Thursday, May 2, 2013

Recap Sinopsis Gu Family Book Episode 6

Sebelumnya: Gu Family Book Ep.5

"Kang chi, Kenapa kau memukuli temanmu?" tanya tuan park ke kang chi kecil, selain kang chi kecil, ada lima orang anak laki-laki kecil yang berlutut disana, wajah mereka juga penuh luka
"Mereka bilang, aku ini anak yatim yang dibuang disungai" jawab kang chi mukanya penuh luka
"Apa kau merasa malu dibuang disungai?" tanya tuan park wibawa
kang chi merubah mimik wajahnya yang tadinya marah, seraya menundukan kepala "ya" jawab kang chi
Tuan park mendekati kang chi sambil tersenyum, "tapi kang chi, menurutku itu hal bagus, jika kau tak hanyut disungai maka, aku tak pernah bertemu denganmu" ujarnya, kang chi mendongak heran, matanya berkaca-kaca terharu. "Tuan.." jawab kang chi
"meskipun tak ada hubungan darah, keluarga bisa dibentuk atas dasar cinta. Dalam hatiku kau sudah menjadi putraku, kau mengerti" kata Tuan park penuh kasih sayang, Kang chi mengangguk sambil airmatanya mengalir, tuan park tersenyum sembari menepuk-nepuk pundak kang chi.
Tuan park berdiri dan berkata kepada teman-teman kang chi "jadi jangan pernah mengejek kang chi lagi, meskipun ia anak yang dibuang, mengejeknya sama dengan mengejekku" kata tuan park. Anak-anak itu menunduk takut, "apa kau senang sekarang?" tanya tuan park, kang chi mengangguk sambil tersenyum senang.

Episode 6
Kita kembali saat kejadian Tuan park tertusuk pedang, semua ornag terkejut, kang chi menangis dan marah, tiba-tiba angin berhembus kencang dan mata kang chi berubah menjadi kehijauan. Dan menatap penuh amarah ke arah Gwan wong.
Diluar So jung menatap penginapan seribu tahun dengan cemas. Yeo wol dan gon merasakan kekuatan itu, mereka berdua mengintip lewat atap, tapi angin berhembus kencang sulit membuat mereka melihat dengan jelas. Gon menutupi yeo wol agar tidak tertiup angin secara langsung.
Semua orang berusaha menahan diri dari terpaan angin, gwan wong berusaha melihat kearah kang chi, dia kaget melihat mata kang chi yang kehijauan, dia diam terpaku kang chi melopat kearahnya sembari berteriak "Akan kubunuh kau!!" teriak kang chi, tapi saat itu So jung muncul menghalangi kang chi dengan tongkatnya. *Why? mbok dibiarkan saja gwan wong mati, Wkk ceritanya langsung end
Kang chi tak dapat bergerak karena tongkat so jung. Dari mata kang chi sepertinya heran, saat itu gelang bersinar, pengawal gwan wong melihatnya dan ia semakin penasaran. Tapi angin semakin kencang menerpa mereka, sehingga mereka menutup mata mereka melindungi dari terpaan angin. Sesaat kemudian angin kencang berhenti, bulan yang tertutupi awan juga sudah menampakan sinarnya. Suasana hening, sesaat mereka sadar kang chi dan so jung menghilang, pasukan polisi meributkan kang chi.
Tae seo, melangkah gontai mendekati tubuh ayahnya, dia lalu berteriak meneriaki ayahnya. Tae seo melihat ayahnya yang sudah tak bergerak, ia menangis sambil menutup mata ayahnya yang terbuka.Chung jo hanya menatap tak percaya kepergian ayahnya.
Di tempat dam pyung jon, dia mendapat surat merpati, dan kaget membaca isi surat itu. Begitu juga ditempat Gubernur Lee Soon shin, dia terkejut mendengar kabar meninggal Tuan park, terlebih mendengar tuan park dituduh sebagai pengkhianat.
Kembali keruangan Tuan park yang berantakan, tetapi kamar rahasia Tuan park masih utuh tak terjamah.
Dipasar, bong chul kaget mendengar berita Tuan park dituduh sebagai pengkhianat yang membiaya para pemberontak. Bong chul heran, dia juga bertanya dimana kang chi? tapi temannya itu tidak tahu.

Di Penginapan warga berbondong-bondong melihat apa yang terjadi, dari arah penginapan para polisi menggotong tubuh jasad yang terbungkus, mereka kaget terlebih melihat keluarga Tuan park yang dipaksa para polisi untuk berjalan cepat.

Chung jo yang lemas, ditarik paksa seorang polisi hingga terjatuh semua ornag kaget, tae seo marah tapi ia ditahan polisi lain. Polisi itu menarik chung jo untuk berdiri, chung jo menatap sengit ke polisi itu, polisi yang merasa diremehkan tersinggung dan menampar chung jo.

Warga masih tak percaya, seorang berteriak "tidak mungkin, bagaimana tuan park bisa menjadi penjahat?" protesnya, memancing warga lain untuk ikut berteriak. Polisi tadi mengacungkan pedangnya ke arah warga *hidih beraninya pakai senjata. 

"siapa yang berani bersekutu dengan pemberontak, dan berani bicara lagi, akan langsung dibunuh" ancam polisi itu, semua warga tutup mulut.
"mulai sekarang, jangan tunda lagi" perintah ketua polisi tadi kebawahannya
"ya, tuan" jawab anak buahnya, yang memulai menarik sapi untuk menjalankan gerobak jenazah tuan park. Tapi sapi itu tak mau bergerak, polisi yang menarik heran, lalu dibantu keempat anggota polisi lain, tetap saja gerobak itu tak mau bergerak begitu juga dengan sapinya.

Orang-orang yang melihat heran dan mulai bergunjing. Ny Yoon melihat jenazah suaminya sedih "mundur" perintah Ny Yoon dan mulai melangkah mendekati jenazah suaminya, awalnya seorang polisi menahannya tapi Ny Yoon menatap tajam hingga ia mundur.Perlahan Ny Yoon mengusap jenasah suaminya dengan lembut sembari berkata dengan sedih,
"kurasa kau tak mau pergi, kau masih ingin hidup. Semuanya sudah berakhir sekarang, jadi..kita pergi saja, sayang. Tinggalkan semua kebencian lamamu, kita pergi saja." kata Ny Yoon
Chung jo melangkah mendekati ibunya, dia meletakan tangannya sama seperti ibunya dengan sedih, tae seo juga. Lalu pelayan choi juga pengawal Han wo mendekat juga bersama-sama mereka mendorong gerobak, dan akhirnya gerobak dan sapi itu mau berjalan.
Warga juga para polisi terheran dnegan kejadian itu, akhirnya gerobak yang membawa jenazah tuan park, dan rombongan keluarga tuan park yang menjadi tahanan melangkah pergi. sepanjang jalan warga terharu dan menangis, mereka bersimpati dan memberi penghormatan kepada Tuan park dengan bersujud menangisi kepergian tuan park.

Bong chul melihat dari jauh, tapi saat melihat rombongan, bong chul heran kenapa dia tak melihat kang chi, seorang temannya berpendapat mungkin kang chi melarikan diri, bong chul tak percaya. tapi seorang polisi membenarkan hal itu, membuat mereka tambah heran.

Polisi itu menempelkan kertas pengumuman yang isinya gambar kang chi, dan tulisan kalau kang chi pembunuh tuan park, dan barang siapa yang berhasil menangkapnya akan diberi imbalan 200 koin. Bong chul yang mulanya tak percaya, jadi tak perduli setelah mendengar jumlah hadiahnya.
Di kamar yeo wol, dia marah-marah tak percaya kang chi menjadi tertuduh pembunuhan Tuan park. Padahal semua orang tahu, malam itu pengawal jo gwan wong yang membunuh tuan park. Gon berpendapat, gwan wong takut kemarahan rakyat, lagipula saat itu kang chi menghilang entah kenapa, jadi tepat jika mereka menjadikan kang chi sebagai pembunuhnya.
Warga masyarakat lalu berkerumun ke papan pengumuman, mereka mulai memaki-maki kang chi, sebagai anak yang tak tahu malu, sudah dibesarkan oleh tuan park dengan baik malah ini balasannya. Mereka juga berkata karena itu sebaiknya mereka tidak merawat anak yang dibuang. Dari jauh so jung melihat semua itu dengan sedih dan cemas. 

Yeo wol, berniat mencari kang chi, gon menahannya dan menyarankan untuk pulang dan berdiskusi dengan guru (ayah yeo wol).
"tidak, semuanya akan terlambat, saat kita pulang dan berdiskusi" jawab yeo wol
"Semalam, kita tak bisa melakukan apapun, dan hanya bisa melihat tuan park mati, dan jika anak itu tertangkap sebagai tersangka pembunuh, anak itu juga akan mati" tambah yeo wol
"lalu bagaimana caramu menemukannya? setelah menemukannya, apa yang akan kau lakukan? apa kau akan menyembunyikannya?" tanya gon
"jika itu memungkinkan" jawab yeo wol, membuat gon kaget
"dan bagaimana jika kau dituduh sebagai kaki tangannya? maka guru dan semua anak buahnya dituduh terlibat" kata gon lagi "apa kau memikirkannya?" tanya gon lagi
"sekarang, aku ingin menemukan dia dulu. Setelah itu..aku akan memikirkannya" jawab yeo wol yakin.
"kenapa?" tanya gon, mengehntikan langkah yeo wol, ia berbalik menatap gon
"kenapa kau sangat memperdulikannya?" tanya gon lagi
"Dia menyelamatkan nyawaku..dua kali. Tentu saja aku sangat memperdulikannya" jawab yeo wol lali pergi, meninggalkan gon yang mengkerutkan keningnya pasrah.
Di kantor polisi, seluruh keluarga Tuan park, beserta para pelayannya digiring ke tahanan, kecuali tae seo yang akan diintrograsi. Ny yoon dan chung jo kaget mendengarnya, hal itu berarti tae seo akan disiksa.

Ny Yoon protes dan mengatakan anaknya tidak tahu apa-apa, tapi Ny yoon malah didorong sampai jatuh. Chung jo membantu ibunya berdiri Ny Yoon marah dan bertanya "kesalahan apa yang kami lakukan, kau bunuh suamiku yang tak bersalah. Kenapa sekarang kau bawa anakku? lebih baik aku saja, bunuh aku saja" ronta Ny Yoon.
Tae seo mendekati ibunya mencoba menenangkannya, dan mengatakan dia akan baik-baik saja. Ny yoon menangis mendengar itu, ia memeluk tae seo, tetapi para polisi segera melepas keduanya. Dan menarik tae seo pergi, Ny yoon berteriak histeris, begitu juga para pelayan menriaki tuan mudanya.

Tae Seo dibawa kelapangan intrograsi, disana sudah disiapkan alat-alat penyiksaan. Kepala polisi keluar siap menjalankan tugas, dia melirik dan mengangguk kesamping yang sudah ada gwan wong duduk menikmatinya teh. Dan intrograsi dimulai.
Dipenjara semua orang terduduk lemas, pelayan choi bertanya kemana perginya kang chi, pengawal han wo tak bisa menjawab.

Tiba-tiba terdengar suara teriakan tae seo yang kesakitan. mendengar itu semua kaget, terutama Ny Yoon yang langsung berdiri dan berteriak histeris "Apa yang mereka lakukan pada anaku?Buka pintunya!" teriak Ny yoon, penjaga langsung mendekat dan menyuruh diam. Ny yoon terus berteriak, tetapi penjaga tak menghiraukannya, chung jo berdiri mendekati ibunya dan menutup telinga ibunya
"Ibu jangan begitu, jangan dengarkan, ibu harus bertahan" kata chung jo, tapi Ny yoon semakin histeris tidak kuat dan akhirnya dia jatuh pinsan. Para pelayannya langsung menolongnya dna mereka semua menangis. Chung jo sok tegar, dia menatap ibunya "diamlah jangan menangis" kata chung jo, para pelayannya baik wanita maupun pria melihat ke arah chung jo
"jangan menangis lagi, jangan lemah, kita harus bertahan dari semua ini" perintahnya, dia lalu berbalik mengusap airmatanya yang jatuh, dalam hatinya dia memanggil kang chi.

Sedangkan kang chi tertidur digoa wol ryung, kang chi tersadar seperti mendengar suara chung jo. Dia bergegas berdiri, tapi dia merasakan perutnya sakit.  Dia tersadar berada ditempat apa, dia melihati seluruh sudut goa, sesaat kemudian ia pergi keluar, melihat sekeliling gua, hutan dan sungai yang masih sama seperti waktu wool ryung tinggali.
So jung datang mengagetkan kang chi, so jung menanyai keadaan kang chi, apa perutnya sakit, kang chi memegangi perutnya sepertinya masih sakit. Tapi dia ingat kejadia semalam, kang chi langsung bertanya apa yang terjadi dengan Tuan park, chung jo dan tae seo juga keluarganya lain.

Tapi so jung sepertinya tak memperdulikan pertanyaan kang chi dia sibuk membuka makanan untuk kang chi. So jung menawari kang chi makan, merasa tak dihiraukan kang chi akan pergi, tapi dicegah so jung dan ia menasehati kang chi tak ada gunanya dia pergi, semuanya telah terjadi.

Dan meminta kang chi lebih baik tinggal disini selama 10 hari lagi, kang chi semakin kesal mendengar perkataan so jung. Kang chi marah, dan mengatakan rumahnya adalah penginapan seribu tahun dan keluarganya juga ada disana bagaimana ia bisa melupakkan mereka, so jung berbalik dia mengatakan seharsnya ia yang marah, karena tiada gunanya ia meramalkan pertanda untuk kang chi.

Kang chi heran apa maksud so jung, so jung menambahkan jika kang chi mau menurut mungkin tuan park tidak akan mati, karena itu so jung meminta kang chi tinggal digoa saja sebelum kejadian lebih buruk menanti. Kang chi tak mau, dia berbalik akan pergi “itu semua wasiat ibumu..” perkataan so jung menahan kang chi, yang keheranan ia lalu berbalik lagi
“apa maksud anda? Ibuku? Kau mengenal ibuku?” tanya kang chi
“akulah teman terbaik ayahmu” jawab so jung, membuat kang chi tertegun
(*kenapa aku jadi ga suka sama karakter so jung, dia seperti terlalu menakuti ramalannya, walau itu benar, tetap saja itu jalan hidup yang harus dihadapi, walau sebagaimana susahnya tetap saja harus dijalani dan ditaklukan bukan dhindarii, karena itulah kehidupan ada saatnya susah tetapi tak sedikit pula kebahagiaan dari jalan itu, dan jika kita berani memilihnya maka tak ada kata penyesalan, Wkk, abaikan.)
Kembali kelapangan intrograsi, tae seo sudah penuh luka penyiksaan, gwan wong datang mendekati tae seo, ia menggunakan kipasnya untuk menaikan wajah tae seo yang penuh luka, dia merasa puas, dan mengingatkan tae seo waktu menemuinya dahulu, ternyata itu perintah tuan park.

Sebenarnya tae seo ingin melaporkan gwan wong langsung ke pemerintahan, tapi ayahnya mencegah karena ia menghormati gwan wong sebagai assiten menteri dulu. 

Gwan wong mengatakan seharusnya dulu tanpa ragu tae seo melaporkannya, dia menyalahkan keragu-raguan tae seolah yang telah membunuh ayahnya sendiri.

Tae seo murka, dia mengatai gwan wong, dan bagaimana caranya dia akan membunuh gwan wong, mendengar itu gwan wong tersenyum meremehkan, dia menjawab dengan santai masa lalu orang-orang yang mengatakan hal seperti tae seo telah ia bunuh dahulu.

Gwan wong kembali keruangannya, dia menanyai pengawal setianya mengenai kang chi, tapi pengawalnya belum berhasil menangkapnya.

Gwan wong mengingat tatapan kang chi, dia merasa penasaran dengan hal itu. Pengawalnya berpendapat,  semua kekuatan kang chi ada kaitannya dengan gelang yang ia pakai, menurutnya setiap kang chi berubah gelangnya selalu bersinar, dia juga mengatakan banyak orang-orang yang memakai hal-hal tersebut didalam peperangan. Gwan wong semakin penasaran, dan ia meminta menangkap kang chi hidup-hidup.

Saat itu kepala polisi datang menghadap, ia melapor kalau tae seo tak membuka mulut sedikitpun, sehingga ia tak mendapat sedikitpun informasi tentang pemberontakan.

Gwan wong tak mempermasalahkan hal itu, ia juga menegaskan sekali lagi kalau pembunuh Par Mo Sol adalah kang chi, agak ragu kepala polisi mengiyakan ia malah mengalihkan pembicaraan mengenai nasib penginapan seribu tahun. Gwan wong menjelaskan agar dijalankan sesuai hukum berlaku, yaitu menjual sisa pegawai menjadi budak dan menjual penginapan itu kepadanya, kepala polisi kaget mendengarnya.

Gwan wong menjelaskan, kalau dia merasa bosan setelah pensiun dan ingin mencari usaha baru, kepal polisi itu terpaksa tersenyum sambil mengiyakan pendapat gwan wong, dengan licik gwan wong menghasut kepala polisi untuk mempromosikan ia menjadi hakim daerah, mendengar hal itu, si kepala polisi langsung kesenangan.

Ia berterimakasih pada gwan wong, dan berjanji akan mempersiapkan segala sesuatu mengenai penginapan seribu tahun. *jiah, main sogokan

Tae seo, selesai diintrograsi, dia dibawa masuk beberapa pasukan dan memasukannya ke penjara, para pelayan dan chung jo kaget melihat keadaan tae seo, sedangkan Ny yoon masih pingsan.  Chung jo bertanya keadaan kakanya, pengawal han woo menjawab sepertinya parah.

Setengah sadar tae seo memanggil kang chi, ia bertanya dimana keberadaannya. Pelayan-pelayan lain, berbicara mungkin kang chi kabur, dan meninggalkan mereka. Yang lain menimpali semua gara-gara kang chi sampai tuan park meninggal. Chung jo, pelayan choi dan han woo juga tae seo hanya terdiam mendengarnya, larut dalam pikiran masing-masing.
Dipasar, ma bong chul sibuk mencari keberadaan kang chi ia menanyai seorang dipasar,  dia tak tahu dan bertanya mengenai kang chi, bong chul mengatakan kalau kang chi yang membunuh tuan park. Orang itu langsung marah-marah ke kang chi, bong chul meminta jika ia tahu beri tahu dirinya.

Yeo wol dan gon melihatnya dari jauh, yeo wol berpendapat banyak orang yang mencari kang chi karena hadiah, jadi ia merasa kang chi tak akan ada dipasar, mungkin dia ada dihutan. Gon meminta yeo wol menyerah saja, karena ini seperti mencari jarum ditumpukan jerami, yeo wol santai menjawab kalau kang chi itu lebih besar dan keras dari jarum, dan satu hal lagi kang chi itu ceroboh jadi mungkin lebih mudah menemukannya.

Gon pasrah menghadapi sifat nonanya itu, dia bertanya bagaimana dia bisa merubah sifat keras kepala yeo wol, dengan tertawa yeo wol menjawab mungkin sampai mati tidak akan bisa. Ia lalu mengajak gon pergi kehutan. Ternyata bong chul dan seorang temannya menguping, ia lalu membuntuti yeo wol dan gon.

Lalu keduanya berjalan kehutan, gon melihati yeo wol, ia lalu berhenti mengambil bambu isi air dan memberikannya ke yeo wol yang menerimanya dengan tersenyum. Diatas bukit bong chul dan temannya memperhatikan mereka berdua.

Temannya bong chul mengeluh, mereka sudah berjalan jauh ia merasa kakinya sakit, selain itu ia juga lapar, bong chul marah dan menutup mulut temannya. Dia meminta temannya untuk tutup mulut atau ia akan memasukan rumput kering ke mulut temannya itu.

Saat itu bong chul tidak tahu, gon sudah berdiri dibelakangnya dan mengagetkan mereka. Gon bertanya siapa mereka, bong chul agak takut, gon mendekat lalu mengambil selembarang kertas kang chi dan membacanya, bong chul menjelaskannya,tapi gon menyobek-nyobek kertas, membuat bong chul marah, yeo wol tersenyum melihatnya, tapi ia melihat ada seseorang lewat kearah lain diatas bukit.

Bong chul menahan gon dan mengatakan siapa saja yang menemukan kang chi terlebih dulu harus membagi uang hadiah itu 50/50, gon tersenyum dia tak menggubris tawaran bong chul dan menyuruh mereka pergi, bong chul masih berusaha dia menawarkan 60/40, gon tak perduli dia menaikan pedangnya sedikit keluar dari sarungnya menurunkan nyali bong chul, gon menyuruh mereka pergi, bong chul lalu mengiyakan dan perlahan pergi.

Gon menoleh dan kaget melihat yeo wol sudah tak ada ditempat.  Gon segera berlari mencari yeo wol, bong chul yang hendak pergi berbalik, dan memilih menunggu disana.
Sedangkan yeo wol, mengejar bayangan tersebut, dan sampai tengah hutan ia baru sadar, ia merasa dirinya sudah dikepung, yeo wol berhenti dan perlahan mundur lalu berbalik lari kencang.

Ternyata orang-orang itu para pengawal gwan wong. Mereka mengejar yeo wol, sampai balik batu besar, tangan yeo wol ditarik seseorang, dan menutup mulut yeo wol. Karena terkejut yeo wol menarik lengan orang itu dan membanting tubuhnya ketanah, ia mengeluarkan sebilah pisau, tapi saat membuka matanya ia malah kaget ternyata itu kang chi.

Kang chi segera membalikan tubuh yeo wol ketanah sehingga keduanya sama dengan batu yang menutupi keduanya dari pandangan orang-orang yang mengejar tadi. Para pengawal gwan wong sampai didekat mereka, mereka mencari kesegala arah, saat seseorang menoleh kearah kang chi dan yeo wol, terlihat kaki kangchi tapi pephonan rambat segera menutupinya sehingga seorang pengawal itu tak tahu.

Lalu mereka pergi dari situ, tinggal kang chi dan yeo wol, masih dalam posisi yang sama, yeo wol dibawah kang chi, mereka saling menatap satu sama lain. Kang chi mengatakan kalau dam terlalu cantik jika dilihat dekat *walah, emang cakep wkk.
Mereka masih dalam posisi seperti itu dan berbicara, yeo wol memberitahu tentang kondisi desa, banyak orang mencarinya karena uang imbalan. 

kang chi tak menghiraukan peringatan yeo wol ia malah mengajari yeo wol sopan santun, dan cara beterimakasih karena kang chi merasa yeo wol tak pernah berterimakasih padanya. Saat itu datang gon menarik baju kang chi, keduanya lalu adu mulut lagi, dan akan berkelahi tapi dihentikan yeo wol. 

Mereka berdiam diri, kang chi siap memukul gon, yeo wol menceritakan tentang kondisi tuan park yang jenazahnya didiamkan begitu saja, dan keluarganya ditanyai dan disiksa, dan orang-orang salah paham mengira kang chi kabur setelah membunuh tuan park. Mendengar hal itu kang chi marah dan memukulkan tinjunya, dia melepas gon dan akan pergi tapi dihalangi yeo wol.

Yeo wol meminta kang chi ikut dengannya dan bersembunyi dahulu. Kang chi ingat, saat so jung memintanya untuk tinggal digoa sepuluh hari lagi, tapi kang chi menolaknya beralasan dia harus menyelamatkan keluarganya, so jung mengatakan kalau kang chi mau tinggal maka ia akan menceritakan siapa orangtua kang chi dan kenapa ia dibuang di sungai, kang chi tahu itu pasti ada alasan kenapa dia dibuang, tapi saat ini ia tak mau tahu alasan apapun itu, dan bertekad menyelamatkan mereka.

Kang chi mengingat perkataan so jung ia melihat yeo wol dia tetap bertekad akan pergi kepenginapan. Yeo wol berusaha menghentikan kang chi tapi ditahan gon.
So jung melihat mereka bertiga, dan mendesah melihat kang chi tetap bertekad pergi. Saat berjalan meninggalkan hutan, ternyata bong chul dan temannya melihat kang chi. Kang chi sendiri mengendap-endap ke penginapan yang dijaga pasukan polisi, kang chi lewat jalan samping.

Sampai dipenginapan, didekat pohon sakura, kang chi memandang suasana penginapan yang sepi dan juga berantakan ia membayangkan dahulu, penginapan begitu ramai penuh tamu, dan canda tawa, ada tae seo dan pelayan choi yang sedang tertawa bersama.
Saat melamun itu, seorang pelayan memanggilnya, lalu keduanya berpelukan haru.  Pelayan itu menceritakan keadaan dirinya yang sudah dua hari ini dikurung, sedangkan yang lainnya dipenjaran dan pasti disiksa. Kang chi menenangkan pelayan itu, dan dia akan pergi menyelamatkan orang-orang yang dipenjara. Pelayan itu kaget, ia menasehati kang chi untuk berhati-hati, dan berkata kalau kematian Tuan park bukan kesalahannya, kang chi mengangguk lalu pergi.

Dipenjara, semua orang duduk lemas. Beberapa polisi masuk, dan menyeret chung jo keluar, semua heran dan meneriaki chung jo. 

Chung jo berontak dan bertanya dia akan dibawa kemana? Ketua polisi itu berkata, kalau itu hukuman untuk keluarganya, park tae seo akan dieksekusi besuk setelah matahari terbit besuk.

Semua orang langsung berteriak terkejut, sedangkan chung jo akan dibawa kerumah gisaeng dan sisanya akan dijual sebagai budak. Chung jo berontak, dia minta persidangan ulang untuk membuktikan ayahnnya tidak bersalah.

Ketua polisi menjawab sudah ada bukti sebuah surat jadi untuk apa lagi persidangan. Tae seo tidak terima, hanya karena sebuah surat, bisa menghancurkan sebuah keluarga, ia bertanya keadilan macam apa itu. Ketua polisi mendekati  tae seo, dan berkata keadilan dibawah kekuasan orang yang berkuasa, tae seo harus tahu itu.

Lalu mereka membawa chung jo pergi, tae seo dan lain meneriaki chung jo, Ny yoon setengah sadar, pasrah melihat semua itu. Tae seo yang sudah tak berdaya akhirnya jatuh, pelayan choi dan pengawal han wo menolong tae seo dan memanggilnya.
Ditempat gwan wong, kepala polisi melaporkan kalau ia sudah memberitahu hukuman para tahanan. Gwan wong juga dengan yakin mengatakn kalau malam ini ia akan menangkap choi kang chi, dan diruangan itu ternyata ada bong chul yang sepertinya melapor.
Didepan penjara, chung jo dipaksa masuk ke gerobak yanga da jeruji dari kayu-kayu setelah masuk polisi itu menguncinya. Saat akan jalan polisi itu merasa sakit perut, ia lalu meninggalkan chung jo sendirian.

Chung jo memegangi kayu-kayu tangannya gemetaran, dia minta tolong, saat ia menunduk seorang memegangi tangannya, chung jo langsung mendongak dan melihat itu kang chi.

Kang chi meminta maaf, dan dia akan melepaskan chung jo, tapi chung jo dengan gemetar menahan kang chi. Dia meminta kang chi menyelamatkan tae seo lebih dahulu, karena tak ada waktu lagi sebelum tae seo dieksekusi besuk pagi. Kang chi berat melakukan hal itu, tapi chung jo memohon dengan sangat dia bisa menunggu kang chi.

Akhirnya dengan berat hati kang chi menyanggupi, saat akan pergi chung jo menahan lengan kang chi, sebenarnya ia juga takut. Kang chi bingung, akhirnya dia menenangkan chung jo, ia lalu mengecup kening chung jo sebelum pergi. Ternyata diatas terdapat mata-mata gwan wong yang melihat hal itu.
Kang chi merangsek masuk kepenjara, semua pengawal dapat ditaklukan. Semua pelayan bersorak penuh harap melihat kang chi, kang chi mengambil kunci lalu membuka sel penjara.

Ayah kang chi keluar memeluknya penuh haru, seorang pelayan juga pengawal han wo membantu tae seo keluar.  Kang chi melihat Ny Yoon ia lalu membuka sel wanita, dan meminta Ny Yoon naik kepunggungnya karena ia akan menggendongnya.

Tapi Ny yoon menolak dan meminta kang chi pergi,semua orang kaget. Ny yoon beralasan kalau ia ikut ia akan jadi beban, dan lebih sulit hidup diluar sebagai seorang tahanan dengan kondisinya. Ny yoon meminta kang chi menyelamatkan diri, dan membuktikan kalau tuan park tidak bersalah, agar arwah tuan park tenang disana.

Kang chi menatap Ny yoon, ia lalu duduk didepan Ny yyon, dan berjanji akan mengorbankan nyawanya untuk melindungi chung jo juga tae seo. Ny yoon memandangi kang chi, ia ingat waktu ia mengusir kang chi, saat itu ia tak percaya dengan janji kang chi, tapi kali ini ia mempercayai janji kang chi dan memohon untuk melindungi tae seo juga chung jo, mereka saling menitikan airmata, ny yoon berpaling tak sanggup melihat lagi dan meminta kang chi segera pergi.

Ayah kang chi, memilih untuk tetap tinggal menjaga Ny yoon, walau berat akhirnya kang chi pergi, hanya membawa tae seo bersama seorang pelayan dan pengawal han wo.

Diluar kang chi mengendap-endap tetapi, para pengawal pribadi gwan wong sudah siap menghadang. Akhirnya dengan terpaksa mereka melawan, tapi itu tidak mungkin mereka kalah jumlah. Pengawal han wo, memilih ia yang akan menghadapi sendiri, kang chi tidak mau, dia menatap kaki han wo yang terluka, tetapi han wo memaksa kang chi pergi dan segera menyelamatkan tae seo, akhirnya kang chi menurut, ia lalu segera pergi membawa tae seo.

Han wo menghadapi pengawal setia gwan wong, tapi han wo kalah fisik dengan pengawal gwan wong, tongkatnnya yang jadi senjatanya berhasil dipatahkan, dan saat itu pengawal gwan wong menebas dada han wo.

Sedangkan ninja ilusi dan lainnya pergi mengejar kang chi, kang chi dan pelayan juga tae seo yang pinsan melompat kebalik tembok, mereka bersembunyi disana dengan kebingungan apa yang harus dilakukan. Tiba-tiba muncul seorang dan menawarkan bantuan yaitu tempat persembunyian, ternyata orang itu pencuri yang ditolong tuan park.
Kang chi lega mendengar hal itu, tetapi tiba-tiba dari belakang muncul seorang pengawal yang siap dengan pedangnya, kang chi kaget, tapi pengawal itu jatuh kebelakang lagi.

kang chi berdiri dan melihat ternyata pengawal itu telah dipanah yeo wol. yeo wol mendekati mereka, ia meminta paman mantan pencuri itu untuk menyembunyikan tae seo, ia dan kang chi akan menarik perhatian pengawal lain. Yeo wol berjanji, ia akan menyuruh seseorang untuk mengambil tae seo nanti.

Setelah itu keduanya lari ke hutan dikejar para pengawal. Sampai tengah hutan keduanya berpisah. Para pengawal tentu mengejar kang chi, dan berhasil mengepungnya.

Ditempat chung jo, ia harap-harap cemas menunggu kedatangan kang chi, ia semakin cemas ketika melihat petugas yang membawanya sudah kembali. Akhirnya ia pasrah saat dibawa petugas tersebut.

Sedangkan kang chi sedang dikepung para pengawal, seorang pengawal si ninja ilusi teringat ucapan pengawal setia gwan wong, yang harus menghancurkan gelang yang diapakai kang chi terlebih dahulu sebelum melawannya *sotoy, wkk.

Akhirnya pada suatu kesempatan si ninja itu berhasil memotong tali gelang-gelang itu hingga butiran-butirannya tercerai berai ke tanah. Kang chi tertegun melihat gelangnya, tiba-tiba cuaca berubah, air danau bergetar, burung-burung berterbangan, awan gelap mulai menyelimuti langit.

So jung yang sedang bertapa, menyadari perubahan itu, begitu juga yeo wol yang tengah berlari, dia berhenti dan sadar sesuatu akhirnya ia kembali mencari kang chi. Saat kang chi lengah, para pengawal gwan wong berhasil menebas lengan, pundak dan kaki kang chi tanpa perlawanan dari kang chi. 
Kang chi terjatuh, dalam hatinya berontakan ia ingin sekali segera menyelamatkan chung jo. Tiba-tiba ia merasakan sesuatu dalam tubuhnya.

Yeo wol berhasil menemukan kang chi, ia kaget melihat keadaan kang chi yang terkepung, ia akan menolongnya tetapi langkahnya terhenti oleh bola-bola biru, yang lama-kelamaan semakin banyak, ditempat kang chi pun begitu, para pengawal keheranan melihat bola-bola biru.

Bersamaan itu, tubuh kang chi mulai berubah, luka-luka tebasan pedang menjadi sembuh sendiri. Matanya berubah menjadi kehijauan juga kuku-kukunya menjadi panjang dan runcing. Para pengawal sedikit gentar melihatnya, mereka perlahan mundur, kang chi berdiri dan mengaum keras dengan tatapan penuh amarah. Yeo wol tercengang melihat kang chi, ia memanggil namanya "choi kang chi"

No comments:

Post a Comment