Friday, May 17, 2013

Recap Sinopsis Gu Family Book Episode 11


 
Dimulai, saat kang chi dan guru gong dal menerima hadiah masing-masing. Kang chi dapat ayam, guru gong dal topi jenderal lee. Guru gong dal bertanya jika keluarga yang dianggap kang chi berubah, apa yang ia lakukan tapi kang chi menyangkalnya dengan mengatakan kalau itu tidak mungkin.
Kembali saat Tae seo berlutut memohon kang chi menyelamatkan chung jo, kang chi tidak mengerti. tae seo mencnegkeram kerah kang chi, dan merubah mimik wajahnya. Ia meminta kang chi pergi dari hadapannya dengan chung jo, ia sebagai kakaknya merestui mereka. Yeo wol mendengar percakapan mereka dari balik tiang.

Episode 11
Chung jo berdiri membeku, setelah mendengar percakapan gwan wong dengan ketua chun. Gwan pergi dari ruangan, ketua chun mendekati chung jo yang tak mempercayai apa yang iddengar. Ketua chun mencoba menenangkan, chung jo mengambil pecahan gelas yang ia bawa, dan mengancam akan bunuh diri. ketau chun marah dan menampar chung jo dia menasehati masalah tak akan selesai dengan kematian.

Di perguruan, yeo wol tidak konsentrasi mengajar latihan pedang. Sung bertanya tapi tak dihiraukan yeo wol, membuat gon dan murid lain keheranan.
Yeo wol menghentikan latihan, ia berjalan kebelakang dan melihat kang chi. Ia mencoba mencari perhatian kang chi tapi sia-sia, ia akhirnya duduk dan memulai pembicaraan. Yeo wol berkata tentang cinta, jika chung jo memang tulus menyukai kang chi, ia pasti akan menerima kang chi dalam bentuk apapun. Kang chi tak percaya, ia bertanya apa yeo wol pernah merasakan cinta, yeo wol berfikir ia lalu mengtakan belum, hal itu membuat kang chi tertawa, kang chi juga mengtakan kalau yeo wol dan chung jo berbeda karena dibesarkan dalam lingkungan yang berbeda pula. Yeo wol mengeluh dan berkata kalau ia juga wanita, dan wanita yang sedang jatuh cinta sama saja.
Kang chi lalu mengatakan jika ia akan pergi, orang pertama yang ia beri tahu yaitu yeo wol. Lalu keduanya bercanda, tanpa mereka ketahui dam pyung jon melihatnya, ia terlihat cemas.
Ia ingat percakapannya dengan guru gong dal, yang heran kenapa dam pyung jon tidak menyukai kang chi. Dam pyung jon beralasan dirinya membunuh ayah kang chi 20 lalu. Guru gong dal menebak apa ia takut kang chi akan balas dendam, tapi sepertinya dam pyung jon tidak hanya mencemaskan hal itu saja.

Kembali ke saat ini, ia menghela nafas dan berbalik karena dipanggil gon. Dam pyung jon menitipkan perguruan ke gon, karena ia akan pergi ke suatu tempat.

Chung jo merenung dalam kamar, gob dan pelayannya datang. Mereka berpelukan senang, chung jo bertanya tentang ibunya dan tae seo, dengan sedih gob dan menceritakan semuanya. Chung jo terjatuh menangis mendengarnya.

Wol san cs datang, seorang merampas bungkusan yang dibawa gob dan, yang ternyata dari gwan wong untuk chung jo berisi perhiasan, wol san cs iri melihatnya. Wol san lalu berkata kalau itu hal wajar karena chung jo akan menghabiskan malan dengan pembunuh ayahnya, mendengar hal itu gob dan terkejut tak percaya.

Gob dan kembali ke penginapan dan menceritakan ke pelayan choi dan ok man. Mereka tak pecaya, gob dan meminta mereka segera memberi tahu kang chi, akhirnya ok man yang pergi. Tanpa mereka ketahui gwan wong dan pengawal seo melihat mereka.
Sampai perguruan ok man meminta kang chi segera menyelamatkan chung jo. Kang chi akan pergi tapi dihalangi yeo wol, kang chi berserikeras pergi, yeo wol mengijinkan ia pergi dengannya karena ia berfikir mungkin ini jebakan gwan wong. Kang chi dan gon kompak menetang itu, dan meminta yeo wol tidak ikut, yeo wol heran sejak kapan mereka akur. Yeo wol mebentak keduanya tidak ada protes ia tetap akan pergi, kedua orang itu hanya diam. 
Tae seo mendengarnya dari balik pintu, ia bergegas akan pergi saat berbalik ia bertemu guru gong dal.
Gwan wong, sampai ke chun hwagwan dengan tandu ia kaget karena chunhwagwan gelap dan sepi. Saat pintu terbuka, nampak ketua chun duduk diatas tikar. Gwan wong bertanya ada apa, ketua chun meminta gwan wong menarik permintaanya, dengan alasan ia adalah ketua tempat itu, jadi ia harus bertanggung jawab terhadap murid didiknya, ia tak mau kejadian 20 tahun lalu terulang kembali.

Gwan wong marah, ketua chun berserikeras jika gwan wong masih nekad makan ia haru membunuh ketua chun terlebih dahulu. Gwan wong kesal, ia menarik pedangnya dan akan mengayunkan ke ketua chun tapi dihentikan kang chi yang sudah berdiri di atap rumah.
Kang chi turun dan berterima kasih ke ketua chun, pengawal seo bersiap dengan pengawal yang lain. Kang chi ingat pesan yeo wol agar ia berlari sampai tengah kota. Kang chi tidak melawan mereka, tpai berlari sehingga mereka mengajarnya keluar. 

Chung jo mengendap-endap keluar dari kamarnya melihat situasi, yeo wol datang menutup mulut chung jo dan mengajaknya pergi, mereka berdua lari ke hutan. 
Ketua chun mencari chung jo, saat mereka sampai ke kamarnya, ketua chun kaget chung jo tak ada ditempat ia terlihat kecewa, dan meminta pelayannya mencari chung jo tanpa sepengetahuan gisaeng lain.

Chung jo terjatuh, yeo wol menyemangatinya dan mengatakan kalau mereka sebentar lagi sampai, chung jo mengangguk lalu mereka kembali lari lagi.

Di tengah kota, para pengawal kebingungan melihat kang chi berlari ke arha berbeda-beda, pengawal seo meminta mereka berpencar. Dan saat mereka berhasil manangkap ternyata orang-orang itu bukan kang chi hanya pakaiannya saja mirip.

Mereka kembali mengumpul, pengawal seo marah merasa dikelabuhi. Kang chi tersenyum melihat mereka dari balik dinding ia lalu pergi. Ketika mereka akan pergi, tae seo datang mengagetkan mereka.
Gon mondar-mandir dihalaman perguruan, guru gong dal mendekat dan bertanya apa yang ia lakukan. Gon menjawab ia menunggu yeo wol, guru gong dal bertanya jika gon mencemaskannya kenapa ia tak menunjukan itu.
Gon hanya menjawab kalau ia hanya bayangan yeo wol, guru gong dal lalu bertanya kemana dam pyung jon pergi.

Ternyata dam pyung jon pergi ke pondok so jung yang sudah menantinya didepan pondok. 

Yeo wol dan chung jo sampai dipondok yang telah ditentukan, chung jo bertanya siapa yeo wol, yeo wol tersenyum dan berkata kalau ia putri guru dam, dam yeo wol, dia juga perkata dulu mereka pernah ketemu di penginapan.

Chung jo mengingat waktu kecil, seorang gadis menyapanya dan memperkenalkan diri. Keempat murid perguruan masuk, yeo wol menoleh dna menanyai keadaan mereka, ia juga bertanya tentang kang chi, orangnya segera masuk.

Yeo wol bertanya tentang rencananya, kang chi menenangkan yeo wol kalau ia melakukan semua perkataan yeo wol. Kang chi lalu menanyakan chung jo, yeo wol menoleh ke belakang, kang chi berjalan mendekat ia bertanya apa chung jo baik-baik saja. Chung jo menggeleng dna berkata tidak ia lalu menangis dan memeluk kang chi.
Semua orang kaget, dan keempat murid tadi pergi keluar, kecuali yeo wol yang berdiri terpaku melihat keduanya.

Kang chi menenangkan chung jo, karena sekarang ia bersama dirinya tidak akan apa-apa. Yeo wol tak kuasa lagi, ia lalu membalikan badan.
Keesokan harinya, gon masih berdiri menunggu dihalaman, ia menoleh kearah pintu masuk. Perlahan yeo wol datang, ia lalu tersenyum lega melihatnya. Yeo wol juga ikut tersenyum, dibelakangnya terlihat keempat murid dan kang chi bersama chung jo.
Yeo wol berjalan mendekat gon yang memberinya hormat, yeo wol menepuk pundak gon sambil tersenyum. Keempat murid memberi hormat ke gon lalu mereka pergi meninggalkan kang chi dengan chung jo.
Tae seo segera menemui chung jo mereka berpelukan dalam haru, chung jo menangis dan menceritakan tentang ibunya. Tae seo meotong ia sudah tahu jadi lebih baik mereka tak usha mengtakan apapun lagi. Tae seo juga menenangkan chung jo kalau ia akan menjaganya jadi chung jo tak perlu cemas lagi. Kang chi mendengarnya lega, ia berbalik disana berdiri yeo wol keduanya saling menatap.

Didalam pondok sojung, dam pyung jon bertanya mengenai kang chi semuanya, so jung bisa menebak kalau dam pyung jon mencemaskan putrinya. So jung berkata takdir yang telah dimulai tidak bisa dibatalkan

Dam pyung jo ingat ia membunuh wol rung dengan pedangnya 20 tahun lalu, dan melihat seo hwa yang tengah mengandung dan membiarkannya, ia merasa apa ini karena karma perbuatannya. 

Dam pyung jon pulang ke perguruan dan kaget melihat tae seo bersama chung jo. Ia lalu memanggil gon, yeo wol dan tae seo. Dam pyung jon memarahi gon karena ia telah meminta gon mengurus perguruan selama ia pergi.

Yeo wol memotong dan mengtakan itu keputusannya, dam pyung jon semakin marah kenapa yeo wol terus-terusan membantu kang chi yang berbuat masalah. Yeo wol beralasan karena chung jo akan tidur dengan gwan wong ia tak bisa membiarkannya, Dam pyung jon mengatakan kalau ketua chun akan menolongnya tapi kenapa mereka membuat kekacauan. Yeo wol lalu terdiam.

Tae seo berkata itu semua salahnya karena dia yang meminta kang chi menolong chung jo. Dam pyung jon bertanya apa yang akan dilakukan tae seo, karena gwan wong tengah mencarinya dan kini gwan wong semakin marah karena perbuatannya, tae seo terdiam.
Kang chi datang, ia berkata kalau ia akan pergi dengan chung jo jadi semuanya akan selamat. Semua orang kaget terutama yeo wol. Kang chi meminta izin tae seo, untuk membawa pergi chung jo bersamanya. Semua orang melihat ke arah tae seo yang berfikir.

Tae seo ingat semalam, ia meminta pengawal seo menangkap dirinya saja dan melepas perguruan dam dan juga adiknya. pengawal seo menjawab kalau yang ia inginkan bukan tae seo tetapi kang chi, jadi jika tae seo ongin menyelamatkan perguruan dan adiknya maka ia harus membawa apa yang ia inginkan.

Kembali, tae seo akhirnya memberi ijin kang chi pergi dengan chung jo. Dilhalaman chung jo berdiri, ia melihat patung ditengah halaman, ia lalu mengeluarkan obat pemberian kang chi, ia menyamakan gambarnya dengan patung, ia lalu ingat waktu kecil.
Yeo wol kecil meminta kepada chung jo kecil memberikan obat yang sama dibawa chung jo saat ini untuk diberikan ke akng chi. Tapi sepeninggal yeo wol kecil, chung jo kecil malah melepar obat itu kedasar kolam dengan raut wajah kesal.

Chung jo saat ini, ia melihat kang chi  keluar ruangan dan mengejar yeo wol. Yeo wol akan masuk kekamarnya ditahan kang chi, yeo wol tak mau berbicara dengan kang chi. Kang chi memanggil yeo wol, masih dam gun dan menahan lengannya.
Yeo wol marah, ia kecewa dengan ucapan kang chi yang akan memberitahunya terlebih dahulu kalau ia akan pergi. Kang chi menjawab, kalau guru dam telah membahayakan dirinya dengan menyembunyikan tae seo, ia tak bisa meminta menolong chung jo juga.

Yeo wol bertanya kang chi mau pergi kemana, apa kang chi punya tujuan. Kang chi menjawab pasti ada tempat untuk mereka bersembunyi. Yeo wol bertanya apa kang chi menyerah menjadi manusia, apa kang chi selemah ini. Kang chi mencoba menangkan yeo wol dengan memegang kedua tangannya, yeo wol meminta kang chi melepaskannya karena ia tak mau bebricara dengan kang chi, ia akan berbalik tapi kang chi memanggil namanya.
Yeo wol berbalik matanya sudah berkaca-kaca, kang chi kaget melihat yeo wol. Yeo wol melepaskan diri dan masuk kekamarnya menahan tangis. Dari balik dinding kang chi meminta maaf ke yeo wol, ia juga berterimakasih karena yeo wol tetap berpihak kepadanya, ia juga berkata alasan ia bertahan selama ini juga karena yeo wol, mendengar itu yeo wol malah semakin menjadi-jadi, ia menutup mulutnya agar tangisannya tak terdengar. Kang chi perlahan menyentuh dinding kamar itu dan berbalik keluar.
Kang chi merenung sedih, ia duduk didepan tanpa ia tahu chung jo melihatnya dari jauh.

Di penginapan, gwan wong marah ia melempar pengawal seo dengan buku. Ia murka karena akhir-akhir ini pengawal dan anak buahnya selalu gagal menangkap kang chi. Gwan wong lalu memanggil ma bong chul dan memerintahkannya untuk menangkapnya, jika ia berhasil ia akan mendapat hadiah besar.

Kang chi bersiap-siap pergi dengan chung jo ia berpamitan ke guru dam, guru gong dal juga gon. Ia berterimakasih dan juga meminta menyampaikan permintaan maafnya ke jenderal Lee, karena pergi seperti ini.

Kang chi melihat sekeliling, gon tahu ia mengatakan kalau yeo wol sednag latihan pedang dan tidak ingin diganggu. Sedangkan yeo wol berlatih pedang seperti biasanya tapi dari tatapannya ia tak bisa memungkiri ia sedih.
Guru dam mengingatkan kang chi segera pergi jika mereka ingin ke bukit Neung gok sebelum malam. Kang chi membungkuk sekali lagi, ia lalu pergi dan keduanya menoleh ke tae seo yang berdiri jauh dan mengangguk kepada mereka berdua.
Kang chi lalu mengajak chung jo pergi, tapi langkahnya berat. Ia berhenti dan menoleh kebelakang lagi. Chung jo memperhatikannya, dalam hati kang chi berkata kalau ia benar-benar ingin mengucapkan kata perpisahan terakhir. Ia lalu berpamitan sendiri dengan mengtakan "selamat tinggal, Dam Yeo Wol" ia lalu melangkah pergi diikuti chung jo.

Guru gong dal bertanya apa guru dam tak akan menyesal melihat kang chi benar-benar pergi. Dam pyung jon tak menjawab ia berpamitan masuk, dalam hatinya ia berkata, kalau ia bisa menghentikan takdir mereka berdua (yeo wol dan kang chi) seperti ini, maka ia akan melakukannya.

Jenderal lee terkejut membaca surat tentang kang chi, ia lalu memanggil anak buahnya untuk mempersiapkan kuda karena ia akan pergi ke perguruan dam.

Di hutan, kang chi berjalan dalam diam, ia sadar ketika chung jo merasa kelelahan. Kang chi menggandeng tangan chung jo dan kembali berjalan lagi, tanpa merka sadari diatas bukit mereka diawasai kelompk ma bong chul dan pengawal seo cs.

Pengawal seo meminta bong chul cs pergi duluan ke bukit Neung Gok, setelah mereka pergi ia menoleh seorang karena informasinya yaitu tae seo. Tae seo mendekat dna menagih janji untuk melepaskan adiknya, pengawal se mendekat, ia memberi tae seo pedang dan memintanya menghabisi kang chi, ia juga berpesan agar tae seo melepas gelang kang chi juga. 
Tae seo mengamati pedangnya, ia ingat saat pengawal seo berkata. Walaupun gwan wong tidak mengotori chung jo, pria lain akan melakukannya karena chung jo sudah dijual sebagai gisaeng. Jikapun chung jo pergi dengan kang chi tetap saja dia buronan, dan jika tertangkap ia akan dieksekusi.

Satu-satunya cara, tae seo harus menyerahkan kang chi untuk menyelamatkan chung jo. Tae seo bertekad ia menggenggam pedangnya. Pengawal seo cs pergi, ia memerintahkan anak buahnya untuk tetap mengawasi mereka, dan jika bong chul cs selesai maka mereka juga harus dibunuh. *ceritanya trima bersih nieh

Di perguruan, yeo wol sadar ia lalu bergegas pergi tapi ditahan gon dna bertanya yeo wol akan kemana. Yeo wol menjawab kalau ia tak seharusnya melakukan hal ini, seharusnya ia mengucapkan salam perpisahan, ia juga akan bergegas mengejar mereka.

Gon menahan yeo wol dia bertanya apa yang akan dilakukan yeo wol, kang chi sekarang sudah bersama dengan wanita lain. Yeo wol menangis, ia berkata kalau ia tak akan melakukan apa-apa ia hanya akan mengatakan salam perpisahan dan harapan semoga kang chi hidup bahagia. *oh sad
Chung jo dan kang chi berisitirahat, kang chi membawakan chung jo minum. Chung jo lalu berkata kalau kang chi sejak tadi tidak berbicara, kang chi terhenyak ia menjawab kalau ia banyak pikiran tentang hari esok.

Chung jo bertanya apa dirinya menyusahkan kang chi, kang chi kaget. Chung jo perlahan meletakan kepalanya ke akng chi. Chung jo berkata lagi kalau ia merasa kang chi sekarang berubah, dan terasa jauh darinya.

Kang chi, melihat gelangnya ia berfikiran tentang jati dirinya, ia tak menyadari maksud chung jo adalah hati kang chi yang berubah. Kang chi menyentuh gelangnya, ia ingat perkataan yeo wol, yang mungkin saja chung jo mau menerima diri kang chi, walau bagaimanapun choi kang chi tetap choi kang chi.
Kang chi bertekad, ia lalu mengatakan kepada chung jo kalau sebenarnya ada hal yang ingin ia katakan. Chung jo menaikan kepalanya, kang chi ragu, ia mengatakan kalau ia akan melakukan apapun dan rela menyerahkan nyawanya demi chung jo. Chung jo tak sabar ia bertanya apa yang ingin kang chi katakan.

Kang chi masih ragu, ia lalu berkata kalau ia telah menemukan orangtua kandungnya. chung jo mendengarkannya, kang chi ingin mengatakan kalau ayahnya sebenarnya... sebelum selesai ngomong datang pengacau, bong chul cs.

Bong chul memerintahkan anak buhanya menangkap kang chi. keduanya langsung berdiri, kang chi mendorong chung jo saat anak buah bong chul emngayunkan rnatai ke tubuh kang chi dan mengikatnya, bong chul memerintahkan mereka untuk emmbunuh kang chi, chung jo meronta tapi dia ditahan anak buah lain.
Belum selesai kekagetan kang chi, muncul tae seo berjalan mendekatinya sembari berkata akan membunuh kang chi, chung jo emmanggil kakaknya dna ikut heran juga mendengarnya.
Kang chi teringat perkataan guru gong dal, yang menanyai jika chung jo dan tae seo berubah bagaimana, seperti kang chi yang telah berubah. Tapi kang chi malah mengelak ia mengatakan kalau mereka tak mungkin mengkhianatinya sambil tersenyum.

Guru gong dal menasehati kang chi, kalau manusia itu lemah, dan kelemahan itu membuat mereka melakukan hal kejam.

Kang chi bertanya kenapa tae seo melakukan hal ini, tae seo menjawab karena chung jo keluarga satu-satunya jadi ia tak punya pilihan, kang chi syok mendengarnya.
Tae seo mendekat dan memegangi tangan kang chi akan melepas gelangnya. Kang chi kaget ia memohon ke tae seo agar ia tak melakukan hal itu, chung jo berdiri kebingungan.
Akhirnya tae seo melepas gelang kang chi, kang chi berteriak histeris.

♥Komen
Disini semua terasa menyebalkan, mungkin benar kata guru gong dal kalau manusia itu lemah, dan kelemahan membuat mereka bertindak kejam, dan yang mereka dapat pada akhirnya adalah penyesalan, seperti seo hwa di ep.2 dan tae seo di epsiode 12.
Trimakasih buat gambarnya aku ambil lewat fb Gu Family Book, credit to dramabeans.com and never blog

No comments:

Post a Comment