Sunday, May 19, 2013

Recap Sinopsis Gu Family Book Episode 12

Sebelumnya: Gu Family Book Episode 11


Percakapan antara so jung dan dam pyung jon mengenai nasib yeo wol dan kang chi. So jung sudah memberi tahu yeo wol untuk menghindar, karena salah satu dari mereka akan mati. Dam pyung jon terkejut mendengarnya, so jung menambahkan nasib tak dapat dihindari setelah nasib yang menentukan dumulai.
Kang chi ditangkap bong chul cs, datang tae seo dan mengatakan akan membunuh kang chi. Tae seo mendekat dan akan melepas gelang kang chi, kang chi sudah memohon tapi pada akhirnya tetap dilepas.

Episode 12
Bong chul menusuk perut kang chi dengan tongkat, hingga kang chi terjatuh. Tiba-tiba angin berhembus, Yeo wol yang mengejar kang chi merasa mendengar sesuatu, tetapi gon tak merasakan.

Rantai yang mengikat kang chi terlepas,  dan mereka semua kaget melihat kearah kang chi yang telah berubah, terutama tae seo dan chung jo.

Bong chul akan menebas kang chi tapi berhasil disingkirkan kang chi yang kelihatan kehilangan kesadaran, dia berjalan mendekati tae seo,tapi tae seo mengayunkan pedangnya , kang chi refleks mencakar dada tae seo, chung jo terkejut melihatnya.
Kang chi sadar, ia memandangi kedua tangannya. Tae seo terjatuh, chung jo menolong tae seo, kang chi akan mendekat tetapi ia dilempari batu oleh chung jo yang ketakutan, karena terlalu syok akhirnya chung jo pingsan.
Bong chul cs, bersiap melawan kang chi yang lengah. Terdengar teriakan keduanya, tapi auman kang chi terdengar pengawal seo cs, yeo wol dan gon sampai ketempat kejadian, tetapi mereka melihat bong chul cs bergelimpangan dengan luka cakaran.
Yeo wol bertanya ke bong chul yang sekarat, bong chul mengatakan itu karena kang chi. Gon menemukan gelang kang chi, dan beranggapan kalau kang chi berubah lagi. 
Tae seo, dengan luka didadanya, berusah berjalan sembari memanggil chung jo, tapi ia tak kuasa dan terjatuh menahan lukanya.

Di perguruan, jenderal lee datang menanyakan kenapa dam pyung jon membiarkan kang chi pergi. Dam pyung jon menjawab kalau ia tak mampu menjaga kang chi, jenderal marah dia berkata kalau sebenarnya dam pyung jon tak mau menjaga kang chi.
Saat itu, seorang murid melapor, kalau para pengawal gwan wong terlihat menuju bukit neung gok. Mendengar hal itu, dam pyung jon meminta gon untuk bersiap, murid itu menjawab sebenarnya gon sudah pergi dari tadi.

Dihutan, yeo wol dan gon melihat pengawal seo cs, mereka heran kenapa mereka ada disini, mereka menduga para pengawal itu mengikuti kang chi juga, tapi kenapa mereka bisa tahu. Yeo wol melihat gelang kang chi, ia lalu mengajak gon bergegas pergi, ia tahu kemana kang chi pergi.
Di gua, taman sinar rembulan, chung jo yang pingsan mulai sadar, ia melihat ke arah kang chi dan ketakutan.
Chung jo kaget apa itu kang chi, ia tak menyangka kang chi bukan manusia. Kang chi hanya bisa minta maaf, chung jo lalu bertanya tentang tae seo, kang chi tak bisa menjawab. Chung jo berfikir kang chi membunuh kakaknya, ia lalu marah dan memilih lari dari gua.

Diluar ia kebingungan akan pergi kemana, tapi ia mendengar auman kang chi ia semakin takut kalau dibunuh juga. Ia lalu bergegas berlari sekuat tenaga. *jiah takut mati juga, tp pas dg gwan wong knp dy mengancam bunuh diri terus.
Chung jo terus berlari, begitu juga gon dan yeo wol, dan juga para pengawal. Chung jo terjatuh dan kaget saat berdiri, dihadapannya sudah ada para pengawal, sedangkan yeo wol kebingungan ia yakin tahu jalan ke taman sinar rembulan, gon memberitahu yeo wol kalau mereka sudah melewati jalan itu.

Chung jo akan pergi tapi ia sudah dikepung. Di chun hwagwan, pelayannya melapor kalau mereka belum bisa menemukan chung jo, ia juga melaporkan kalau ia melihat pengawal gwan wong juga ada diperbukitan, ketua chun terlihat cemas.

Gwan wong sudah sampai di gunung, dan melihat luka bong chul cs. Bong chul bercerita kalau setelah tae seo melepas gelangnya, ia berubah menjadi binatang. Gwan wong teringat dengan wol ryung, dia mengingat persamaan antara wol ryung dan kang chi.

Dugaannya diperkuat dengan perkataan pengawal seo, yang mengira kang chi anak seo hwa dan wol ryung, mengingat kejadian itu sekitar 20 tahun lalu dan sekarang umur kang chi sekitar 20 tahun, gwan wong akhirnya menyadari itu.

Gwan wong bertanya ke chung jo dimana kang chi, tapi chung jo mengatakan tidak tahu.Gwan wong marah, pengawal seo lalu mengatakan kalau chung jo benar, karena ia menemukan chung jo tersesat dihutan. Saat itu pengawal gwan wong lain berhasil menangkap tae seo.

Chung jo kaget melihatnya ia pikir tae seo mati, tae seo melihat chung jo tertangkap gwan wong. Ia lalu memohon dan berlutut untuk melepaskan chung jo dan menangkap dirinya saja. Chung jo membela tae seo, gwan wong meminta chung jo mengingat tempatnya, tapi chung jo berserikeras tidak tahu karena ia merasa seluruh tempat dihutan sama.
Gwan wong marah, dan mengatkan akan menggantung tae seo besuk. Ia lalu menyuruh pengawal seo mengurus orang-orang disitu, setelah itu ia menyusul gwan wong ke suatu tempat. Pengawal seo memberi kode, lalu mereka menghabisi bing chul cs, chung jo semakin ketakutan melihat aksi itu.

Ternyata gwan wong pergi ke perguruan, dam pyung jon keluar dengan para murid. Gwan wong bertanya kenapa dam pyung jon tak membunuh seo hwa 20 tahun lalu, sehingga ia melahirkan anak monster. 
Dam pyung jon tak mau menggubris gwan wong dan memintanya pergi, saat dam pyung jon berbalik pundaknya ditahan gwan wong dan bertanya apa yang direncanakan dam pyung jon kenapa ia melindunginya.

Para murid, meminta gwan wong melepaskan gurunya dan mengambil pedang mereka. Para pengawal gwanw ong pun sama siap menarik pedang. Dam pyung jon berteriak dan meminta mereka menyarungkan pedang, mereka tak mau mulanya tapi akhirnya menurut.
Dam pyung jon meminta gwan wong pergi, tapi gwan wong masih terus bicara dan mengancam ia tak akan tinggal diam jika tahu dam pyung jon bersengkokol dengan jenderal lee, karena ia mempunyai banyak fakta, selain tentang perak juga orang-orang dam pyung jon yang mengawasi gunung.

Dam pyung jon berteriak untuk membuang garam (sungguh aku tak mengerti maksudnya) ia lalu masuk kedalam, gwanw ong marah akan mengejar tapi ia ditahan para murid, akhirnya dengan kesal ia pergi juga dari perguruan.
Jenderal lee ada didalam, dam pyung jon memintanya untuk menginap malam ini dan pulang pagi-pagi esok, ia cemas kalau pengawal gwan wong memata-matai mereka.

Yeo wol duduk termenung sambil melihati gelang, gon meminta yeo wol pulang karena hari mulai malam. 

Di gua taman sinar rembulan, kang chi teringat reaksi chung jo mengetahui dirinya yanga sli. Kang chi bergegas kembali ke tempat kejadian mencari gelangnya, tapi ia tak menemukannya dan ia mencium dan mengatahui kalau itu yeo wol, ket ika akan pergi ia dipanggil bong chul yang tengah sekarat tertusuk pengawal gwan wong.
Bong chul meminta kang chi menyelamatkannya, kang chi menolak dan akan pergi tapi ditahan bong chul yang meminta mohon sekali saja. Kang chi berbalik dan mengambil pisau, bong chul berteriak.

Di perguruan, sung sedang berjaga, dengan beberap murid lain. Kang chi mengendap-endap masuk sung merasa ada orang, kang chi sembunyi dan segera berlari tapi murid lain mengetahui, murid yang sedang berjaga langsung mengepung.

Kang chi menutup mukanya, para murid itu keheranan tidak tahu siapa itu. Kang chi perlahan menunjukan dirinya dan semua orang terkejut. Dam pyung jon keluar mendengar keributan, ia lalu melihat kang chi.

Ia mendekati dan tak mengira kang chi berubah seperti itu, ia bertanya untuk apa akng chi datang. Kang chi menjawab ia ingin bertemu yeo wol. Dam pyung jo tak mengijinkan, kang chi marah seorang murid maju tapi kang chi berhasil menghentikannya dan mencekik lehernya.

Semua orang terkejut, dam pyung jon meminta kang chi melepaskannya, kang chi tidak mau dan menjawab jika mereka berusaha membunuhnya maka ia juga akan membunuh mereka.

Dam pyung jon meminta melepaskannya kalau tidak terpaksa ia akan membunuh kang chi. Ia lalu mengambil pedang dan akan menarik keluar dari sarungnya. Pas saat itu yeo wol datang dan mencegah ayahnya.
Ia mendekat, dan meminta ayahnya menyarungkan pedangnya. Dam pyung jon meminta yeo wol minggir, tapi yeo wol tidak mau. Dam pyung jon marah, ia membentak yeo wol untuk minggir. Bukannya menurut, yeo wol malah berlari kesisi kang chi dan menggenggam tangan kang chi.
Dam pyung jon, gon dan semua orang tak bisa berkutik, yeo wol semakin mengeratkan tangannya ke tangan kang chi dengan tekad bulat. Kang chi terheran ia menatap yeo wol, yeo wol bersekukuh tak akan minggir, ayahnya hanya bisa menahan amarah.
 Kang chi terus menatap yeo wol, perlahan tubuhnya berubah normal, mata, urat-urat leher dan juga kukunya normal. Semua orang terkejut, yeo wol tak menyadari itu, ia menoleh dan melihat kang chi yang sudah seperti biasa perlahan tersenyum kepadanya, yeo wol melihat kang chi dengan senang, ia juga perlahan tersenyum. Keduanya saling menatap satu sama lain, dam pyung jon tak jadi menarik pedangnya, jenderal lee juga melihatnya.

Dam pyung jon masuk keruangannya dna teringat kembali ucapan so jung. Sedangkan Kang chi berbicara empat mata dengan jenderal lee, di ruangan.

Jenderal bertanya kenapa wajah kang chi dipenuhi kemarahan, ia juga bertanya tentang seseorang yang pergi dengan kang chi. Kang chi menjawab, orang itu lari setelah melihat wujud aslinya, kang chi juga menambahkan keluarga yang dia anggap satu-satunya malah menolaknya.

Jenderal menasehati ulang, kalau ornag yang paling disayangi adalah orang yang paling menyakiti. Kang chi sakit hati karena kang chi menyayangi mereka. Kang chi teringat chung jo melemparinya batu dan mengatakan kalau kang chi bukan monster seperti ini.

Jenderal mengulang nasehatnya lagi, tak peduli bagaimana orang melihat, tapi cara kang chi melihat dirinya sendiri. Kangc hi bersekukuh kalau kenyataanya dirinya bukan manusia. Jenderal lee bertanya lagi, sekarang kang chi ingin menjadi apa?. Kang chi bingung kenapa ia harus memikirkannya, kenyataanya ia bukan sesuatu ia hanya setengah.

Jenderal lee berkata lagi, Pria butuh teman untuk berbagi tujuan, butuh wanita untuk berbagi cintanya dan negara untuk melayani sepenuh hati, itulah kehidupan terbaik yang bisa menjalani.

Kang chi merasa takkan ada yang mau berbagi tujuan dan hatinya untuk ornag yang seperti dirinya, yang hanya setengah manusia setengah monster. jenderal lee menjawab lagi, kalau banyak manusia terlahir sebagai manusia tetapi berbuat lebih rendah dari binatang. yang menentukan seseorang manusia bukan darah yang mengalir, tapi keputusan dan keinginan seseorang untuk menjalani hidup. (*perasaan perkataan jenderal diulang-ulang terus, aku sampai hapal :D)

Jenderal bertanya lagi, sekarang kang chi mau jadi seperti apa?. Kang chi menitikan airmata mendengar perkataan jenderal.

Diluar yeo wol menunggu dengan resah ia mondar-mandir. Kang chi keluar, yeo wol segera mendekat ia cemas dan langsung menanyakan apa kang chi dimarahi Jenderal.

Kang chi menatap yeo wol dan bertanya, kenapa ia begitu baik dengannya. yeo wol perlahan menjawab kalau ia ingin melakukan apapun yang ia bisa lakukan untuk kang chi, karena itu keinginannya. Kang chi tersentuh jawaban yeo wol.

Kembali keruangan, kang chi menangis ia lalu mengatakan kalau ia ingin menjadi manusia, bukan hanya setengah tapi seutuhnya. Jenderal lee ikut berkaca-kaca ia menepuk-nepuk punggung lengan kang chi menenangkan.

Di hutan bong chul tersadar, ia kaget menoleh kekanan dna kiri. Ia ingat dengan lukanya ia meraba lukanya sudah smebuh. Ia ingat saat ia meinta tolong ke kang chi untuk menyelamatkannya. Kang chi mengambil pisau, ternyata bukan untuk menusuknya melainkan melukai tangan kang chi, dna mengucurkan darah ke luka bong chul.
Bong  chul heran, kang chi menjawab ia pernah melakukan hal ini untuk menyelamatkan orang lain. Bola-bola biru bermunculan menyembuhkan luka, bong chul yang melihatnya malah jatuh pingsan.Saat ini Bong chul terharu, ia melihat perutnya yang benar-benar sembuh sekarang.

Di penginapan, gwan wong berada dikamarnya, chung jo dibawa masuk. Gwan wong meminta chung jo menunagkan minuman, chung jo menolak. Gwan wong marah, dan menggunakan tae seo sebagai ancaman. Chung jo gemetaran mengambil teko akan menuangkan minuman, tapi gwan wong menarik tubuh chung jo.

Chung jo meronta, ia meminta melepaskannya. Chung jo marah dan mengatakan gwan wong orang yang telah membunuh orangtuanya. Gwan wong menjelaskan, kalau ayah chung jo mati demi melindungi kang chi, dan ibunya bunuh diri meninggalkan chung jo.
Dan yang bisa melindungi chung jo saat ini hanya dirinya sendiri dengan menyingkirkan smeua yang bisa dan menikmati semua yang ia bisa. Chung jo sepertinya mendnegarkan perkataan gwan wong dan ia pasrah pada akhirnya. 

Tae seo tersentak bangun, ia seperti merasakan apa yang terjadi dengan adiknya. Di taman, sebuah bunga jatuh perlahan ke kolam.
Keesokan harinya, di perguruan yeo wol mengumpulkan keyakinanya sebelum masuk keruangan ayahnya. Yeo wol memasang keceriannya, dna menyapa ayahnya. Tapi tak dijawab dam pyung jon, yeo wol memanggil ayahnya lagi.

Dam pyung jon bertanya kenapa yeo wol lakukan itu, ia bukan orang yang bisa mengatasi kang chi. Karena kang chi bukan ornag yang bisa berhubungan baik dengan manusia. Yeo wol menjawab kalau kang chi menemukan Gu Family Book ia bisa jadi manusia, dan nasibnya juga pasti berubah. Dan tentang ramalan so jung, mungkin juga bisa berubah.
Dam pyung jon mencemaskan yeo wol, tapi yeo wol menambahkan lagi kalau ia tak perlu emncemaskan masa depan yang belum terjadi, ia juga tak mau menghindari ia akan menghadapinya dengan percaya diri. Sesuai yang pernah diajarkan ayahnya. Dam pyung jon hanya bisa menghela nafas.

Didalam kamar, kang chi duduk merenung. Ia ingat kejadian semalam, saat yeo wol memihaknya dan menggenggam erat tangannya. Kang chi melihat telapak tangannya, ia ingat saat yeo wol mengatakan alasan kenapa ia baik padanya.

Di kamar gwan wong, chung jo terlihat pasrah akan nasibnya, ia memakai kembali bajunya belum selesai. Pengawal gwan wong berkata akan membawa tae seo masuk. Chung jo terperanjat, ia menatap gwanw ong kesal, gwan wong mengatakan chung jo tka perlu malu, karena ia sudha menyelamatkan nyawa tae seo.

Chung jo, bergegas pergi tapi didepan pintu ia bertemu tae seo yang diapit dua pengawal. Keduanya saling menatap penuh arti, chung jo tak sanggup ia lalu pergi, tae seo meronta tak bisa menerima kenyataan apa yang gwan wong lakukan pada adiknya.

Tae seo marah, ia mengamuk dan mengambil pedang pengawal akan membunuh gwan wong. Pengawal seo datang dan memukul punggung tae seo, pengawal seo berhasil membekuk tae seo yang terus berteriak memaki.
Gwan wong menatap penuh penghinaan dan berkata sambil mengatakan kalau tae seo itu lemah. Ia lalu memberi kesempatan terakhir pada tae seo untuk memberitahu untuk apa, uang yang dimiliki jenderal lee, ia lalu pergi meninggalkan tae seo sendirian yang penuh penyesalan dan kemarahan.

Chung jo berjalan kembali ke chun hwagwan, dihalaman wol san cs sedang melihat perhiasan. mereka lalu mendekati dan menahan chung jo, chung jo tak ada rasa takut melawan mereka dan berjalan pergi.

Dikamar, ketua chun dapat laporan tentang kembalinya chung jo, ia bergegas keluar tapi chung jo sudah berjalan masuk kekamarnya. Ketua chun heran dan bertanya apa yang terjadi, tapi dengan airmata chung jo berkata tentang hidupnya, dan mimpi yang pernah dikatakan ketua chun, yaitu ia ingin menjadi gisaeng terkenal.

Tae seo berjalan lemas kembali ke perguruan. Murid-murid yang sedang berlatih melihatinya dengan heran, begitu juga kang chi. Tae seo masuk ke aula dan dam pyung jon kaget melihatnya, tae seo elmas ia terjatuh dam pyung jon segera menahannya.

Kang chi didepan pintu ia ingat saat ia meohon agar tae seo tak melepas gelangnya tapi tae seo tetap melakukannya, kang chi marah dan pergi beberapa langkah ia ingat mendinga park moo sul saat sekarat dan meminta kang chi menjaga tae seo dan chung jo.

Kembali ke aula, dengan bercucuran airmata tae seo mengatakan kalau ia ingin menjadi orang seperti ayahnya. Tapi pada kenyataannya didunia ini ia hanya menjadi orang yang lemah, dan ia juga membenci dirinya sendiri.

Dam pyung jon bertanya apa tae seo yang membuat kang chi berubah. Belum menjawab, kang chi datang dna marah-marah karena tae seo terus-terusan menangis. Kang chi mendekati tae seo mencengkeram kerah lehernya, tetapi sorot mata tae seo tka mau melihat kang chi.

Kang chi terluka tae seo tak mau melihatnya, ia menangis dan memohon agar tae seo mau melihatnya. Melihat kang chi sesungguhnya, tae seo tidak akan tahu jika ia tak mau melihatnya, mengapa kang chi berubah, kang chi bertanya apa tae seo takut atau karena hipnotis. Kang chi mengatakan lagi betapa kang chi ketakutan dan kesepian juga.

Perlahan tae seo melihat kearah kang chi, kang chi mulai senang. Tapi raut wajahnya berubah menjadi kemarahan, tae seo berteriak lalu berdiri memukuli kang chi. Kang chi membiarkan tae seo memukulinya, untuk mengeluarkan semua kemarahan yang dirasakan tae seo. Yeo wol terkejut melihatnya, tapi ia ditahan ayahnya agar membiarkannya.
Tae seo akhirnya berhenti, ia menantap kang chi dan menangis menyesal, ia perlahan terjatuh kang chi ikut menangis sedih dan merangkul tae seo menenangkannya.

Dam pyung jon berbincang dengan guru gong dal, Guru gong dal berkata kalau hati kang chi sudah hancur karena tae seo tehipnotis tapi kebenaran akan selalu menang. Guru gong dal bertanya apa yang akan Dam pyung jon lakukan, ia menjawab kalau mereka harus bersiap melawan Jo gwan wong agar tak ada airmata yang keluar lagi karena perbuatannya. Guru gong dal senang, ia bertanya kembali apa itu berarti akan memanggil empat guru untuk berkumpul.

Di penginapan, gwan wong sedang minum. Pengawal seo melapor tentang empat guru (*nie orang telinganya tajem bener, hahaa) yang mengendalikan Moo Hyun Do Gwan. Gwan wong merasa kenal, empat guru itu selain pengendali moo hyun do gwan mereka juga memiliki uang, pengetahuan dan kemampuan bertarung.

Gwan wong menduga mereka bekerja sama dengan jenderal lee. Gwan wong lalu bergumam, tentang empat guru dan Jenderal lee ditambah kang chi yang setengah manusia setengah monster. 

Saat itu pelayan choi datang mengatakan ada tamu yang mencari gwan wong, gwan wong bertanya siapa. Pelayan choi menjawab beberapa pedagang sambil memberi sapu tangan yang ada tanda lingkaran yin dan yang. Sepertinya gwan wong sudah menunggu kedatangannya.

Di perguruan, yeo wol meletakan sekarung kacang, kang chi bertanya untuk apa. Yeo wol dengan tersenyum menjelaskan kalau mulai sekarang ia bertugas mengawasinya. Kang chi meremehkan yeo wol, gon datang dan menjawab tentu saja ia juga.

Kang chi bertanya untuk apa sekarung kedelai, yeo wol menjelaskan itu tugas pertama kang chi menghitung semua jumlah kacang. Kang chi kaget mendengarnya, yeo wol menambahkan agar kang chi melakukannya dengan sepenuh hati.

Di halaman penginapan, serombongan pedagang dan seorang wanita yang ada dalam tandu ia menggunakan kimono jepang, dan penutup kepala.
Di perguruan, kang chi serius menghitung kacang-kacang itu. yeo wol duduk disampingnya ia bertanya mengenai orangtua kang chi, tapi kang chi tak menggubris, yeo wol terus menganggunya sampai sebutir kacang melompat dan membuyarkan konsetrasi kang chi, yeo wol segera minta maaf sambil tersenyum. kang chi menahan emosinya, ia menuangkan kembali kacang yang telah dihitungnya dan mengulang dari awal.
Gwan wong bertemu seorang yang ia kenal, orang itu lalu menjelaskan kalau wanita itu istri pedagang Miyamoto, dan karena suaminya meninggal wanita itu kini yang ambil alih. Gwan wong terlihat penasaran dengan wanita tersebut. (*aku juga, who? seo hwa kah?)
Wanita itu tersenyum misterius, saat itu dihutan angin berhembus kencang dan kang chi juga merasakan sesuatu, ia menoleh yeo wol heran.
Dihutan ditempat dulu wol ryung berbaring, dari balik semak-semak dua mata merah terbuka. Yeap wol ryung come back. Kang chi merasakan hal aneh ia berdiri, menyenggol sekarung kacang yang ia hitung tadi, yeo wol hanya bisa menatap heran kearah kang chi.
Selanjutnya: Gu Family Episode 13
Cr: Dramabeans, Fb Gu Family Book

No comments:

Post a Comment