang sebenarnya.

Kang chi menghela nafas, ia berujar untuk apa seorang gadis berjalan sendirian ditengah hutan waktu malam, yeo wol menjawab kalau ia mengkhawatirkan kang chi yang pergi begitu saja. Kang chi bertanya apa yeo wol tidak takut pergi ke hutan sendirian padahal dia seorang gadis. Yeo wol bertanya kenapa kang chi terus mengatakannnya gadis, kang chi menjawab karena yeo wol memang gadis.
Yeo wol bertanya apa kang chi menganggapnya seorang gadis, kang chi mengiyakan dengan agak kikuk. Keduanya lalu menoleh ke samping, yeo wol senyum-senyum senang. Kang chi cepat-cepat berdiri, dan mengulurkan tangan membantu yeo wol berdiri.
Tapi kang chi terlalu kencang menarik sampai yeo wol terlalu dekat dengan kang chi, keduanya slaing menatap begitu dekat, kang chi menggenggam tangan yeo wol, ia mulai merasakan sesuatu dan saling melihat satu sama lain.
Kang chi seperti ingin melakukan sesuatu tapi ditahan dan hanya mengatakan kalau mereka harus cepat kembali yeo wol hanya mengiyakan. Kang chi malah melepas pegangan dna meninggalkan yeo wol yang masih berdiri mematung dan menatap kang chi yang salting. Kang chi kembali mendekat lagi tapi hanya untuk mengambil pedang yeo wol dan mendekatkan sepatu yeo wol. Yeo wol hanya bisa melihatinya dan tertawa geli melihat tingkah kang chi.

Di penginapan, tae seo berkeliling dengan choi mae reum dan ok man. Choi ma reum menjelaskan kalau pemilik baru sepertinya tidak serius menjalankan penginapan. Tae seo lalu bertanya apa ia bisa mengambil penginapan itu lagi, keduanya keheranan mendnegar pertanyaan tae seo.

Dari jauh, wanita jepang diberi tahu oleh anak buahnya kalau tae seo adalah putera pemilik penginapan yang sesungguhnya. Wanita jepang itu berkata kalau saja ia masih hidup mungkin seumuran dengan tae seo (*woi tante puteramu masih hidup) anak buhanya menangkap kalau yang dimaksud putera wanita jepang tersebut,

Sedangkan kang chi masih berjalan dihutan, yeo wol mengaduh kesakitan. Kang chi bertanya apa tak apa-apa, yeo wol menjawab ia bisa menahannya, kang chi tak tega ia lalu berjongkon dan meminta yeo wol naik. yeo wol menolak dengan alasan memalukan, kang chi berdiri dan menawarkan pilihan lain yaitu menggendongnya (didepan) yeo wol jelas menolak ia mencoba melangkah melewati kang chi.

Kang chi tak bicara lagi ia langsung menggendong yeo wol yang kaget. Yeo wol berontak minta diturunkan, kang chi mengatakan kalau yeo wol tidak berat dan memintanya diam saja. (jadi ingat pas Haha running man keberatan gendong suzy *wkk).
Akhirnya kang chi terus jalan sambil gendong yeo wol, yeo wol akhirnya menurut diam dan ia berterimakasih ke kang chi, yang senyum-senyum saja mendengarnya. Keduanya senyum-senyum sendiri, sepanjang jalan tapi pengacau datang *wkk gon dan beberapa murid muncul dari semak-semak, dan gon langsung melotot melihat mereka berdua yang tak kalah kaget, kekagaetan mereka bertambah saat ayah yeo wol muncul *huwaa 

Sampai perguruan, yeo wol mengikuti ayahnya ke ruangannya dan akhirnya kena marah. Yeo wol protes kenapa ayahnya tak mendiskuiskan tentang perjodohannya, apa karena ayah kang chi. Dam pyung jon kaget, yeo wol bertanya lagi apa benar ayahnya yang membunuh ayah kang chi, pyung jon bertanya yeo wol tahu darimana dan apa kang chi juga tahu.

Yeo wol menggeleng, ia seakan tak percaya ternyata ucapan wol ryung benar. Dam pyung jon tak mau memberi alasannya kenapa ia membunuh ayah kang chi dan meminta yeo wol pergi. Yeo wol teringat percakapan dengan wol ryung, yang mengatakan kalau yeo wol dan ayahnya mirip yaitu mengarahkan pedang keorang yang tak bersalah.

Yeo wol dikamar masih memikirkan perkataan wol ryung, ia masih tak mempercayainya. Kang chi juga sedang berfikir dikamarnya.
Dam pyung jon memanggil gon, dan mengtakan kalau mereka harus memisahkan kang chi dan yeo wol.
Keesokan harinya, gon memberi tahu yeo wol kalau mulai hari ini dia dikurung dikamar,yeo wol jelas berontak dan akan bicara ke ayahnya sendiri, tapi gon menghalangi dan meminta yeo wol mematuhinya karena jika tidak dia dan murid lain akan kena hukuman, ini smeua terjadi juga karena kang chi, yeo wol akhirnya pasrah.

Seorang memakai pakaian hitam menyelinap ke penginapan dan masuk ke kamar tae seo. Tae seo kaget ia melihat kang chi ia senang plus heran, tapi ia waspada ketika melihat kang chi dihadapannya membawa pedang.

Kang chi bertanya, apa tae seo berkhianat lagi dengan memberitahu rencana jenderal ke gwan wong. Tae seo santai menjawab kalau itu demi menyelamatkan adiknya, karena baginya chung jo keluarga satu-satunya. Kang chi terlihat sennag dnegan jawaban tae seo, tae seo juga tersenyum sambil berkata "jika kau mengenal dirimu sendiri dan musuhmu" kang chi heran
Tae seo melanjutkan, kau akan memenangkan setiap pertempuran.sembari mengambil tempat lilin dan menyerang kang chi yang menahannya dengan pedang. Gwan wong muncul dari balik pintu, tae seo heran dan saat menoleh ternyata itu pengawal seo yang menyamar menjadi kang chi.

Gwan wong hanya mengetes tae seo, dan kini ia percaya dan malah menasehati tae seo agar tak menggunakan hati nurani dalam hidup. Ia lalu pergi dengan pengawal seo, sepeninggal mereka berdua tae se bernapas lega. *yeaa

Ternyata kang chi sedang merawat so jung dipondoknya. So jung tersadar sudah berbaring ditempat tidur, ia bangun dan melihat kang chi yang tidur sambil duduk, ia lalu memanggil kang chi. kang chi tersadar dan melihat so jung ia segera mendekat, dan memberikan gingseng merah dari guru gong dal.
So jung tak menerima obat itu, ia malah mengkhawatrikan kang chi yang tidak pergi, kang chi menjawab ia tka bisa meninggalkan orang yang sakit. So jung berkata seharusnya kang chi tak mengkhawatirkan ornag lain, melainkan dirinya karena ayahnya sedang mencarinya dan akan membunuhnya, kang chi mengelaknya bagaimana disebut ayah jika dia ingin membunuhnya.

So jung mengatakan lagi kalau kang chi bisa mati, kang chi kaget bukannya so jung dulu mengatakan kalau ia tak bisa mati. So jung menjelaskan sesama makhluk mitos bisa saling membunuh, kang chi berfikir lalu ia menjawab kalau begitu ia juga bisa membunuh wol ryung.

So jung frustasi mendengar jawaban kang chi, ia menkhawatirkan kang chi yang tak mungkin sanggup melawan wol ryung. So jung bertanya kenapa kang chi nekad mau menghadapinya, kang chi menjawab karena wol ryung menyentuh yang seharusnya tak ia sentuh, so jung menghela nafas.

Kang chi malah meminta so jung yang bersembunyi ke tempat yang aman. Dan memintanya untuk tidka mengkhawatirkannya, karena kang chi sudah tahu siapa wol ryung sekarang itu cukup baginya.

Seperti pepatah "jika kau mengenal dirimu dan musuhmu" so jung meneruskan "kau akan memenangkan setiap pertarungan" kang chi menggeleng dan mengatakan bukan itu, "jika kau mengenal dirimu sendiri dan musuhmu kau bisa menjadi musuh atau menjadi teman" katanya sembari tersenyum membuat so jung benar-benar pasrah dengan kenekadan kang chi.

Ditempat tae seo berdiri sedari tadi ia tersenyum, sepertinya ia tahu kalau kang chi pasti akan menjawab seperti itu. Kang chi keluar dari pondok ia berjalan menyusuri hutan, tiba-tiba ia merasa diikuti, ia menoleh tetapi tak melihat siapa-siapa.

Kang chi terus berjalan, ia merasa ada orang ia berbalik lagi dan memanggil apa ada orang sambil berjalan pelan-pelan. Wol ryung berdiri dibalik pepohonan dan merubah matanya menjadi merah, kang chi melihatnya dan ia menjadi geram saat akan melangkah, kaki kang chi merasa tertahan dan saat melihat tumbuhan melilit kakinya.
Tumbuhan itu semakin melilit tubuh kang chi yang keheranan melihatnya, saat berhenti tumbuh kang chi mencoba melepaskan tumbuhan itu dan saat lengah wol ryung pergi meninggalakan kang chi. Kang chi masih syok dengan apa yang dilihatnya dan saat menoleh ia tak melihat wol ryung lagi.

No comments:

Post a Comment